Increase Your Capacity

“Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.” Lalu kata Paulus kepada mereka: “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka: “Dengan baptisan Yohanes.” Kata Paulus: “Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.” Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.” Kisah Para Rasul 19:1-7

Ada perbedaan yang sangat besar antara percaya akan sesuatu dan mendapatkannya. Maka dari itu Paulus bertanya kepada beberapa orang murid di Efesus: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Kita bisa saja percaya akan janji-janji yang Tuhan berikan, tetapi belum tentu kita menerimanya.

Banyak orang Kristen yang banyak percaya tetapi sedikit menerima; mengapa bisa demikian? Ini bukanlah kesalahan Tuhan tetapi kesalahan manusia sendiri.

Supaya kita dapat menerima apa yang kita percaya dan yang Tuhan sudah janjikan, kita perlu memperbesar kapasitas kita. Umpakan kapasitas kita yang hanya sebesar gelas air minum, sedangkan janji-janji Tuhan sebesar botol minuman. Ketika air di dalam botol dituangkan kedalam gelas tersebut, maka air akan meluap dari gelas itu dan tumpah ke tanah. Air yang tumpah ke tanah ini tidak dapat lagi dinikmati! Supaya keseluruhan air dari botol ini dapat dinikmati, maka kapasitas gelas perlu diperbesar.

Supaya kita dapat menerima semua yang kita percaya apa yang Tuhan telah janjikan, kita perlu memperbesar kapasitas kita!

Sebagai orang percaya, kita perlulah membangun di atas fondasi yang sudah dibangun pada awalnya. Dan kita harus memelihara apa yang sudah dibangun. Janganlah kita tinggal tetap saja. Tidak sedikit orang Kristen yang setelah 5 atau 10 tahun lamanya menerima Kristus tetap saja memiliki kapasitas yang sama karena mereka tidak menjaga serta membangun di atas fondasi yang sudah dibangun.

Cara Tuhan adalah pecaya dan menerima! Jika kita tidak menerima apa yang sudah Tuhan berikan, maka kita telah menyabotasenya.

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Roma 12:2

Setiap kita haruslah berubah dan dibaharui selalu supaya kita dapat menerima apa yang Tuhan janjikan kepada kita. Kita telah menyabotase berkat Tuhan jika kita tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menerima apa yang sudah kita percaya Tuhan janjikan.

Persyaratan utama untuk dapat menerima semua apa yang sudah Tuhan janjikan adalah percaya kepada-Nya. Banyak orang yang mengaku Kristen, tetapi bukan demikian kenyataannya. Perhatikanlah akan ciri-ciri dari orang Kristen, yaitu “give and forgive” (memberi dan memaafkan).

Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah, jangan lagi kita menjadi orang Kristen berdoa meminta apa yang sudah Tuhan janjikan. Sering kali kita berdoa minta diberkati dan lain-lain, sedangkan Tuhan sendiri sudah berkata bahwa Dia akan memberkati sebelum kita meminta.

“TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” Mazmur 23:1

Janji di atas diperuntukkan bagi kita semua yang percaya kepada-Nya. Dan ini adalah suatu hal yang sudah pasti. Kita tidak bisa kekurangan jika Tuhan adalah gembala kita, dan begitu juga sebalikknya kita tidak akan cukup jika Tuhan bukan gembala kita. We cannot have one without the other!

Tags:
No Comments

Post A Comment