7 Perkataan Prophetic Tuhan kepada Abraham

Kejadian 12:1-5 “Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

Pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran. Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.”

Perkataan Tuhan yang pertama kepada Abram turun ketika ia berumur 75 tahun. Abram diperintahkan oleh Tuhan untuk pergi meninggalkan negerinya.

Kejadian 12:6-7 “Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” Maka didirikannya di situ mezbah bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya.”

Lalu di perkataan Tuhan yang kedua kalinya Ia memberikan kepada Abram suatu konformasi bahwa tanah yang Abram lihat akan menjadi miliknya.

Kejadian 13:14-16 “Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.””

Yang ketiga kali, Tuhan memberikan penegasan perkataan prophetic atas Abram. Bukan hanya suatu penegasan teatpi juga ada penambahan atas perkataan prophetic yang sudah Tuhan berikan sebelumnya. Perkataan prophetic Tuhan itu bersifat progressive.

Lot tidak seharusnya mengikuti Abram, tetapi karena hal itu Lot juga diberkati oleh Tuhan. Namun di sisi Abram, ia terhambat karena Lot mengikutnya; untuk itu Abram harus berpisah dari Lot!

Sekarang Abram diberikan penglihatan (vision) dari Tuhan atas pernyataan prophetic yang Tuhan sudah sampaikan. Salah satu alasan Tuhan memberikan vision kepada Abram adalah untuk memperluas pandangannya. Lalu hal selanjutnya adalah Tuhan memerintahkan Abram untuk mengambil langkah.

Kejadian 13:17 “Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.”

Jika kita perhatikan Tuhan memberikan kepada Abram 3 macam benih: Benih Debu (Dust€™s seed) Benih Pasir (Sand€™s seed) Benih Bintang (Stars€™ seed)

Kejadian 15:4-6 “Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: “Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.” Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”

Tuhan berkata kepada Abram bahwa anak kandungnya lah yang akan menjadi ahil waris Abram sebab timbul keraguan dalam diri Abram terhadap benih-benih yang sudah Tuhan tabur sebelumnya: “Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” Abram menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.” Lagi kata Abram: “Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku.”” (Kejadian 15:1-3)

Perhatikan perkataan prophetic Tuhan yang keempat kalinya ini progressive dari keturunan Abram yang akan banyak seperti debu tanah menjadi bintang-bintang di langit.

Apa sebenarnya yang Abram lakukan sehingga Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran? Sebab Abram yang tadinya melangkah karena sudah mendapatkan vision atas janji Tuhan, sekarang Abram memandang bukan kepada vision itu tetapi ke langit, yaitu kepada Tuhan yang memberikan vision. Jangan focus kepada vision atau berkat, tetapi fokuslah kepada yang memberikan hal tersebut, yaitu Tuhan.

Ada 3 hal yang Tuhan berikan kepada Abram: Suara Penglihatan Perjanjian (Covenant)

Covenant terjadi hanya ketika ada 2 pihak yang berjanji dan bersepakat.

Kejadian 15:17-21 “Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu. Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat: yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon, orang Het, orang Feris, orang Refaim, orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu.””

Covenant yang satu ini berbeda dengan covenant yang lainnya sebab disini hanya ada 1 pihak yang berjalan di antara potongan-potongan daging yang terbelah, yaitu Tuhan sendiri. Tuhan melakukan hal ini supaya Abram tidak dapat sombong dan sadar bahwa semuanya itu hanya karena pekerjaan Tuhan.

Dari Kejadian 16:16 sampai 17:1 ada jangka waktu 13 tahun di mana Tuhan berdiam dan tidak berkata apa pun kepada Abram. Lalu di dalam Kejadian 17:1 berkata “Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: “Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.”

Tuhan berkata demikian sebab Abram melahirkan keturunannya melalui Hagar. Memang benar Tuhan hanya berkata bahwa anak kandungnya lah yang akan menjadi ahli waris, tetapi tidak diberitahukan oleh Tuhan anak kandung Abram dari siapa? Sebab Ishmael adalah juga anak kandung dari Abram.

Perkataan prophetic yang kelima turun atas Abram: “Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: “Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.” (Kejadian 17:2-5)

Nama Abram diganti oleh Tuhan menjadi Abraham, ada suatu huruf “H” di dalam nama Abraham yang di dalam bahasa Ibrani adalah huruf yang mempunyai arti YAHWEH. Tuhan lakukan ini supaya ada karakter Tuhan dalam hidup Abraham. Dan Abraham bukan hanya akan menjadi suatu bangsa yang besar tetapi menjadi sejumlah besar bangsa.

Covenant yang tadinya hanya sepihak sekarang menjadi 2 pihak. Ada bagian yang harus Abraham lakukan.

“Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun. Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;” (Kejadian 17:8-10)

Setiap anak laki-laki haruslah disunat, sebab tidak ada covenant tanpa ada darah yang tercurah. Bagi kita, memang benar darah Tuhan Yesus sudah tercurah bagi kita, tetapi kita masing-masing juga diperintahkan untuk memikul salib! Siap atau tidak setiap kita harus mencurahkan darah untuk memateraikan covenant dengan Tuhan.

Perkataan prophetic Tuhan yang keenam memperjelas bahwa keturu
n Abram akan lahir lewat istrinya Sara.

Keajadian 18:10 “Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.”

Hal ini Tuhan berikan hanya setelah Abraham disunat!

Perkataan prophetic Tuhan yang ketujuh adalah bahwa Tuhan bersumpah demi namaNya sendiri untuk memberkati Abraham berlimpah:

“Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham, kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri–demikianlah firman TUHAN–:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.”” Kejadian 22:15-18

Tags:
No Comments

Post A Comment