Iman (Faith)

“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” Ibrani 11:6

Kebanyakan orang di jaman sekarang ini tidak punya iman untuk menerima kerajaan-Nya. Tetapi bagi kita yang sudah hidup didalamnya, kita harus menghidupi iman kita sepanjang hidup ini, seperti ada tertulis di alkitab bahwa manusia hidup melalui iman bukan penglihatan. Oleh karena itu, hidup kita harus menyenangkan hati Tuhan dengan cara mempunyai iman dalam segala sesuatu yang kita lakukan, seperti doa-doa dan pekerjaan kita.

Seringkali kita membandingkan kemampuan Tuhan dengan keterbatasan kita sebagai manusia, yang menyebabkan kebanyakan daripada kita menjadi kurang beriman. Tuhan itu sendiri sebenarnya adalah mukjizat, yang bisa membuat sesuatu yang mustahil menjadi nyata. Maka ubahlah sikap dan cara saudara-saudara mengenal Tuhan.

Tidaklah salah untuk menganggap Tuhan sebagai harapan yang menjawab doa-doa saudara. Karena pada saat kita berdoa, Tuhan pasti akan menjawab setiap doa-doa kita, dan pada saat itulah kita baru menyadari kalau Tuhan adalah jawaban dari doa-doa tersebut. Sebab itu, bertumbuhlah dalam iman pengharapan saudara bahwa Tuhan akan melakukannya untuk saudara sekalian.

Satu kisah di alkitab mengenai bangsa Israel yang keluar menuju tanah perjanjian melalui padang gurun, menggambarkan bahwa Tuhan merencanakan mereka melalui pencobaan dan kesulitan dalam peperangan. Hal tersebut terjadi supaya pada saat mereka sampai di tanah perjanjian, mereka percaya bahwa hanya karena Tuhan mereka bisa sampai di sana. Sama halnya dengan hidup kita, pada saat kita tidak punya siapapun atau apapun untuk bersandar, hanya ada Tuhan yang menyediakan kita segalanya, bahkan yang mustahil sekalipun.

Oleh karena itu, saudara sekalian berjalanlah dengan Tuhan tanpa membandingkan dirimu dengan orang lain, tetapi milikilah iman kepada-Nya bahwa Ia akan memakai engkau. Manusia tidak pernah mengerti masa depan mereka. Kemanakah saudara menaruh harapan kepercayaan tentang masa depan saudara? Mulailah percayakan seluruh hidupmu dalam tangan-Nya, karena sesuatu yang mustahil di mata manusia, tidaklah mustahil di tangan Tuhan.

Jadi, bila Tuhan bisa memakai orang lain, Tuhan tentu juga bisa memakai saudara. Ingatlah apa yang sudah Tuhan pernah lakukan, dan percayalah tidak ada orang lain selain Tuhan yang mengetahui rancangan-rancangan dalam hidupmu, bahkan Ia mengetahui hasil akhirnya sebelum Ia memulainya. (Yes 46:9)

Tags:
No Comments

Post A Comment