Perkenanan Allah (God€™s Favour)

“Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya” Kejadian 39: 2

Bacaan minggu ini diambil dari kitab Kejadian 39: 1-23, kisah kehidupan Yusuf anak Yakub. Yusuf adalah anak kesayangan Yakub. Namun karena Yusuf diperlakukan dengan spesial oleh ayahnya dan juga oleh Tuhan, dia mengundang banyak musuh. Yusuf dibenci oleh saudara-saudaranya sendiri, dan mereka menjual Yusuf menjadi budak.

Sepanjang hidup Yusuf selalu ada perkenanan Allah dalam hidupnya! Tahukan saudara bahwa Tuhan Yesus adalah Perkenanan Allah? Dan barangsiapa yang ada di dalam Dia ada di dalam perkenanan Allah.

Marilah kita belajar beberapa tentang perkenanan Allah ini.

Perkenanan Allah akan membuat kita menjadi berbeda, seperti Yusuf yang diberikan jubah yang indah. Jubah yang indah bagi setiap kita bukanlah keindahan yang hanya tampak dari luar, tetapi keindahan yang di dalam, yaitu indah dalam karakter. Ketika saudara-saudara Yusuf menanggalkan jubah indah yang ada padanya itu, perkenanan Tuhan tetap ada atas Yusuf!

Kadang perkenanan Allah dapat mendatangkan frustrasi atas kita. Dan dapat juga membuat orang-orang iri terhadap kita, sehingga menimbulkan konflik.

Ingatlah jika kita ada di dalam suatu konflik dengan seseorang bahwa Tuhan juga punya rencana atas orang yang tersebut. Tuhan punya rencana atas orang yang mungkin sedanga menyakiti kita. Mungkin orang tersebut Tuhan pakai untuk membentuk karakter kita. Ketika Tuhan mengijinkan Ayub kehilangan semua yang ia miliki, ia tidak kehilangan karakternya!

Jika kita ada dalam suatu situasi, jangan bereaksi, tetapi marilah kita meresponi situasi tersebut. Responi dengan merenungkan firman Tuhan.

Tidak peduli kita berada di mana sekarang ini, kita mungkin ada di dalam sumur, di rumah perbudakan, di rumah Potifar, atau di dalam penjara sekalipun, rencana Tuhan bagi setiap kita ada di istana raja. Mungkin kita belum mencapai tujuan kita, tetapi ketahuilah bahwa Tuhan tidak pernah mengingkari janji-janji-Nya.

Hal yang perlu kita pelajari dari Yusuf adalah bahwa ia tidak pernah menyalahgunakan kepercayaan yang Tuhan berikan atas hidupnya. Dengan kata lain, Yusuf adalah orang yang dapat dipercaya!

Jika kita tidak dapat dipercaya, maka kita akan kehilangan perkenanan Allah.

Jikalau Tuhan dapat mengeluarkan Yusuf dari penjara dan menjadikannya seorang Perdana Mentri, maka Tuhan juga mampu mengeluarkan setiap kita dari segala situasi. Masalahnya adalah, apakah kita orang yang dapat dipercaya oleh Tuhan?

Hari-hari kita ini penuh dengan cobaan demi cobaan yang Tuhan berikan untuk membuktikan apakah kita dapat dipercaya dengan kepercayaan Tuhan. Jika kita dapat dipercaya, maka perkenanan Tuhan akan terus menyertai kita.

Tuhan mempunyai rencana besar atas kita, pertanyaannya adalah, apakah kita dapat dipercaya?

Tags:
No Comments

Post A Comment