Tuhan Menghajar Orang yang dikasihi-NYA

Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak… Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. Ibr 12:6,11. Seperti seorang ayah mendidik anak-anaknya demikian juga Bapa di surga mendidik kita semua. Bukan untuk menyakiti kita tetapi untuk mendidik kita supaya menjadi dewasa. Tahukah saudara bahwa emas yang murni itu adalah hasil dari pemurnian yang berulang-ulang? Emas itu dibakar sampai emas itu menjadi emas yang murni. Memang hajaran itu sakit, tidak menyenangkan, tetapi hasil akhirnya adalah emas murni! Tuhan mempunyai rencana ilahi bagi setiap kita setelah kita dihajar atau dididik. Mungkin saudara berpikir, “Mengapa aku selalu ditegur dan dihajar oleh Tuhan?” Mungkin engkau tidak sadar bahwa sebenarnya Tuhan sedang mendidik supaya engkau menjadi dewasa. Kita perlu mempunyai sikap yang benar terhadap hajaran dan didikkan Tuhan. Ingat bahwa engkau adalah emas!

Mari kita lihat satu contoh dari kehidupan salah satu murid Yesus, yaitu Petrus. Seorang yang tadinya nelayan sampai menjadi menjadi rasul yang luar biasa.

Petrus adalah seorang yang pemberani, cepat berbicara dan lambat untuk berpikir. Waktu Yesus pertama kali memanggil dia untuk mengikuti Dia, Petrus langsung melemparkan jalanya dan pergi mengikuti Yesus.

Kita semua tahu bahwa Yesus merupakan salah satu murid terdekat Yesus, tetapi dia juga yang paling banyak dikoreksi Yesus. Mari kita lihat bagaimana Yesus mengoreksi Petrus: · Mat 14:31, waktu Tuhan menampakkan diri kepada murid-murid-Nya ditengah laut, mereka semua ketakutan dan hanya Petrus yang menantang Yesus untuk membuat Petrus berjalan diatas air. Waktu Petrus berjalan diatas air, ia begitu bangga pada semua teman-temannya yang ada diperahu. Tetapi waktu angin bertiup, ia mulai takut dan tenggelam, “Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata, “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” Petrus yang tadinya mau ‘beraksi’ didepan murid-murid yang lain, menjadi malu karena dikoreksi Yesus.

· Mat 16:23, Petrus menegor Yesus, waktu Yesus menyatakan bahwa Dia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan disana. Maksudnya adalah untuk menunjukkan betapa ‘rohaninya’ Petrus, tetapi apa yang didapat? “Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku…” Petrus malah dihardik oleh Yesus!

· “Simon, Simon, lihat, iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur… Jawab Petrus: “Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!” Tetapi Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku.” Luk 22:31-34. Petrus dengan ‘mulut besarnya’ ditegur lagi oleh Tuhan. Saudara perhatikan, bahwa Yesus tidak berdoa supaya masalah kita hilang tetapi supaya kita mempunyai iman untuk menghadapinya.

Setelah Petrus menyangkal Yesus dan ayam berkokok tiga kali, alikitab mencatat bahwa ia pergi kerluar dan menangis dengan sedihnya (Luk 22:62). Tuhan membawa Petrus sampai kepada hati yang hancur. Sehingga kesombongannya juga hancur! Kehancuran hati membuat Petrus bisa memandang kepada Yesus.

Sekarang mari kita lihat hasil dari hajaran dan koreksi dari Yesus. Koreksi akan mendatangkan promosi.

Waktu Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus datang kekuburan mencari Yesus (sudah bangkit), maka mereka bertemu malaikat ynag berkata, “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu Ia telah bankit!…Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea…” Mar 16:6-7. Perhatikan disini bahwa Tuhan mulai mempromosikan Petrus. Petrus yang dulunya paling banyak dikoreksi dan ditegor Yesus, sekarang ia mulai diperhitungkan Tuhan! Mulai dipromosi! Ini terjadi setelah Petrus mengalami hancur hati! Selanjutnya kita lihat apa yang terjadi didalam hidup Petrus: Jika saudara baca di Kis 2:14 dan seterusnya, kita temui bahwa gereja pertama lahir melalui kotbah Petrus untuk pertama kalinya. Saat itu juga ada 3000 orang bertobat. Bukan itu saja kita akan lihat pelayanan Petrus yang sangat dinamis. Di Kis 5:12-16, saudara akan temui bagaimana orang berduyun-duyun membawa orang-orang yang sakit keluar, ke jalan raya dan membaringkannya… dan hanya terkena bayangan dari Petrus, mereka semua disembuhkan. Betapa dahsyatnya pelayanan Petrus dan bagaimana Tuhan mempromosikan dia.

Dari kehidupan Petrus ini kita bisa melihat dengan jelas bahwa didalam koreksi, teguran, maupun hajaran, Tuhan mempunyai rencana yang baik untuk kita semua. Ingatlah bahwa Tuhan mendidik dan menghajar orang yang dikasihinya.

Tags:
No Comments

Post A Comment