Kristen Rajawali

Tetapi bagian Tuhan ialah umat-Nya, Yakub ialah milik yang ditetapkan bagi-Nya. Didapati-Nya dia di suatu negeri, dipadang gurun, ditengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya ida dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya. Laksana rajawali menggoyang bangkitkan isi sarangnya, melayang-layang diatas anak-anaknya, mengembangkan sayapnay, menapung seekor dan mendukungnya diatas kepaknya, demikianlah Tuhan sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia. Ul 32:9-12. Firman Tuhan mengajarkan pola hubungan Tuhan dan umat-Nya seperti rajawali dan anaknya, bagaimana Tuhan menuntun dan negawasi umat-Nya, laksana rajawali dengan anaknya.

Kita akan pelajari sifat-sifat rajawali sbb: 1. Rajwali bersarang ditempat tinggi. “Atas perintahmukah burungm rajawali terbang membungbung, dan membuat sarangnya ditemapat yang tinggi? Ia diam dan bersarang dibukit batu, dipuncak bukit batu dan digunung yang sulit didatangi.” Ayb 39:30-31. Tempat yang tinggi menggambarkan temapt Tahta Allah, dalam hadirat Tuhan. Orang kristen rajwali suka berada “ditempat tinggi” dihadirat Tuhan, suka berdoa (doa pribadi); sat teduh, baca buku-buku rohani, nonton film rohani dan pergaulannya dengan orang-orang yang berada di hadirat Tuhan juga. “Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot rumah dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk maksud yang setiap pekerjaan yang mulia.” 2 Tim 2:20-21. Biarlah hidup saudara hanya dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan.

2. Rajawali jantan ikut menjaga anaknya. Setiap kali rajawali betina mengerami; maka rajawali jantan yang akan memberi makan rajawali betian, bahkan kadang-kadang rajawali jantan ikut bergiliran mengerami telurnya; dia ikut menjaga anaknya sampai mereka dewasa dan bisa mencari mangsa sendiri! Pesan khusus untuk bapa-bapa peranmu dalam mendidik, merawat dan memperhatikan anak cukup penting. Anak-anak butuh waktu dan perhatianmu!!! Jadilah seperti rajawali jantan yang bertanggung jawab terhadap keturunannya (anak-anaknya)!!

3. Setelah anak rajawali berumur 4-6 minggu, maka induknya akan membongkar atap sarangnya! Dengan dibongkar atap sarangnya, maka anak-anak rajawali akan kedinginan, kehilangan tempat berteduh/ bernaung yang membuatnya aman. Apa tujuannya? Untuk menstimulasi pertumbuhan bulu kasarnya. Dengan keinginan terjadi sesuatu didalam tubuh anak rajawali dan ada beberapa kelenjar tertentu yang hormaonnya berproduksi lebih banyak yaitu hormon yang berhubungan dengan pertumbuhan bulu kasar. Mangapa Tuhan ijinkan “sarang” kita dibongkar?? Sarang = tempat yang membuat rasa aman (bisa jabatan dalam pelayanan/pekerjaan, perusahaan, keluarga, dsb) Kita mengalami kedinginan rohani, kesepian, merasa tidak aman ketika sarang kita dibongkar. Tuhan mengijinkan segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan bagi anak-anak-Nya (Rom 8:28); untuk mendatangkan perubahan hati, karakter dan menghasilkan buah roh! Perubahan didalam yang berdampak pada perubahan diluar yang kelihatan! Pesan khusus: bila atap sarang kehidupanmu Tuhan ijinkan dibongkar; jangan biarkan iblis mempengaruhi pikiranmu! Karena medan pertempuran dengan iblis ada dipikiran, imajinasi dan hati kita. Katakan pada rohmu: Tuhan sedang mempersiapkan saya, membentuk saya dan Dia mampu mereka-rekakan untuk mendatangkan kebaikan bagi saya!!

4. Melatih anaknya terbang satu persatu. Anaknya dilatih terbang, maka ini saat yang menakutkan bagi anak rajawali. Tetapi sesungguhnya induknya terbang diatasnya dan mengawasinya diatas. Pada saat mengalami ketakutan kita tidak bisa melihat Tuhan; percayalah bahwa Allah tetap melihatnya, bahkan menolong tepat pada waktunya dan tidak pernah terlambat! Induk rajawali melatih terbang anaknya satu demi satu; Tuha selalu mengujinkan setiap orang masuk kesendirian supaya Tuhan bisa sendirian dengan kita; Dia bisa intim dengan kita. Keintiman yang maximal adalah waktu kita sedang dalam kesendirian; bahkan karena tertolak oleh dunia dan Tuhan datang menyambut, bergaul akrab dan berintimasi dengan Tuhan! Ubahlah kesendirian yang terjadi menjadi sesuatu yang berguna karena kita mencari Tuhan; menikmati pergaulan dengan Tuhan menikmati hubungan yang sangat intim dengan Tuhan dan lebih intim. Jika kita bertemu dengan Tuhan; maka segala sessuatu menjadi berubah dan berbuah.

5. Keluarga yang setia. Rajawali berpasangan sampai kematian memisahkan mereka. Jika salah satu mati, baru rajawali tersebut mencari pengganti pasangannya. Kristen rajawali adalah orang Kristen yang komitmen dengan keluarganya; melayani keluarganya dan menjadi imam bagi keluarga. Mengurus dan mengasihi keluarganya dengan benar! Dia akan menaruhnya prioritas: – Melayani Allah pribadi – Melayani keluarga – Melayani gereja/lainnya (pekerjaan, sekolah, dsb)

Orang yang melayani dan tidak mengurus keluarganya, maka pelayanannya adalah pelarian.

Biarlah kita semua menjadi rajawali-rajawali (hidup serupa dengan Kristus). “Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Yes 40:30-31.

Tags:
No Comments

Post A Comment