Dibangun Di Atas Dasar Para Nabi

The last and greatest revival will come from Australia – Smith Wigglesworth. What a news…!! Australia akan dibangkitkan Allah, maka kita juga yang ada di Australia akan dibangkitkan Allah dan mengalami revival Allah! Tidakkah engkau bersemangat mendengarnya? Saudara yang terkasih, suatu revival tidak mungkin lepas dari suatu transformasi (perubahan). Transformasi datang dari impartasi dan pewahyuan dari Allah! Kita dipanggil untuk mengalami transformasi demi transfomasi, sampai kita menjadi seperti Yesus. “Demikian kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang Kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun diatas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Didalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, didalam Tuhan. Didalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, didalam Roh.” Ef 2:19-22. Dikatakan didalam ayat diatas bahwa seluruh bangunan, tersusun rapih menjadi satu bangunan yang kudus. Jika saudara perhatikan disini, kita akan menemukan satu prinsip kesatuan! Kita, umat kudus Tuhan bertumbuh dan bersatu (rapih tersusun) menjadi bait Allah yang utuh dan kudus! Ini berarti tidak mungkin kita bekerja sendiri-sendiri, kita membutuhkan satu dengan yang lain, kita membutuhkan gereja-gereja lain juga! Seperti batu-batu yang walaupun berbeda-beda ukuran dan bentuk tetapi disusun dengan rapih menjadi satu bangunan, demikian juga kita yang berlain-lainan tetapi menjadi satu bangunan Allah. Gereja yang dibangun sesuai dengan kehendak Allah adalah bukan gereja yang dibangun berdasarkan gembala sidang tersebut, melainkan yang dibangun diatas rasul dan nabi. “Dan Ialah yang memberikan rasul-rasul, maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pembangunan tubuh Kristus.” Ef 4:11-12. Jika suadara perhatikan, Allah memberikan lima jawatan pelayanan yang bertugas memperlengkapi orang-orang kudus untuk pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Ada dua jawatan pelayanan yang sangat penting sebetulnya, tetapi justru gereja banyak kehilangan itu. Iblis berusaha menghilangkan ini dari gereja. Dua jawatan pelayanan itu adalah jawatan pelayanan kerasulan dan kenabian. Kelima jawatan ini bisa kita gambarkan seperti kelima jari ditangan kita: Rasul sebagai jari jempol, yaitu orang sering memuji rasul, karena pelayanan yang disertai tanda dan mujisat. Nabi sebagai jari telunjuk, yaitu selalu menunjukan kekurangan, kesalahan dan hal-hal yang akan datang. Penginjil, jari tengah, yaitu yang paling menonjol, pelayanannya penuh dengan mujisat dan kesaksian yang luar biasa. Gembala, jari manis, yaitu selalu bersikap manis, sabar didalam menghadapi jemaat. Dan yang terakhir adalah Guru, jari kelingking, yaitu yang mengajar, mengorek-ngorek hal-hal yang kecil sekalipun. Itulah fungsi guru. Semua jawatan ini ditetapkan dan diangkat oleh Allah sendiri.

Saudara yang terkasih, suara kenabian sangat mutlak diperlukan bagi gereja yang mau bertumbuh dengan benar dan berhasil! “Dengar hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada Tuhan, Allahmu, dan kamu akan teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!” 2 Taw 20:20b. Percaya kepada Tuhan akan meneguhkan kita, percaya kepada nabi-nabi-Nya akan membuat kita berhasil! Berhasil didalam pelayanan, study, pekerjaan, keluarga, bahkan didalam pergaulan kita! Kita harus mengobarkan pelayanan kenabian didalam hidup maupun gereja! Seorang nabi Allah, ia akan memnyampaikan kehendak Allah, menyatakan visi dan petunjuk Allah. Kita mempunyai dua macam waktu, yaitu Kronos, hitungan waktu yang kita pakai setiap hari atau disebut waktu manusia.

Yang kedua adalah Kairos, yaitu waktu Allah sendiri. Manusia tidak mengerti waktu Kronos ini, tetapi seorang nabi Allah, ia akan diberitahukan Allah soal waktu dan masa! Allah bergerak bukan berdasarkan waktu manusia tetapi waktunya Allah sendiri! Oleh karena itu gereja, umat Allah harus mengerti ini. Suara kenabian akan membuat kita mengerti waktu dan masa, kapan kita harus bertindak; kapan kita diam. Allah memakai waktu-Nya unutk menggenapi semua yang telah dinyatakan-Nya.

Setiap nubuatan harus diuji! Alkitab berkata: “Ujilah segala sesuatu…” Apa itu nubuat?? Nubuat adalah melihat yang akhir dari awal, artinya kita melihat hasilnya sejak permulaan.

Mari kita mengembalikan fungsi kerasulan dan kenabian yang selama ini telah diabaikan gereja Tuhan. Inilah waktunya Allah berbicara melalui nabi-nabi-Nya dan menyatakan kehendak dan rencana-Nya, supaya umat Tuhan bertumbuh dan rapih tersusun menjadi bait Allah yang kudus, yang sempurna! Halleluyah!!

Tags:
No Comments

Post A Comment