Arti Kehadiran Allah di Dalam Kehidupan Manusia

“Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes –meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, — Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea. Ia harus melintasi daerah Samaria.” Yohanes 4:1-4 Firman Tuhan di atas mengatakan bahwa Yesus harus melintasi Samaria. Pada jaman ini orang Yahudi dan orang Samaria saling bermusuhan dan tidak saling berkunjung. Tetapi karena seorang wanita Samaria yang berdosa, Tuhan Yesus dating melewati Samaria. Hari ini ada berita baik bagi setiap kita, Tuhan Yesus juga mau hadir di dalam hidup kita. Menurut John Maxwell ada tiga hari yang terpenting di dalam hidup seorang manusia. 1. Hari kelahiran orang tersebut ke dalam dunia 2. Hari di mana orang itu bertemu dengan Yesus 3. Hari di saat orang menemukan gol atau tujuan di dalam hidupnya. Apakah arti dari kehadiran Allah dalam kehidupan kita? 1. Tuhan akan membuat hati kita berkobar-kobar. “Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?”” Lukas 24:32 Ketika Yesus berjalan bersama-sama dengan murid-murid-Nya maka hati mereka menjadi berkobar-kobar. Seperti murid-murid Yesus, sewaktu kita mulai malas dan lesu, kita juga perlu kehadiran Tuhan Yesus supaya hati kita diubahkan dan menjadi berkobar-kobar. Marilah kita menjadi pengikut Yesus, bukan sekedar menjadi pengikut agama Kristen. Setiap kita perly bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi. Ingatlah bahwa masih banyak orang-orang di luar sana yang sama seperti wanita Samaria yang memerlukan hati kita yang berkobar-kobar agar mereka juga dapat bertemu dengan Tuhan Yesus. 2. Tuhan akan membuka pintu pikiran kita. “Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.” Lukas 24:45 Saya harus mengaku bahwa dulu saya sendiri adalah seorang yang paling tidak bisa mengerti Firman Tuhan. Membaca Alkitab dan mendengar khotbah dapat membuat saya tertidur. Namun saat saya bertemu dengan Tuhan Yesus, maka pikiran saya menjadi terbuka dan dapat mengerti akan Firman Tuhan. 3. Kita tidak akan dipengaruhi oleh suasana hidup kita. “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu. Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.” Kejadian 39:2-4 Damai sejahtera Tuhan berikan kepada kita supaya kita kuat dalam menghadapi masalah dan tantangan. Untuk itu janganlah kita berdoa meminta Tuhan untuk mengangkat persoalan dan masalah kita, namun mintalah supaya Tuhan hadir bersama kita untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jika Yesus hadir di dalam hidup kita, maka tidak ada yang mustahil bagi kita; sebab bukan kita yang bekerja namun Tuhan sendiri yang turut campur tangan. 4. Tempat tidak akan mempengaruhi hidup kita. “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu. Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.” Kejadian 39:21-23 Tuhan menyertai kita di mana pun kita berada dan apa yang kita kerjakan akan berhasil. Ada empat hal yang terjadi setelah wanita Samaria ini bertemu dengan Tuhan Yesus. “Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: “Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat.”” Yohanes 4:39 I. Kehadiran Tuhan Yesus memampukan wanita Samaria untuk bersaksi dan membawa orang-orang menjadi percaya kepada Tuhan. “Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya.” Yohanes 4:40 II. Orang-orang akan meminta Tuhan Yesus untuk tinggal dalam hidup mereka. “Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,” Yohanes 4:41 III. Dan akan banyak lagi orang-orang lain yang akan menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. “dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”” Yohanes 4:42 IV. Dan orang-orang tersebut juga akan memiliki hati yang berkobar-kobar karena mereka memiliki pengalaman pribadi dengan Tuhan Yesus. “Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!”” Zakharia 8:23

Tags:
No Comments

Post A Comment