Doa Yabez

1Taw 4:9, “Yabes lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: “Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan. ” Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.”

Saudara yang terkasih, bagi orang Yahudi waktu itu, jika mereka melahirkan bayi, biasanya mereka tidak langsung memberikan nama kepada anak mereka. Mereka akan berdoa dulu sampai Tuhan memberikan suatu nama untuk anak mereka. Karena didalam suatu nama terkandung karakter orang itu. Jadi nama itu mempunyai arti yang sangat penting. Sebagai contoh, nama Yohanes berarti “Gift from God”, anak pemberian dari Allah. Dan biasanya orang memberikan nama kepada anak-anak mereka dengan nama-nama yang bagus. Tetapi Yabez diberikan dengan arti “sorrowful”, penuh dengan kesakitan. Dengan nama seperti itu, bisa dibayangkan bagaimana susahnya Yabez bertumbuh dan hidup. Yaberz bertumbuh dengan penuh penolakkan dari teman-temannya. Ia pasti sering diejek-ejek teman-temannya. Setiap kali orang memanggil dia, mereka tahu bahwa Yabez adalah anak yang menyusahkan ibunya pada waktu lahir.

Yabez hidup didalam penekanan dan penolakan yang luar biasa waktu itu. Sampai suatu kali ia berdoa kepada Tuhan dan alkitab mencatat bahwa tidak ada orang yang berdoa seperti Yabez. Doa Yabez inilah yang merubah hidup dan masa depannya! Apa yang Yabez lakukan dan doakan?

1. “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah” Berbicara soal berkat, tidak selalu soal uang saja. Berkat juga bukan soal mendapat warisan. Sebagai contoh, Yakub lebih diberkati hidupnya bukan pada waktu dirumah ayahnya, tetapi pada waktu ia dirumah Laban. Kesehatan, itu juga berkat. Rasa menikmati, itu juga berkat. Jadi apa sebetulnya arti berkat itu? 2Kor 6:2, “Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengar engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Saudara, jadi berkat Tuhan itu sebetulnya berarti perkenanan Tuhan atas kita! Jika Tuhan berkenan atas kita, itu namanya berkat. Tanpa perkenanan Tuhan, kita tidak akan bisa maju. Waktu ratu Ester mau menghadap raja didalam Est 5:1, dikatakan ketika raja melihat ratu Ester menghadap dia, maka raja mengulurkan tongkatnya, tanda ia berkenan untuk ditemui. Waktu itu jika orang menghadap raja tanpa dipanggil raja resikonya orang itu bisa mati! Kecuali raja mengulurkan tongkatnya. Hidup kita harus berkenan dihadapan Tuhan, maka kita mendapatkan berkat Tuhan yang berlimpah-limpah itu.

2. “Memperluas daerahku” Jaman dulu, setiap keluarga sudah ditetapkan bagian dari tanah warisan mereka. Yabez hanya mendapat bagian yang sedikit, sehingga dia berdoa dan meminta kepada Tuhan. Bagaimana caranya? Didalam Luk 16:10-12, “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?” Yesus dalam hal ini berbicara soal uang. Yesus dengan jelas mengatakan bahwa jika kita tidak setia dan jujur atas uang kita, kita tidak mungkin dipercayakan lebih lagi. Sudahkah saudara jujur terhadap uangmu? Sudahkah engkau mengembalikan perpuluhan kepada Tuhan? Sudahkah engkau membawa persembahanmu kepada Tuhan? Mal 3:10-11 menjelaskan bahwa persepuluhan itu membuat Tuhan menghardik belalang pelahap supaya hasil kita itu tidak habis dimakannya. Setialah didalam perkara kecil maka Tuhan akan memperluas daerahmu, memberi perkara yang besar.

3. “Kiranya tangan-Mu menyertai aku” Persungutan bangsa Israel terhadap Tuhan membuat Tuhan akhirnya mengangkat penyertaan-Nya, akibatnya mereka tidak masuk kedalam tanah Kanaan. Yunus juga lari dari perintah Tuhan, ia lari ke Tarsis, maka penyertaan Tuhan tidak ada atasnya. Akibatnya ia harus masuk perut ikan yang besar selama tiga hari. Saudara, kita sangat memerlukan penyertaan Tuhan atas kita, tanpa penyertaan Tuhan, kita tidak akan berhasil!

4. “Melindungi aku daripada malapetaka” Ingatkah saudara bahwa Yesus juga berdoa yang sama? Didalam Mat 6:13, “dan janganlah bawa kami kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat.” Yabez mengerti bahwa hanya dengan kuasa Tuhanlah ia bisa hidup kudus dan diluputkan dari kuasa si jahat. Saudara yang terkasih, jika Tuhan telah merubah Yabez yang namanya jelek, jika Tuhan telah merubah nama Abram menjadi Abraham, jika Tuhan telah merubah Saulus menjadi Paulus, maka hari ini juga Dia masih sanggup merubah nama atau hidup saudara yang tidak baik! Dia adalah Tuhan yang sanggup merubah dan tidak ada yang mustahil bagi Yesus!!! Maukah saudara dirubahkan hidupnya?

Tags:
No Comments

Post A Comment