Tujuan Allah Atas Hidupmu

MASALAH, seringkali membuat kita mundur dari Tuhan, penyebab pertumbuhan rohani kita terhenti atau masalah sering kali menjadi “kambing hitam” untuk kita tidak melayani Tuhan lagi. Dan sebetulnya banyak lagi hal-hal negatif yang terjadi karena seeorang mendapat masalah! Tetapi jika konsep berpikir kita tentang masalah itu benar, maka kita akan tidak akan dikalahkan oleh masalah tetapi kita akan melihat masalah itu sebagai “batu loncatan’ supaya kita menjadi orang yang lebih baik! Konsep berpikir sangatlah penting didalam hidup setiap orang. Konsep berpikir anak-anak Allah haruslah dengan pikiran Kristus.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Yer 29:11. Allah mempunyai rencana atas setiap hidup kita! Dan Dia berkata bahwa rancangan-Nya adalah damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan. Allah tidak pernah memberikan engkau penyakit, kecelakaan! Allah kita adalah Allah ynag berjanji untuk memberikan kepada kita hari depan yang penuh harapan. Jika Allah berencana atas engkau, rencana-Nya tidak datang karena kebetulan atau tidak terencana. Allah membuat rencana dengan tujuan! Dia mempuyai tujuan yang jelas atas setiap hidupmu! “Sebab didalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat dihadapan-Nya.” Ef 1:4. Rancangan-Nya atas setiap hidup kita begitu sempurnanya. Alkitab berkata sebelum dunia dijadikan, Dia sudah memilih engkau!! Sungguh dahsyat Allah kita!!

Panggilan Allah atau pilihan Allah itu sama sekali tidak tergantung apakah engkau orang baik atau jahat! Paulus adalah bukan orang baik. Ia membunuh orang-orang Kristen. “Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya didalam aku, supaya aku memberitakan Dia diantara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia.” Gal 1:15-16. Jika saudara perhatikan hidup dari Paulus, kita akan lihat bahwa jika Allah bekerja atau mengubah….Dia dapat lakukan didalam satu waktu! Waktu Allah menyatakan diri kepada Paulus di jalan menuju Damsyik, Paulus langsung bertobat dan hidupnya langsung berubah.

Allah mempunyai rancangan kepada setiap kita dan rancangan-Nya itu unik dan spesifik! Banyak orang melakukan hal-hal yang sebetulnya mereka tidak dipanggil untuk itu! Banyak orang mencoba menjadi orang lain dan itu berbahaya bagi orang itu sebetulnya! Karena ia tidak menjadi apa yang Tuhan sudah rencanakan buat dia. Orang yang selalu mengkopi orang lain, ia tidak akan pernah menjadi yang terbaik! Allah mau supaya setiap kita hidup didalam kapasitas maksimum kita! Allah rindu melihat engkau memenuhi rencana-Nya dengan maksimal potensi yang Tuhan telah beri bagi kita! Apakah tujuan dari panggilan Allah itu? Tujuannya adalah untuk memuaskan Allah! Kita hanya bisa memuaskan hati Allah dengan caranya Allah, bukan dengan cara kita sendiri!

Saudara yang terkasih, kita tidak dipanggil Allah untuk berperang bagi Allah, tetapi kita dipanggil untuk dipakai oleh Allah didalam peperangan-Nya! Jika kita berperang bersama dengan Allah dengan kekuatan Allah, maka kita pasti memenangkan peperangan itu! Tahukah saudara bahwa mujisat yang besar memerlukan masalah yang besar? “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” 1Kor 10:13.

Jadi marilah kita menyadari bahwa hidup kita yang kita hidupi sekarang ini, bukanlah hidup tanpa arti dan tujuan tetapi justru hidup yang penuh arti karena Allah telah membuat rencana atas hidup kita jauh sebelum kita lahir dan rencana-Nya itu adalah masa depan yang penuh damai sejahtera dan harapan!! Halelluyah!

Tags:
No Comments

Post A Comment