Menghadapi Masalah Dengan Pengurapan Ganda

“Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal. Berkatalah Elia kepada Elisa: “Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel.” Tetapi Elisa menjawab: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu pergilah mereka ke Betel. Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: “Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?” Jawabnya: “Aku juga tahu, diamlah!”” 2 Raja-raja 2:1-3

Ketika Elia naik kepada Bapa, pengurapan dua kali ganda dari Tuhan turun atas Elisa sehingga memampukan Elisa untuk melakukan pekerjaan yang lebih besar dari Elia.

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa” Yohanes 14:12

Seperti halnya dengan Elisa, kita telah diberikan pengurapan yang memampukan kita untuk melakukan pekerjaan yang lebih besar dari Yesus. Ketika Tuhan naik ke surga kepada Bapa, kita telah diberikan Roh Kudus untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar. Lebih besar bukan dalam hal kedahsyatan atau keajaiban yang telah Tuhan Yesus lakukan, tetapi dalam hal menjangkau jiwa-jiwa ke seluruh muka bumi.

Sungai Yordan itu tidak terlalu besar dan tidak dalam, tetapi kenapa Elia harus melakukan mujizat untuk menyeberanginya? Hal ini Elia lakukan guna memperlihatkan kepada Elisa kedahsyatan Tuhan, dan supaya ia dapat mengikuti jejak Elia.

Jika kita baca ayat ke-14 dari kitab 2 Raja-raja pasal yang ke-2 kita dapat melihat Elisa “mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: “Di manakah TUHAN, Allah Elia?” Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa.” Di sini terlihat jelas bahwa Elisa memanggil Tuhan sebagai Allah Elia, dan melakukan mujizat yang sama. Seperti Elisa, kita juga boleh meminjam pengurapan dari pemimpin kita, namun janganlah tinggal tetap di sana terlalu lama, sebab setiap kita memiliki identitas yang unik di mata Tuhan.

Jika membaca 2 Raja-raja pasal ke-2, kita tahu bahwa Elisa bertekad untuk terus mengikut Elia dan menolak untuk tinggal tetap. Dengan mengikuti Elia, Elisa melihat segala masalah yang ada di setiap kota yang dilalui mereka. Contohnya, di Yerikho terdapat banyak keguguran bayi, dan di Betel anak-anak muda tidak lagi menghormati hamba Tuhan.

Elisa melihat semua ini dan mau menyelesaikan semua masalah ini, untuk itu ia meminta pengurapan dua kali ganda dari Elia.

Di dalam hidup kita, janganlah kita juga menyerah ketika dihadapkan dengan masalah. Ingatlah selalu bahwa kita memiliki pengurapan dari Tuhan yang memberikan kita kekuatan untuk menyelesaikan masalah.

Elia menyelesaikan masalah keguguran di kota Yerikho dengan meminta sebuah pinggan yang diisi dengan garam, dan melemparkannya ke mata air. Tahukah saudara bahwa kita adalah garam dan terang dunia? Garam harus larut untuk memberikan rasa. Lilin harus dibakar sebelum dapat memberikan cahayanya. Setiap kita harus rela untuk menderita dan berkorban supaya dapat memberikan dampak kepada lingkungan, dan orang-orang disekitar kita.

Bagaimana caranya Elisa mendapatkan pengurapan dua kali ganda? 1. Mengikuti terus pemimpinnya, yaitu Elia. 2. Melihat dan fokus kepada Elia sampai ia melihat Tuhan di dalam Elia.

Seperti Elia, janganlah kita pernah mencari jalan singkat dan mencoba lari dari masalah yang kita hadapi. Jika kita lari dari masalah, maka kita akan kembali lagi ke masalah yang sama!

Tags:
No Comments

Post A Comment