Orang Majus dari Timur

Bacaan kita hari ini diambil dari Injil Matius 2:1-12.

Kita mau bersama-sama belajar beberapa hal tentang orang majus dari Timur yang datang mencari Yesus ketika Ia lahir. Tahukah saudara bahwa gambar-gambar yang kita sering lihat bahwa ada tiga orang majus yang menemui bayi Yesus sangatlah tidak akurat? Alkitab tidak mencatat bahwa ada tiga orang majus, dan sewaktu mereka menemui Yesus, Yesus bukan seorang bayi lagi.

“Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.” Matius 2:11

Ayat di atas mencatat bahwa Yesus sudah tumbuh menjadi seorang Anak, bukan lagi bayi. “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Matius 2:2 Tidak ada seorang pun manusia yang lahir sebagai raja. Tetapi Yesus lahir sebagai Raja. Ini adalah suatu hal yang luar biasa. “Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.” Matius 2:3-4

Suatu hal luar biasa untuk seorang raja seperti Herodes bertanya dan meminta nasehat dari para imam dan ahli Taurat. Di dunia kita sekarang ini para “raja-raja” juga akan mencari iman-iman Tuhan untuk nasehat. Kita lah imam-imam Kristus! Kita memiliki jawaban bagi mereka.

“In the morning his mind was troubled, so he sent for all the magicians and wise men of Egypt. Pharaoh told them his dreams, but no one could interpret them for him.” Genesis 41:8

Orang majus adalah “magician”, orang majus adalah orang yang pintar, berpengetahuan dan juga kaya. Kelanjutan dari ayat yang baru kita baca di atas adalah cerita Yusuf yang dapat mengartikan mimpi dari Firaun ketika tidak ada seorang pun orang-orang pintar (magicians) Mesir yang dapat mengartikannya. Hal yang serupa juga terjadi di dalam atas hidup Daniel:

Daniel 1:20 “Raja bercakap-cakap dengan mereka; dan di antara mereka sekalian itu tidak didapati yang setara dengan Daniel, Hananya, Misael dan Azarya; maka bekerjalah mereka itu pada raja. Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.” Daniel 2:27 “Daniel menjawab, katanya kepada raja: “Rahasia, yang ditanyakan tuanku raja, tidaklah dapat diberitahukan kepada raja oleh orang bijaksana, ahli jampi, orang berilmu atau ahli nujum.” Daniel 5:15 “Kepadaku telah dibawa orang-orang bijaksana, para ahli jampi, supaya mereka membaca tulisan ini dan memberitahukan maknanya kepadaku, tetapi mereka tidak sanggup mengatakan makna perkataan itu.” Kita anak-anak Tuhan lebih berhikmat dari orang-orang pintar dunia.

 Orang majus yang datang menyembah Tuhan Yesus kemungkinan besar lebih dari tiga orang seperti yang sering digambarkan di kartu-kartu Natal. Kita tahu bahwa mereka datang membawa barang-barang berharga untuk dipersembahkan kepada Tuhan Yesus, dan mereka juga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh memakai onta. Sudah pasti mereka datang bersama dengan para pelayanan dan juga pengawal mereka.

Ada beberapa prediksi apa sebenarnya bintang yang dilihat oleh orang majus pada waktu itu:

1. Komet Halley, namun sejarah mencatat waktu terjadinya komet Halley tidaklah bertepatan dengan waktu Tuhan Yesus lahir.

2. Planetary conjunction, ini terjadi dimana beberapa planet berjejer berdekatan sehingga terlihat jelas dari bumi. Pada tahun7BC tercatat terjadi planetary conjunction antara Planet Jupiter, Saturnus dan Venus.

3. Supernova. Nova terjadi ketika suatu planet atau bintang yang akan musnah, dan sebelum musnah memancarkan cahaya yang begitu terang. Hal ini biasanya tidak dapat terlihat dengan mata telanjang. Ada seorang ahli perbintangan dari Cina yang menurut penelitian nya bahwa pada waktu kelahiran Yesus ada sekumpulan supernova yang terjadi sehingga cahaya yang terpancar dapat terlihat dari bumi dengan mata telanjang. Sekarang kita ingin melihat arti dan signifikan dari hadiah yang dipersembahkan oleh orang majus kepada Yesus.

Emas (Kejadian 2:11-12). Emas adalah gambaran dari kemuliaan dan kekayaan. Yesus yang masih anak-anak sudah kaya dan terbukti kekayaannya bukan karena hasil kerja keras Dia. “maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.” Wahyu 3:18

Ayat di atas tidak berbicara soal emas yang didapatkan dari hasil kerja keras. Bawa emas kita kepada Yesus supaya dimurnikan-Nya.

Mur (Kejadian 43:11; 37:25). Mur adalah suatu benda yang berharga yang layak untuk dipersembahkan kepada sang raja. Kidung Agung 5:5, 13 “Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku, tanganku bertetesan mur; bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu… Pipinya bagaikan bedeng rempah-rempah, petak-petak rempah-rempah akar. Bunga-bunga bakung bibirnya, bertetesan cairan mur.” Salomo adalah gambaran dari Tuhan, Dia datang menghampiri kita dengan membawa mur supaya hidup kita menjadi harum bagi Dia.

Kemenyan (Keluaran 30:34). Kemenyan dipakai di dalam kemah pertemuan Israel. Harum-haruman ini yang mengundang hadirat Tuhan.

Bawalah segala prestasimu dan juga harta kekayaanmu kepada Tuhan, itulah berita Natal.

Tags:
No Comments

Post A Comment