Knowing Who You Are

Tahukah anda siapa diri anda sebenarnya. Orang yang tidak mengenal dirinya sebenarnya tidak akan melakukan tugas dan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan.

Kita adalah orang-orang yang terpilih baik sebagai individual ataupun gereja. Allah Bapa, jika Dia telah memilih seseorang maka Dia akan berusaha menggenapi semua rencana dalam kehidupan orang tersebut.

Yesaya 49:1-6: 49:1Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku. 49:2Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya …

Mengapa kita umat Tuhan disebut sebagai orang yang khusus (special)

1. Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan (ayat 1) Kita harus sadar bahwa Tuhan telah memilih kita jauh sejak dunia belum diciptakan. Begitu pula halnya dengan gereja local ROCK Sydney. Tuhan telah mengenal, mengkuduskan dan mengurapi kita jauh sebelum dunia ini diciptakan.

Mazmur 139:13-14 berkata “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya”.

Gereja local ROCK Sydney juga telah dipilih Tuhan secara profetik sehingga melalui gereja ini banyak gereja-gereja lokal lain yang diberkati. Pekerja-pekerja yang diutus dari gereja ROCK Sydney akan menjadi berkat bagi banyak gereja lokal lainnya.

Kita dipanggil dan dipilih oleh Tuhan !!!

Ini merupakan hal yang penting karena kita tidak dapat datang kepada Tuhan jika tidak Tuhan sendiri yang menarik kita kepadaNya.

Yoh 6: 44 “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman”.

Ayat ini secara tidak langsung berkata bahwa jikalau Tuhan pencipta langit dan bumi berkenan memanggil kita secara pribadi maka tentulah Dia telah mempunyai sesuatu yang khusus buat kita.

2. Tuhan memanggil kita dengan nama (ayat 1) Ibrani 12:1 “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita”.

Arti rohani ayat di atas adalah, Tuhan memanggil kita dengan nama (merupakan gambaran dimana Tuhan mengenal dekat diri kita) dihadapan para saksi-saksi (orang kudus) dan termasuk juga Iblis. Seperti Tuhan menyebut nama Ayub dihadapan Iblis begitu pula Tuhan telah menyebut nama kita. Para penghulu dunia kegelapan telah mengenal kita sebab Tuhan menyebut nama kita secara pribadi.

3. Ia membuat mulutku sebagai pedang yang tajam (ayat 2); Yesaya 6:1-6 Tuhan telah menaruh Firman dalam mulut kita sehingga pada saat kita memperkatakan Firman kepada orang lain maka perkataan kita akan seperti pedang bermata dua yang dapat memisahkan tulang dan sumsum.

Tuhan juga menaruh kehidupan dalam mulut kita sehingga pada saat kita berbicara ada kehidupan dan menjadi berkat bagi banyak orang.

4. Dia menyembunyikan aku dalam tabung panahnya (ayat 2) Tujuan Tuhan menyembunyikan kita adalah untuk melindungi kita dan meyempurnakan kita namun sering kita tidak dapat bertahan dan melarikan diri. Tuhan menyempurnakan kita melalui pembentukan karakter kita.

Tuhan Yesus menderita selama 18 tahun dalam didikan orang tua duniawi (Yusuf & Maria) dimana Dia harus belajar taat kepada mereka. Sejak umur 12 tahun, Tuhan Yesus telah mengerti tujuan keberadaan Dia di muka bumi ini.

Tuhan menyembunyikan kita dalam tabung panah dengan maksud supaya kita (anak panah) terlindung dari udara (panas dan dingin) dan hujan sehingga batang anak panah tidak bengkok karena cuaca. Pada waktunya, Tuhan akan menembakkan anak panah (kita) tepat pada sasaran. Sebagai contoh; Josua dan Kaleb dan Stephanus (Kis 6:1-7)

Josua dan Kaleb – mereka menjadi mentor bagi orang-orang muda Israel dan mengarahkan mereka untuk merebut tanah perjanjian.

Bangsa Israel pada saat itu dapat dibagi menjadi 3 kelompok: 1. Kelompok yang mendiami lembah (Valley dweller) Ciri khusus kelompok ini adalah selalu negatif dan tidak mempunyai keyakinan terhadap diri sendiri.

2. Kelompok yang mendiami dataran (live on the field) Kelompok ini mempunyai ciri; tidak ingin berubah dan menyenangi hal yang sama.

3. Kelompok yang mendiami bukit/gunung (Mountain people) Kaleb merupakan tipe orang yang mendiami bukit/gunung. Ciri; mempunyai spirit yang berbeda, mengerti tujuan dan “destiny” yang Tuhan taruh dalam kehidupannya.

Stephanus – tidak dimunculkan Tuhan dalam pelayanan sampai jemaat Yahudi yang berbahasa Yunani mengeluh (complaint) terhadap pelayanan murid-murid Tuhan Yesus. Ada 4 kriteria yang dipakai dalam pada saat Stephanus dan ke-enam pelayan Tuhan dipilih: 1. Penuh Roh Kudus 2. Reputasi yang baik 3. Penuh iman 4. Penuh kebijaksanaan

Pelayanan Stephanus menjadi berkat bagi banyak orang namun secara spesifik menjadi benih dalam kehidupan Saul, yang pada akhirnya dipakai Tuhan luar biasa dan di kenal sebagai Rasul Paulus.

Kita harus mengerti dan mengenal diri kita yang sebenarnya. Kita adalah ciptaan Tuhan yang agung dan khusus. Tuhan telah menaruh rencana khusus dalam diri kita masing-masing sehingga kita dapat menjadi terang dan berkat bagi masyarakat di mana kita berada.

Tags:
No Comments

Post A Comment