Tuhan Membedakan Orang Benar

“Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.” Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia. Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.” (Maleakhi 3:16-18)

Tahukah saudara bahwa Tuhan membuat perbedaan antara orang yang takut akan Dia dan orang yang di luar Tuhan? Mungkin banyak dari kita kurang percaya akan hal ini, buktinya kita banyak mengalami masalah dan bahkan kekalahkan di dalam hidup. Bahkan kelihatannya orang-orang yang tidak mengenal Tuhan malah jauh lebih sukses dalam hidupnya.

Ketahuilah bahwa Tuhan adalah sutradara hidup kita; saat ini mungkin kita boleh mengalami masalah, dan bahkan kekalahan, tetapi Tuhan memastikan bahwa pada akhirnya kita akan menang.

Ibadah kepada Tuhan tidaklah akan sia-sia! Kita memang tidak bebas dari masalah, namun Tuhan sendiri akan memberi jalan keluar dan membebaskan kita.

Ada beberapa perbedaan-perbedaan antara orang benar dan orang yang tidak benar di hadapan Tuhan:

I. Kebangsaan atau kewarganegaraan Setiap kita mempunyai kewarganegaraan surga. Dan hal itu membuat kita berbeda dengan orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Kita memiliki gaya dan sikap hidup yang berbeda (Kejadian 43:32).

Efesus 2:19 mengatakan bahwa kita adalah bangsa Israel rohani, warga negara kerajaan Allah.

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” (1 Petrus 2: 9, 10)

Sebagai bangsa Israel rohani, kita diberikan beberapa perbedaan sebagai berikut: – Kesehatan (Keluaran 8:22) – Pekerjaan/Bisnis/Nafkah (Keluaran 9:4) – Mengetahui apa yang benar dan salah (Keluaran 10: 22, 23) – Saat ada fitnahan, kita memuji Tuhan dan tidak membalas (Keluaran 11:7)

II. Pekerjaan Kejadian 46:31-34 menceritakan bahwa bangsa Israel umumnya adalah pengembala domba. Setiap kita sebagai bangsa Israel rohani haruslah juga mengembalakan domba. Dan tugas dari seorang gembala adalah memperhatikan domba-dombanya.

III. Korban Orang yang benar berkorban di dalam ibadahnya. Contohnya, orang-orang dunia berlomba-lomba mencari uang sampai menyembahnya, tetapi anak-anak Tuhan mempersembahkan uang. Lalu, orang benar mencari Tuhan terlebih dari segalanya, sedangkan orang di luar Tuhan sibuk mencari pujian dan kehormataan. Bagi kita, segala pujian dan hormat adalah milik Tuhan.

“maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”” (Wahyu 4:10-11)

Sikap di dalam Wahyu 4 ini adalah sikap yang membedakan kita orang benar dengan orang di luar Tuhan.

Biarlah kita senantiasa memberikan hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan!

Tags:
No Comments

Post A Comment