5 €˜P€™ Orang Percaya

Hari ini kita mau bersama-sama melihat ke-5 €˜P€™ dari kehidupan orang yang percaya kepada Tuhan.

I. Panggilan €˜P€™ yang pertama adalah panggilan Tuhan atas hidup setiap kita. Seperti Abraham dan juga bangsa Israel yang dipanggil oleh Tuhan, setiap kita juga dipanggil oleh Tuhan untuk melayani-Nya (Kejadian 12; Keluaran 3:8).

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” (1 Petrus 2:9, 10)

Firman Tuhan mengatakan bahwa kita bukan hanya mempunyai panggilan, tetapi juga dipilih. Kita adalah bangsa yang terpilih!

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” (Yohanes 15:16)

Kita adalah imam yang berkerajaan (€˜imamat yang rajani€™), dan kita dipanggil untuk melayani Tuhan.

Biarlah kita boleh setia akan panggilan Tuhan. Dan ingatlah bahwa kita melayani Tuhan bukan karena beban tetapi karen panggilan-Nya atas hidup setiap kita.

II. Perjanjian Sama halnya seperti Tuhan yang telah membuat perjanjian kepada Abraham maupun bangsa Israel saat Ia memanggil mereka, Tuhan juga membuat perjanjian kepada setiap kita yang dipanggil dan dipilih-Nya.

III. Prinsip/Peraturan Bersama dengan perjanjian Tuhan, Ia juga memberikan ke 10 perintah-Nya kepada bangsa Israel. Janji-janji Tuhan atas hidup kita adalah janji yang bersyarat. Artinya, kita harus memperhatikan prinsip-prisip atau peraturan-peraturan yang Allah tentukan supaya kita dapat terus menikmati janji-janji-Nya.

IV. Problem Hidup orang percaya tidaklah terlepas dari masalah, bahkan masalah adalah salah satu cara Tuhan menguji apakah kita memiliki kerendahan hati. Masalah juga menguji kesetiaan kita kepada Tuhan.

Selain dari pada itu, masalah-masalah yang kita hadapi di dalam hidup ini dapat mendewasakan setiap kita. Kita akan menjadi indah dihadapan Tuhan melalui proses dan pembentukan-Nya.

Memang menghadapi masalah itu tidaklah mudah, namun ingatlah di saat kita menghadapi masalah, biarlah kita ingat kepada Tuhan dan curhat kepada Dia.

V. Provisi/Penyediaan Tuhan menjajikan penyediaan-Nya kepada kita orang-orang yang percaya kepada-Nya. Walaupun kita menghadapi masalah, ingatlah bahwa penyediaan Tuhan selalu ada.

“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.” (Yakobus 1:12)

Tags:
No Comments

Post A Comment