Jagalah Hatimu untuk Menghasilkan Pohon Kehidupan

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Amsal 4:23

Di dalam terjemahan Bahasa Inggris (NKJV) atas di atas berbunyi demikian “Keep your heart with all diligence, For out of it spring the issues of life.”

Hati adalah manusia batiniah atau roh (“inner being”).

Kita harus menjaga hati kita dengan “all diligence”! Bagian hidup manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Jika tubuh sakit kita mencari dokter; jika jiwa sakit kita mencari psikiater; jika roh kita yang sakit, siapakah yang harus kita cari?

Jika roh kita sakit, maka hanya Tuhanlah yang dapat menyembuhkan.

Manusia memang banyak memelihara kesehatan tubuh atau fisik, tetapi bagaimana dengan kesehatan roh kita? Kita perlu cek up hati kita setiap hari dengan Tuhan.

Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Ibrani 4:12

Pikiran atau “thought” datang dari apa yang kita dengar dan lihat.

“Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Filipi 4:7

Firman Tuhan di atas mengajarkan kepada setiap kita bahwa hati dan pikiran kita perlu dijaga oleh damai sejahtera Tuhan.

Apa yang kita dengar dan lihat akan mempengaruhi pikiran kita, dan akhirnya masuk ke hati.

“sebab setelah Ia berfirman: “Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: “Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka,” Ibrani 10:16

Hati itu adalah tempat di mana Firman Tuhan ada, yaitu tempat di mana Tuhan tinggal. Untuk itu begitu kita membuka mata pada pagi hari biarlah yang pertama kita lakukan adalah mencari Tuhan.

“”Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.” Ibrani 8:10

Hati adalah “safe deposit box” yang menyimpan harta. Harta itu bisa juga suatu kepahitan, dan jika kita menyimpannya maka yang keluar dari hidup kita juga adalah kepahitan.

“Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya… Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.” Lukas 2:19, 51

Jagalah hati dan tarulah Firman Tuhan di dalam hidup kita!

“Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.” Yohanes 7:38-39

“Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!”” Galatia 4:6

Sebagai anak, Tuhan telah menaruh Roh Kudus ke dalam hati setiap kita.

Apa yang kita pikirkan dan taruh di dalam hati lama-lama akan menjadi kenyataan, dan itu bisa baik atau buruk sesuai dengan apa yang kita taruh ke dalam hati.

“For as he thinks in his heart, so is he.” Proverbs 23:7a

Tiga masalah hati:
1. Kesombongan Kesombongan adalah akar dosa.

Amsal 16:18; Yohanes 5:19

2. Stress 2 Timotius 1:7

3. Iri hati (“envy”) Hal ini tidak sama dengan cemburu (“jealous”). Jealousy is the power to protect your own.

Bagaimana caranya untuk mengatasi ketiga masalah di atas?

“Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.” 1 Yohanes 3:9

“Delight yourself also in the Lord, And He shall give you the desires of your heart.” Psalm 37:4

Kita bergembira bukan karena situasi atau keadaan, tetapi karena Tuhan lah kita bersuka cita. Tuhan mau kita mengasihi Dia sungguh-sungguh, dan menaruh Firman Tuhan ke dalam hati kita.

Jaga hati dan hidup benar di dalam Firman maka apa yang kita inginkan pasti terjadi.

Tags:
No Comments

Post A Comment