Wanita bijak yang berhikmat

“Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri.” Amsal 14:1

Pada Hari Ibu ini marilah kita bersama-sama belajar tentang wanita dan apa yang firman Tuhan katakan dalam hal ini. Wanita, tidaklah hanya berbicara soal jenis kelamin, tetapi juga gereja Tuhan yang digambarkan di dalam firman Tuhan sebagai mempelai wanita, dan Tuhan Yesus sebagai mempelai gereja-Nya.

Ayat di atas tidak hanya berbicara soal di dalam berumah tangga, tetapi juga soal gereja. Wanita yang bijak akan membangun rumah Tuhan di dalam hidupnya!

“Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat” (Amsal 24:5A)

“”Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.” (Matius 7:24-25)

Sesuai dengan firman Tuhan, wanita yang bijak adalah wanita yang membangun kehidupannya di atas dasar ketaatan kepada firman Tuhan.

Berikut adalah karakteristik dari wanita bijak:

1. Mencintai firman Tuhan “Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.” (Lukas 1:38)

Contohnya: Maria ibu Yesus dan juga Maria saudara Lazarus (Lukas 10:38-42).

2. Suka berdoa “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita” (Efesus 3:20)

Contohnya: Ratu Ester dan Hanna

3. Beriman “Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.” (2 Timotius 1:5)

Contohnya: Eunike dan Lois

4. Bertanggung Jawab Ukuran kedewasaan seseorang itu dinilai dari tanggung jawab yang diambil nya.

Apakah penghalang-penghalang untuk menjadi wanita yang bijak?

1. Tidak mengetahui identitas sebagai wanita dihadapan Tuhan “Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.” (1 Petrus 3:7)

Jika seorang wanita tidak mengetahui identitasnya di hadapan Tuhan maka ia cenderung akan menjadi rencah diri (minder), suka membandingkan diri dengan orang lain, menghakimi orang lain yang mempunyai kelebihan, dan juga tidak memiliki kepercayaan diri.

2. Berpusat pada hal-hal lahiriah Wanita yang berpusat pada hal-hal lahiriah adalah mereka yang mempunyai perhatian yang berlebihan terhadap penampilan luar. Mereka sangat bergantung pada barang-barang yang bermerek dan gagal mengembangkan kecantikan batiniah. Selain dari pada itu, wanita yang seperti ini suka berbicara untuk menarik perhatian orang lain.

3. Hidup dalam kesia-siaan Tanda dari pada wanita yang hidup di dalam kesia-siaan adalah mereka cenderung tidak puas dengan apapun juga, suka gosip dan suka mengasihani diri sendiri.

Tags:
No Comments

Post A Comment