3 Tanda Mengenal Allah

Beginilah firman Tuhan: Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermega, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah Tuhan yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman Tuhan.” Yer 9:23-24. Alkitab mengajarkan kita semua bahwa kemegahan seseorang bukanlah karena kekuatan atau kekayaannya melainkan pengenalannya pada Allah. Tahu dan kenal adalah hal yang berbeda. Kita bisa tahu Perdana Menteri John Howard tetapi kita tidak kenal dengannya. Kita tidak berbincang-bincang dengan dia, kita tidak makan siang bersama, kita hanya tahu dia sebagai Perdana Menteri Australia. Mengetahui tidak menjamin engkau mengenal! Saudara tahu bahwa Yesus adalah Tuhan dan juruselamatmu tetapi kenalkah saudara dengan Dia? Berbincang-bincangkah engkau dengan Dia? Sudahkah ada hubungan yang dibangun dan terus bertumbuh? Kenalkah engkau pada sifat-sifat Yesus? Apa yang Dia sukai atau yang tidak? Paulus berkata: “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitannya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya…” Fpl 3:10. Keinginan hati Paulus hanya untuk mengenal Tuhan. Apakah engkau mempunyai keinginan yang sama dengan Paulus? Apakah kuasa kebangkitan-Nya sudah engkau alami? Yoh 17:3 mengatakan: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus…” Mengenal Yesus adalah suatu hal yang sangat penting didalam kehidupan rohani kita! Tidak akan ada pertumbuhan rohani tanpa pengenalan pada Yesus. Banyak kita temui orang Kristen dengan mudah “menjual” Yesus karena mereka tidak mengenal Yesus. Mereka lebih memilih pacar, karir, jabatan, bahkan hoby mereka! Daniel dikenal sebagai orang yang mengenal Allahnya. Henokh juga seseorang yang begitu dekat dan kenal dengan Allahnya. Dan 11:32 menjelaskan bahwa orang yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan bertindak. Orang Kristen yang mengenal Allahnya pasti hidupnya kuat dan pasti ia menjadi orang yang aktif, bukannya pasif. Kata “mengenal” berasal dari kata “YADDAH” yang artinya intim. Ada 5 buah dari orang yang mengenal Allah: buah jiwa-jiwa, ucapan syukur, keuangan, buah Roh (Gal 5:22) dan buah pekerjaan baik. Orang yang intim pasti akan berbuah. Sama halnya seperti suami-istri yang intim, pasti menghasilkan buah, yaitu anak-anak. Buah hanya merupakan hasil dari suatu hubungan intim. Banyak orang Kristen mengejar-ngejar buah tanpa mempuyai hubungan intim… itu adalah hal yang mustahil!

Ada 3 hal yang saudara bisa pakai untuk mengetahui apakah engkau sudah mengenal Tuhan atau belum.

1. Sudahkan engkau melakukan perintah-Nya? “Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan didalamnya tidak ada kebenaran.” 1Yoh 2:3-4. Jelas sekali kita lihat tanda dari orang yang mengenal Allahnya.

2. Sudahkah engkau tidak lagi hidup didalam dosa? Sebagai manusia kita pasti bisa berbuat salah atau jatuh dalam dosa tetapi bukan hidup didalam dosa. Kita bisa jatuh didalam dosa secara tidak kita sadari tapi orang yang hidup didalam dosa, ia tahu apa yang ia perbuat dan ia tetap melakukannya. Orang yang mengenal Allahnya, tidak akan hidup didalam dosa. Yesus berkata kepada wanita sundal yang sedang terancam mati dirajam batu, “pergilah dan jangan berbuat dosa lagi.” Allah adalah Allah yang setia, jika kita tanpa sadar melakukan kesalahan atau jatuh, Dia akan mengampuni kita! Tangan-Nya akan menopang kita sehingga kita tidak akan jatuh tergeletak!

3. Sudahkah engkau hidup dalam kasih? Saudara bisa baca dalam 1Kor 13 tentang apa itu kasih dan hidup didalam kasih. Banyak dari kita tahu tentang kasih, tetapi apakah kita sudah mengenalnya artinya sudahkah kita melakukankannya. Ingat, bahwa Yesus adalah kasih! Jika kita mengenal Dia, intim dengan Dia, maka sudah sewajarnyalah kasih itu juga ada didalam kita! Sudahkah engkau betul-betul mengenal Yesus? Itulah pertanyaan yang harus engkau jawab sejujur-jujurnya!

Tags:
No Comments

Post A Comment