God Is Ready If I Am Ready

Yesaya 45:3 “Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi supaya engkau tahu bahwa Aklulah Tuhan, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu.”

 Sudah saatnya Gereja Tuhan keluar dari keteraturan yang ada dan bergerak maju menggenapi tujuan KerajaanNya. Tuhan memberkati gerejaNya dengan kekayaan untuk tujuan untuk memajukan, memperluas Kerajaan Allah di muka bumi. Dan untuk itu kita sangat memerlukan hikmat Tuhan.

Yusuf melalui perjalanan hidupnya yang sangat tidak enak, membuat dia bergaul dengan bangsa Mesir sehingga tiba waktuNya, dia diangkat menjadi Perdana Menteri Mesir oleh Firaun. Dalam proses perjalanan hidupnya, cara berpikir Yusuf berubah total, dari anak kesayangan bapanya, Yakub, dia merelakan hidupnya dibentuk  menjadi orang yang bisa menjadi berkat bagi bangsanya.

Yesus berkata: Aku mengutus kamu seperti domba di tengah-tengah serigala, itu sebabnya hendaklah engkau cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Kita boleh bekerjasama dengan orang yang belum mengenal Tuhan (tidak lagi pusing dengan agama), untuk memindahkan kekayaan dan harta bangsa-bangsa yang disimpan Tuhan bagi kita (Yesaya 60 dan 61).

Kejadian 12:1 “Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu”   

Dengan kata lain Tuhan menyuruh Abram untuk meninggalkan kebudayaannya, tradisi lamanya, keluarganya, orang-orang yang tidak mau maju, untuk pergi menggenapi panggilan Tuhan atas hidupnya.

Galatia 3:7 “Jadi kamu lihat bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.” 

Allah kita adalah Allah Abraham, Ishak dan Yakub…Allah bagi generasi sehingga Diapun memberi kekayaan untuk generasi dan hikmat untuk mengelola kekayaan tsb. Tinggalkan semua hal yang menghalangi untuk maju, bayar harga sungguh-sungguh, maka anda akan menemukan teman serta lingkungan baru yang akan mendukung dan melengkapi anda untuk menggenapi rencana kerajaanNya. Dan  sesungguhnya yang menghentikan rencana Tuhan adalah kita yang bermain-main saja, hal tsb membunuh kreatifitas! Abram diadopsi dalam keluarga Allah dan namanya diganti menjadi Abraham (Kejadian 17:2) sehingga Dia berkata bahwa “Aku adalah Allah Abraham.”

Pada waktu Allah mengadopsi kita, Dia mempunyai motivasi sbb:

  1. Kita akan memerintah bersamaNya sampai selama-lamanya – Wahyu 11:15.
  2. Untuk memperbesar Kerajaan Allah di atas bumi – Matius 28:19-20.
  3. Memberi status dan penghargaan khusus – Yesaya 43:4.
  4. Memberi posisi lebih tinggi daripada malaikat, ahli waris dipilih oleh Kerajaan.
  5. Memberi Kuasa dan mengikat – Yohanes 1:12-13.

Kita diadopsi menjadi anakNya untuk diberi kekayaan dan punya pengaruh!

  1. Putri Firaun mengadopsi dan memberi nama Musa, yang artinya diambil dari air serta mengangkat menjadi anaknya supaya Musa punya pengaruh, menjadi pemimpin bangsa Israel – Keluaran 2:10.
  2. Mordekhai mengadopsi Ester agar Ester menjadi permaisuri Raja dan menyelamatkan bangsanya – Ester 2:7.
  3. Yakub mengadopsi Efraim dan Manasye (anak-anak Yusuf) – Kejadian 48:5-6

Mari kita perkatakan dengan iman, aku dipilih dan diadopsi oleh Allah karena Dia sangat mengasihiku.

Efesus 1:4-5

4 Sebab didalam Dia, Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan supaya kita kudus dan tak bercacat dihadapanNya.

5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anakNya, sesuai dengan kerelaan kehendakNya

Tags:
No Comments

Post A Comment