Kerajaan Allah (Kingdom of God)

“Jawab Yesus: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.” Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus: “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”” (Yohanes 18: 36, 37)

Manusia pada umumnya senang dengan yang namanya diskon saat berbelanja. Dan sikap ini juga sering dibawa ke dalam gereja Tuhan. Orang-orang seperti ini datang ke gereja dengan sikap diskon, dan mereka melakukan hanya sebagian dari perintah-perintah Tuhan saja.

Orang yg men-diskon perintah-perintah Tuhan hanya memberikan sebagian dari hidup mereka kepada Tuhan.

Tahukah saudara bahwa kita hidup di dalam kerajaan Surga, di mana Tuhan adalah Raja? Dan di dalam kerajaan Allah tidak ada yang namanya diskon!

Mazmur 24 mengatakan bahwa dunia beserta isinya adalah milik Tuhan, dan kita sendiri tidak memiliki apapun juga. Kita hanya menangani apa yang Tuhan percayakan kepada setiap kita. Suami, istri, anak-anak dan harta kekayaan semuanya adalah milik Tuhan. Dan ini merupakan kabar baik. Sebab jika Tuhan yang mempunyai segalanya, maka Ia sendiri yang akan bertanggung jawab atas miliknya.

Untuk itu janganlah kita hidup di dalam kerjaan surga hanya pada hari Minggu saat kita ke gereja, ataupun hanya sebagian dari hidup kita saja.

Hidup di dalam kerajaan berbeda dengan hidup demokrasi. Di dalam kerajaan surga tidak ada demokrasi!

Berikut adalah perbedaan-perbedaan antara kerajaan dan demokrasi: Demokrasi: Rakyat memilih raja Kerajaan: Raja memilih rakyat

Demokrasi: Kuasa ada di tangan rakyat Kerajaan: Raja memiliki kuasa penuh

Demokrasi: Rakyat yang menulis hukum
Kerajaan: Semua perkataan raja adalah hukum

Demokrasi: Rakyat dapat menurunkan raja
Kerajaan: Raja mempunyai hak untuk memasukkan rakyat ke dalam penjara

Demokrasi: Mayoritas menang
Kerajaan: Raja selalu menang

Demokrasi: Rakyat dapat merubah hukum melalui referandum
Kerajaan: Perkataan Raja adalah untuk selama-lamanya

Demokrasi: Dari rakyat, oleh rakyat, dan bagi rakyat
Kerajaan: Dari Raja, oleh Raja, dan Bagi Raja

Karena perbedaaan-perbedaan di atas, maka tidaklah aneh jika orang tidak betah di dalam kerajaan jika orang itu membawa sistem demokrasi ke dalam kerjaan surga.

Di dalam kerajaan surga, semakin kita bergantung kepada-Nya maka semakin dekatlah Ia akan mendekat kepada kita.

“Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”” (Matius 4:17)

Marilah kita bertobat dari dosa-dosa kita dan membuang sistem demokrasi yang kita pakai di dalam kerjaan Allah.

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)

Reputasi seorang raja ditentukan dari kehidupan dan kesejahteraan rakyatnya. Begitu juga dengan kerajaan surga, jika kita masuk ke dalamnya, maka Tuhan sendiri yang akan memberkati hidup kita. Untuk itu janganlah kita mencari dan meminta berkat kepada Tuhan, tetapi biarlah kita mencari kerajaan Allah, maka segalanya akan diberikan juga kepada kita.

“Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (Matius 25:34)

Marilah kita hidup di dalam ketaatan, sebab Tuhan adalah Raja di dalam hidup kita!

Dan di dalam Kerajaan Allah, setiap kita diperlukan-Nya sebagai alat untuk melakukan pekerjaan-Nya di bumi.

“Ini aku, utuslah aku!” (Yesaya 6: 8)

Tags:
No Comments

Post A Comment