Hidup Dengan Kemuliaan Allah

Saudara yang terkasih, sesungguhnya Allah sangat rindu menyatakan kemuliaan-Nya atas kita, tetapi untuk suatu kemuliaan dinyatakan…. ada harga yang harus dibayar! “Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.” Kel 25:8. Allah akan menyatakan atau tinggal didalam kita, jika kita menjadi tempat kudus-Nya. Kitalah yang harus menyiapkan tempat kudus itu! Kita harus membangun bait Allah itu. Bait Allah didalam Perjanjian Lama adalah suatu bangunan. Di dalam Perjanjian Baru adalah tubuh kita (1 Kor 3:16). Allah tidak akan hadir diatas ketidak kudusan! Tanpa kekudusan maka kita akan menjadi KUDIS-kurang disiplin, KUMAN-kurang iman, KURAP-kurang harap! Jadikan hidupmu kudus! Kemuliaan Tuhan akan dinyatakan pertama kepada setiap individu /orang, lalu keluarga, geraja kemudian satu kota akan penuh kemuliaan Allah! Tahun ini telah ditetapkan sebagai tahun GLORY. Tetapi harapan kita bukan hanya tahun ini saja tetapi seterusnya Allah terus menyatakan kemuliaan-Nya atas kita! Amin. Kita akan berjalan dari kekuatan yang satu kepada kekuatan yang lain, dari kemuliaan yang satu kepada kemuliaan yang lain.

Kemuliaan Allah harus dijaga, karena jika tidak, kemuliaan itu dapat hilang! “Ia menamai anak itu Ikabod, katanya: “Telah lenyap kemuliaan dari dari Israel” – Karena tabut Allah sudah dirampas dan karena mertuanya dan suaminya. Katanya: “Telah lenyap kemualiaan dari Israel, sebab tabut Allah telah dirampas. “1 Sam 4:21-22 Jika saudara membaca pada pasal 2:22-25, diceritakan bahwa nabi Eli tidak mendidik anak-anaknya dengan benar, sehingga anak-anaknya tidak hidup takut akan Allah. Saudara, kitapun harus menjaga hidup kita , supaya Allah berkenan tinggal didalam kita! Jangan kompromi dengan dunia ini. Dahulukan Tuhan dalam segala hal!

“Dan Aku akan mengangkat bagiKu seorang imam kepercayaan, yang berlaku sesuai dengan hatiKu dan jiwaKu.” 1 Sam 2:35. Allah inginkan kita bukan yang lain! Allah rindu untuk menikmati kita! Allah mengangkat kita bukan untuk kita menjadi sombong, tetapi itu semua kembali untuk Dia!

Mari kita lihat beberapa tanda akibat dari orang yang hidup tanpa kemuliaan Allah:

Hidup dalam kekalahan! 1 Sam 4:3. Seringkali kita hanya bertanya terus kepada Tuhan: “Mengapa… mengapa… dan mengapa?” Kita seharusnya bertanya kepada diri sendiri “Apakah aku sudah hidup kudus dihadapan Tuhan?” Akibat dari hidup tidak dalam hadirat Tuhan adalah KALAH! Ay.10. Eben-Haezer 1 Sam 7:12 -artinya: sampai disini Tuhan telah menyertai kita. Jadi setiap hari Allah akan terus menyertai kita! Inilah kabar baik bagi kita!
Afek artinya stronghold – benteng yang menghalangi. Ini berbicara mengenai gengsi, umur, cinta uang, kesukaan, hobby kita yang menghalangi kita bersungguh-sungguh kepada Tuhan.
Asdod artinya: menyamakan Tuhan dengan baal/berhala. (5:1) apa akibatnya? “Ketika orang-orang Asdod bangun pagi-pagi keesokan harinya, tampaklah Dagon (berhala-Red) terjatuh dengan mukanya ke tanah dihadapan tabut Tuhan…” (5:3) Jadi saudara tidak ada dosa yang tidak akan terbongkar dihadapan Allah dan manusia!
Gat artinya tempat pemerasan anggur. “lalu kata mereka: “Tabut Allah Israel harus dipindahkan ke Gat” Saudara waktu engkau mulai kompromi dengan dosa/dunia, segera engkau akan mendapatkan dirimu di tempat pemerasan anggur. Engkau akan diperas habis! Kemuliaan Allah hilang! Totally pressure!
Ekron artinya: mati, dicabut akarnya. Kekudusan Allah akan menghancurkan kita jika kita tidak hidup didalam kekudusan Allah! Why 3:1 berkata, “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup padahal engkau mati!” Orang yang mati adalah orang yang berbicara mengenai Tuhan tetapi tidak hidup didalam Tuhan. Bagaimana hidup saudara sekarang? Pada tingkatan ini orang akan murtad! Ini tingkatan yang terendah. Dari mulut mereka akan keluar kutuk, hukuman. Hati-hati engkau biasa saja tetap melakukan pelayananmu tetapi engkau tidak hidup di dalam Tuhan! Saudara, jika kita tidak menjaga hidup kita untuk hidup kudus, maka hidup kita akan kalah terus dan kemuliaan Tuhan tidak ada pada kita!

No Comments

Post A Comment