Tegakkan Prinsip-Prinsip Kebenaran Tuhan dalam Hidup

“Kuamati semuanya, lalu bangun berdiri dan berkata kepada para pemuka dan para penguasa dan kepada orang-orang yang lain: “Jangan kamu takut terhadap mereka! Ingatlah kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyat dan berperanglah untuk saudara-saudaramu, untuk anak-anak lelaki dan anak-anak perempuanmu, untuk isterimu dan rumahmu.” Ketika didengar musuh kami, bahwa rencana mereka sudah kami ketahui dan bahwa Allah telah menggagalkannya, maka dapatlah kami semua kembali ke tembok, masing-masing ke pekerjaannya. Sejak hari itu sebagian dari pada anak buahku melakukan pekerjaan, dan sebagian yang lain memegang tombak, perisai dan panah dan mengenakan baju zirah, sedang para pemimpin berdiri di belakang segenap kaum Yehuda yang membangun di tembok. Orang-orang yang memikul dan mengangkut melakukan pekerjaannya dengan satu tangan dan dengan tangan yang lain mereka memegang senjata.” Nehemia 4:14-17

Kehancuran apapun juga yang boleh kita alami, janganlah kita pernah menyerah. Jangan pernah goyah dengan serangan-serangan yang dilancarkan kepada kita.

Serangan terhadap kebenaran Firman Tuhan akan terus terjadi, kita harus lawan itu dan jangan pernah terintimidasi.

Marilah kita jaga kekudusan, pegang dan tegakkan prinsip-prinsip kebenaran.

Para orang tua, lindungi anak-anakmu; janganlah biarkan mereka menikah dengan orang-orang yang tidak seiman. Tuntunlah mereka dalam mencari pasangan hidup yang benar-benar dari Tuhan.

Anak-anak muda jangan pernah pacaran dengan uang orang tua. Persiapkan dahulu hidupmu dengan matang sebelum pacaran dan akhirnya menikah.

“Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, orang Amon, pelayan itu, dan Gesyem, orang Arab, mendengar itu, mereka mengolok-olokkan dan menghina kami. Kata mereka: “Apa yang kamu lakukan itu? Apa kamu mau berontak terhadap raja?” Aku menjawab mereka, kataku: “Allah semesta langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hamba-Nya, telah siap untuk membangun. Tetapi kamu tak punya bagian atau hak dan tidak akan diingat di Yerusalem!”” Nehemia 2:19-20

Orang tua yang ada di sini, disiplin anak-anakmu, bukan karena emosi tetapi guna merebut mereka dari kehancuran. Jika ada anak-anakmu yang rusak, janganlah mengusir & meninggalkan mereka, justru sebaliknya berdoalah untuk mereka. Tuhan mengerjakan hal yang luar biasa dalam hidup saudara supaya menjadi suatu kesaksian yang besar. “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.” Kejadian 2:24

Seorang laki-laki di sini dapat menggambarkan Tuhan Yesus, dan dia adalah figur Bapa yang sempurna. Mungkin kita mempunya orang tua yang tidak baik, tapi lihatlah kepada Yesus, Bapa yang sempurna sebab tidak ada ayah di dunia ini yang dapat memenuhi kebutuhan anak-anaknya seluruhnya.

The greatest thing a man can achieve is to have God & love your family.

“yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.” 1 Petrus 3:20

Nuh berkotbah begitu lama dan tidak ada orang yang bertobat dan diselamatkan selain dari keluarganya sendiri. Nuh tidak pernah menyerah, dia memastikan agar keluarganya diselamatkan. Nuh tidak akan masuk ke dalam bahtera sebelum semua keluarganya masuk ke dalam bahtera.

Today, just like Noah fight for your family!

“Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: “Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.” Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.” Ayub 1:5

Menikmati hidup itu sangat boleh, tetapi jangan berdosa dalam menikmati hidup. Para orang tua lakukanlah seperti apa yang Ayub lakukan kepada anak-anaknya, lindungi mereka, dan berdoa terus bagi mereka. Anak-anak, berdoa terus juga bagi orang tuamu.

Rise up and fight for the principles of God! Fight for your family & fight the good fight of faith.

Tags:
No Comments

Post A Comment