Langkah Iman yang Menghasilkan Mujizat

Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: Iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah? 1Yoh 5:4-5.

Saudara yang terkasih, kekalahan atau kegagalan adalah suatu hal yang pasti pernah dialami setiap orang, termasuk orang Kristen juga. Kekalahan boleh saja terjadi didalam hidup kita, tetapi jika kita hidup didalam Tuhan, kekalahan itu tidak terjadi terus menerus. Setelah orang banyak yang telah kenyang makan roti yang Yesus buat dengan cara mujisat menemukan Yesus, lalu mereka bertanya kepada Yesus, “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah? Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” Yoh 6:28-29. Tuhan menghendaki supaya kita percaya kepada-Nya. Dia mau supaya kita mempunyai iman! Iman itulah yang akan mengalahkan setiap masalah-masalahmu. Imanmu akan mengalah dunia! Halleluyah!

Cerita seorang perwira yang datang kepada Yesus dan percaya bahwa hanya dengan perkataan Yesus saja, maka anaknya akan sembuh… adalah satu contoh iman buat kita semua. Didalam Luk 7 jika saudara membacanya, kita akan menemui bahwa perwira di Kapernaum ini belum menjadi orang percaya, tetapi ia telah mendengar tentang Yesus lalu ia beriman bahwa Yesus pasti sanggup menyembuhkan anaknya melalui perkataan-Nya saja. Tuhan sudah berkata bahwa jika kita percaya, kita akan mengalahkan dunia. Mengapa? Karena waktu kita percaya/beriman, maka kita dihubungkan kepada sumber yang tidak terbatas itu, yaitu Tuhan. Yoh 8:31, Yesus berkata, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku.” Saudara, jika kita tidak tinggal didalam firman, maka kita tidak akan menerima mujisat.

Hari ini ada beberapa langkah supaya kita menerima mujisat Tuhan: 1. KEMERDEKAAN Yoh 8:32 berkata jika kita mengetahui kebenaran, maka kebenaran itu akan memerdekakan kita. Pertobatan akan menghasilkan kemerdekaan. Kemerdekaan menghasilkan visi/ ide/ kreatifitas. Yang dulunya pasif tapi setelah merdeka menjadi aktif. Visi dan ide akan mendatangkan keinginan untuk mencapainya. Kekuatan yang natural itu akan diubah menjadi kekuatan supranatural.

2. BERDOA Setiap masalah atau pergumulan harus dibawa didalam doa. Visi itu akan mematahkan kebingungan. Aktif itu akan mematahkan kebosanan. Doa akan mematahkan kemustahilan! Keputus-asaan akan berhenti. Beriman tanpa berdoa akan menyebabkan iman kita terhenti!

3. MEMULAI Selain iman, kita juga perlu memiliki perencanaan yang benar. Sebagai contoh, waktu Musa lahir, semua anak bayi laki-laki harus dibunuh. Melihat keadaan seperti itu orang tua Musa berpikir dan merencanakan penyelamatan Musa, karena mereka tahu visi Tuhan untuk Musa, bahwa Musa akan menjadi pemimpin. Mereka membuat keranjang untuk Musa dan memperhatikan sungguh-sungguh kemana keranjang itu pergi sampai akhirnya sampai ditangan anak Firaun. Sebagai anak Tuhan, kita tidak hanya duduk dan beriman tanpa melakukan apa-apa, tetapi ada bagian yang harus kita kerjakan!

4. MERENCANAKAN Waktu orang tua Musa melihat ancaman bagi bayi mereka, maka mereka memulai memikirkan suatu rencana penyelamatan. Perencaan yang matang akan membuat perjalanan hidup kita lebih mudah dan kuat! Jangan menjadi orang Kristen yang hidup tanpa perencanaan!

5. MENUGGU Menunggu juga adalah bagian dari iman. Orang yang beriman, ia akan tetap tenang dan sabar menunggu. Karena iman itu akan memberikan suatu keyakinan didalam hati, bahwa kita pasti akan menerimanya. Iman itu juga setia!

6. MEMBAYAR HARGA Sadarkah saudara bahwa segala sesuatu itu ada harganya? Apalagi visi dari Tuhan, kita harus berani membayar harganya. Semua tokoh di Alkitab yang berhasil adalah orang-orang yang berani membayar harga. Abraham, berani mengorbankan anak tunggalnya karena mau taat dengan Tuhan. Sejak itu kepercayaannya diperhitungkan Tuhan sebagai kebenaran. Yusuf, membayar harga dengan menjadi budak, dipenjara dan ia menunggu 13 tahun untuk melihat janji Tuhan itu terjadi.

7. MAMPU MENGATASI MASALAH Sebagai anak-anak Tuhan kita harus mampu mengatasi masalah bukannya lari dari masalah. Karena Tuhan berkata bahwa iman kita mengalahkan dunia. Jika saudara berkata “aku mempunyai iman” maka saudara sudah mempunyai kemampuan untuk mengalahkan dunia, artinya mengatasi masalah.

Saudara yang terkasih, langkah-langkah iman inilah yang akan membuat kita menerima mujisat dari Tuhan.

Tags:
No Comments

Post A Comment