Dipimpin Roh – Jun 11

By Ps. Samuel Yusuf

 

Roh = Spirit (Inggris) = Spiritus (Latin) = Ruah (Ibrani) = to breathe; to smell.

Pneo = Pneuma (Yunani) = to blow; breath

“Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh” Yohanes 3:8

“Pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menya-takan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.”

2 Tesalonika 2:8

Untuk mengerti kehidupan yang dipimpin oleh Roh, mari kita telaah apa itu spirit/ roh manusia dan siapakah Roh Allah. Spirit/roh ialah bagian dari Tuhan dan makhluk ciptaan lainnya yang sejenis dengan manusia namun tidak nampak dengan dimensi mata manusia biasa.

Manusia sendiri terdiri dari tiga dimensi yaitu tubuh, jiwa dan roh.

“Semoga Allah damai sejah-tera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat…” 1 Tesalonika 5:23

“Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum;… ” Ibrani 4:12.

Kematian manusia adalah perpisahan antara tubuh dan roh (Yakobus 2:26). Roh manusia hidup kekal sehingga pada waktu mati rohnya akan kembali kepada Sang Pencipta, Tuhan semesta alam (Lukas 23:46, Mazmur 32:5, Pengkotbah 12:7).

Di dalam Alkitab inggris terjemahan NRSV (New Revised Standard Version) , Roh Allah yang adalah Roh Kudus di-jelaskan sebagai “Pneuma Huiothesias” – spirit of adop-tion (roh adopsi). Sedangkan di dalam terjemahan NIV (New International Version), digunakan istilah the spirit of sonship (roh keputraan). Tuhan memberikan Roh Kudus kepada kita untuk datang dan tinggal di dalam roh kita dan memberikan “…roh yang membangkitkan kekuatan, ka-sih dan ketertiban.” (2 Timotius 1:7).

Beberapa contoh orang yang dipimpin oleh Roh dan melakukan hal-hal yang besar adalah:

1. Bezaleel – membangun kemah suci. “Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan” Keluaran 31:3

2. Otniel – menghakimi bangsa Israel. “Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang Israel…” Hakim-hakim 3:10

3. Simson – memiliki kekuatan supranatural. “Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing tanpa apa-apa di tangannya…” Hakim-hakim 14:6

4. Yusuf – memiliki hikmat dan pengetahuan. “Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?”” Kejadian 41:38

5. Saul – menjadi manusia lain “Maka Roh TUHAN akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama dengan mereka dan berubah menjadi manusia lain.” 1 Samuel 10:6

Dalam perjanjian baru, kita sering diajarkan bahwa karya Roh Kudus hanya bekerja setelah pencurahan Roh Kudus yang pertama di atas kamar loteng di hari Pentakosta. Tetapi sebenarnya Roh Kudus sudah bekerja sejak perjanjian lama, seperti yang sudah kita bahas di atas. Sesungguhnya di dalam perjanjian baru, karya Roh Kudus tidak bisa dipisahkan dengan apa yang Tuhan Yesus telah lakukan semasa Dia hidup sebagai manusia yang berjalan di atas muka bumi. Pada awal pelayanan Yesus, Yohanes pembaptis pun mengatakan bahwa “Dia akan membaptis engkau dengan Roh Kudus dan api” (Matius 3:11).

Lalu pada akhir menjelang Dia disalibkan, Dia berkata:

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diriNya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarNya itulah yang dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari padaKu. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari padaKu”. Yohanes 16:13-15.

Jadi, karya dan manifestasi dari Roh Kudus ialah merupakan hasil karya hubungan langsung dengan Yesus Kristus, yang juga kita kenal sebagai Mesias. Karena, Roh Kudus itu adalah Roh Yesus Kristus sendiri. Bahkan waktu Tuhan Yesus berjalan di atas muka bumi dan menyembuhkan orang sakit, melepaskan yang terikat, mengusir setan dan membangkitkan orang mati, itu semua juga dengan kuasa dari Roh Kudus (Kisah 10:38).

Hidup dipimpin Roh, bukan hanya sekedar berdoa dalam bahasa Roh, akan tetapi menghasilkan karya-karya terbaik yang disebut buah roh. Menyembah Tuhan bukan hanya sekedar bernyanyi dan mengangkat tangan di dalam sebuah ibadah di gereja, tetapi segala sesuatu yang kita kerjakan harus dengan segenap hati seperti kita melakukannya untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23).

Segala sesuatu yang kita kerjakan di dalam dunia (belajar, kerja, pacaran, menikah, bisnis, pelayanan) lakukanlah di dalam nama Yesus dan mengucap syukurlah (Kolose 3:17). Itulah hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus, semuanya haruslah kita lakukan untuk kemuliaan Tuhan (1 Kor 10:31). Maka kita akan menjadi penyembah-penyembah yang benar, yang menyembah Bapa di Surga dalam Roh dan kebenaran (Yohanes 4:23).

Jadi, hidup dipimpin oleh Roh bukanlah sebuah kehidupan agamawi. Tetapi sebuah kehidupan yang dimulai dari Roh yang diperbaharui, yang terus memancar ke jiwa, sehingga pikiran, perasaan, dan keinginan kita seluruhnya hanya bagi Kristus. Hal ini akan diwujudkan melalui karya nyata oleh tubuh kita dalam setiap perbuatan kita setiap saat. Mari kita belajar untuk hidup dipimpin Roh setiap Hari. Amin.

Tags:
,
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.