Persembahan yang Terbaik

Hari ini kita akan melihat orang-orang yang ada pada saat kelahiran Yesus dan persembahan-persembahan yang mereka bawa.
Matius 1:1-17 menceritakan silsilah garis keturunan Yesus. Biasanya dalam silsilah keluarga, hanya nama pria yang disebutkan. Tapi dalam silsilah Yesus ada empat wanita yang disebutkan oleh Alkitab, dan ke-empat wanita ini bukanlah wanita yang mempunyai latar belakang yang baik.
Kita lihat wanita yang pertama: Tamar. “Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar” ayat 3 Dalam Kejadian 38, Tamar adalah istri dari anak sulung Yehuda yang bernama Er. Ketika Er meninggal, Tamar diberikan kepada Onan, adik Er. Tapi Onan dibunuh Tuhan karena dia melakukan yang jahat dimata Tuhan. Sambil menunggu Syela, adik Onan, untuk bertumbuh dewasa, Tamar berdandan sebagai perempuan sundal dan akhirnya bersundal dengan Yehuda, ayah mertuanya.
Wanita yang kedua adalah Rahab. “Salmon memperanakkan Boas dari Rahab” ayat 5 Yosua 2 menceritakan tentang kehidupan Rahab, seorang pelacur Kanaan yang menyelamatkan pengintai-pengintai Yosua. Karena pertolongan Rahab juga akhirnya Yosua berhasil merebut tanah Kanaan. Wanita yang selanjutnya disebut adalah Rut. “Boas memperanakkan Obed dari Rut” ayat 5 Rut adalah seorang perempuan Moab. Dan perempuan-perempuan Moab biasanya adalah pelacur bakti. Mereka ditempatkan di dalam kuil dewa mereka dan mereka disediakan untuk memuaskan nafsu para imam yang ada di dalam kuil itu. Wanita ke-empat yang disebutkan di silsilah kelahiran Yesus adalah istri Uria. “Daud memperanakkan Salomo dari istri Uria” ayat 6 Alkitab menyebut Betsyeba sebagai istri Uria, bukan istri Daud. Daud melakukan dosa karena Betsyeba, istri dari panglima perangnya Uria. Bagi Tuhan perbuatan Daud dan Betseyba sangat jahat. Karena itu sekalipun Uria meninggal, dan Daud menikahi Betsyeba, Alkitab tetap menyebut Betsyeba sebagai istri Uria.

Tuhan sanggup merubah masa lalu yang tidak baik dan menjadikannya alat untuk kemuliaanya. Bukan orang yang sempurna yang Tuhan cari, tapi orang yang rela untuk Tuhan bentuk dan rela setia dan taat membayar harga untuk mengikuti Tuhan. Keempat wanita diatas menunjukkan kesetiaan dan ketaatan akan kehendak Tuhan, sehingga hidup mereka diubahkan.

Sekarang mari kita lihat Matius 2:2-11. Tiga orang majus saat itu mempelajari kelahiran Tuhan Yesus dari rasi bintang. Mereka orang-orang yang pandai, dan mereka datang menyembah Yesus dengan membawa persembahan emas, kemenyan dan mur. Ketiga orang majus ini menyembah Yesus dengan harta mereka.

Lukas 2:8-20 menceritakan tentang gembala-gembala yang datang menyembah Yesus. Mereka mendengar kabar kelahiran Yesus dari malaikat, dan mereka akhirnya bersaksi mengenai apa yang mereka lihat dan dengar dan memuliakan nama Tuhan. Gembala-gembala ini menyembah Yesus dengan kesaksian mereka.

Lukas 2:25-34 menceritakan tentang dua orang kudus yang menanti-nantikan kelahiran Yesus, Simeon dan Hana. Mereka menguduskan hidup mereka dan berdiam dalam rumah Tuhan menantikan Mesias yang dijanjikan.

Mari kita periksa hati kita masing-masing saat ini. Apa yang bisa kita berikan kepada Tuhan? Apakah kita sudah memberikan masa lalu kita yang buruk kepada Tuhan untuk Tuhan ubah? Apakah kita sudah setia? Apakah kita sudah memberikan harta kita kepada Tuhan? Apakan kita sudah bersaksi mengenai Yesus? Apakah kita sudah memberikan hidup kita seutuhnya kepada Tuhan?

Biarlah di hari Natal ini, kita membawa persembahan yang terbaik bagi Raja kita.

Tags:
No Comments

Post A Comment