Living In the Tree of Life

Kita sering berbicara soal pemulihan tanpa mengetahui apa sebenarnya yang perlu dipulihkan. Kita perlu tahu persis dahulu apa hak-hak dan posisi kita yang sebenarnya.

“Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”” Kejadian 1:26-28

Ayat yang baru kita baca di atas adalah visi, yaitu suatu rencana yang belum terjadi pada waktu itu. Pelaksanaan dari rencana di atas baru terjadi di dalam Kejadiann 2. Ayat ke-7 “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”.

“Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” Kejadian 2:8-15

Kita tidak perlu kuatir akan sandang, pangan dan papan. Seperti yang Tuhan berikan kepada Adam, Tuhan sendirilah yang akan juga menyediakan segalanya bagi kita. Coba lihat ayat-ayat di atas, Tuhan sendiri yang memberikan pekerjaan kepada Adam. Taman Eden adalah suatu prototype dari berkat yang Tuhan sediakan untuk kita. Berkat Tuhan akan mengejar kita!

Perhatikan di dalam Kejadian 2:9 tertulis bahwa ada dua pohon yaitu pohon kehidupan dan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Di dalam ayat 16-17 Tuhan melarang untuk memakan dari pohon pengetahuan yang baik dan jahat “Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.””
“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.” Wahyu 2:7

Firman Tuhan berkata bahwa barangsiapa yang menang maka akan diberikan makan dari pohon kehidupan. Menang dari apa? Kita dapat mendapatkan jawabannya dari ayat-ayat sebelumnya: “Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.” (Wahyu 2:4).
Kita harus menang dari kedinginan kasih, jangan tinggalkan kasih kita yang mula-mula.
Kitab Wahyu mencatat tentang Yerusalem Baru (Wahyu 21:9-21, 22:1-2) di mana daun dari pohon-pohon kehidupan dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. Dan pohon kehidupan akan berbuah dua belas kali dan sekali setiap bulannya. Manfaat dari buah-buah ini akan berbeda-beda.

Marilah kita lihat beberapa manfaat dari buah pohon kehidupan.

Amsal 3:18-20 “Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia. Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit, dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.”

Amsal 11:30 “Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang.”
Orang benar adalah orang yang melakukan Firman Tuhan.

Amsal 13:12 “Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.”
Bagi orang benar, yaitu orang yang melakukan kebenaran Firman Tuhan maka apa yang diinginkannya akan dipenuhi. Hal ini tidak terjadi bagi semua orang, tetapi bagi orang yang bijaksana, yang juga berjalan dalam kebenaran Firman Tuhan.
“Bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.” Mazmur 37:4

Buatlah dirimu bergembira karena Tuhan, bukan karena situasi dan kondisi yang ada.
Tinggallah dalam Tuhan dan Firman-Nya hidup di dalam kita maka apapun yang kita inginkan akan diberikan. Inilah yang namanya hidup di dalam pohon kehidupan.
Syaratnya? Kalahkan kedinginan kasih, dan kembalilah kepada kasihmu yang mula-mula kepada Tuhan.

Tuhan ciptakan kita “above average”, mulailah hidup “above average” dan bukan “below average”.

Tags:
No Comments

Post A Comment