Love finds a way – Apr 12

By: Ps. Samuel Yusuf

 

Yohanes 14:6 – Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada BapaKu, kalau tidak melalui Aku.’

 

Ayat ini sering dijadikan sebagai bahasa perdebatan oleh kalangan-kalangan lain dan dianggap sebagai suatu pernyataan yang sangat egois dan terlalu sombong, karena hanya orang yang percaya kepada Tuhan Yesus lah yang akan masuk ke dalam Surga.  Jika kita memiliki sebuah Istana yang sangat megah dan indah, tentu saja sebagai pemilik yang sah, kitalah yang akan menentukan siapa yang akan kita undang dan ijinkan masuk, menikmati kemegahan dan keindahan bangunan, arsitek, taman dan lain sebagainya. Tidak sembarangan orang kita ijinkan masuk.  Apakah ini terlalu egois?  Atau sombong?  Tentu saja tidak!

 

Menurut saya ayat di atas bukan cuma sekedar kalau kita mati di dunia ini dan akan hidup di dalam kekekalan sorgawi, tetapi juga berbicara mengenai kita sebagai anak-anak Tuhan yang akan menikmati semua fasilitas dan kehebatan yang dimiliki oleh Bapa kita yang pemilik dan pencipta seluruh alam semesta dengan semua yang ada di dalamnya.

 

Dalam konteks kasih yang membuat kita menemukan jalan kepada Bapa, sebenarnya kita sudah diberikan cara lain untuk menemukan jalan ini yaitu dengan Hukum Taurat.  Namun tidak ada yang mampu melaksanakan semua Hukum Taurat dengan sempurna, sebaliknya manusia hanya sebatas mengerti dosa dan pelanggaran. Sehingga Tuhan mengutus anakNya sendiri untuk menggenapi semua hukum Taurat atas nama manusia dan akhirnya, hanya melalui Yesus sajalah semua manusia bisa bertemu Bapa Surgawi.

 

YOHANES 3:16 berkata: ‘Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal’.

 

Bapa Sorgawi mengasihi kita dengan luar biasa dan tidak mau berpisah dengan kita. Karena itulah saat kita terpisah dengan Dia karena dosa Adam, dengan segala daya Bapa membuat jalan untuk memulihkan hubungan itu kembali. Walaupun hal itu berarti mengorbankan AnakNya yang tunggal. Bapa berketetapan untuk melakukannya dengan dasar kasih.  Bapa Sorgawi pernah menurunkan hukum Taurat untuk membuat manusia kembali padaNya, tetapi ternyata tidak satu orang pun yang berhasil menggenapi semua hukum Taurat itu.  ‘Sebelum Iman itu datang kita berada di bawah pengawalan Hukum Taurat, dan dikurung sampai Iman itu telah dinyatakan.  Jadi Hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita di benarkan karena Iman’. (Galatia 3:23-24)

 

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman di dalam Yesus Kristus.  Karena kamu semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.  Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena semua adalah satu di dalam Kristus.  Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.’ (Galatia 3:26-29)

 

Jadi tidak ada satu manusia yang sanggup dan bisa menggenapi hukum Taurat dan hanya Tuhan Yesus saja yang bisa melakukannya maka tidak berlebihan kalau Kisah Rasul 4:12 berkata:’Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia (Yesus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang di berikan kepada manusia yang olehNya kita dapat diselamatkan.’

 

Dan karena ketaatanNya kepada BapaNya maka Tuhan Yesus rela dengan kemauannya sendiri menjadi sama dengan manusia yang Dia ciptakan, “…dan dalam keadaannya sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama diatas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada dibawah bumi, dan segala lidah mengaku:’Yesus Kristus adalah Tuhan’. Bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Filipi 2:8-11)

 

Tidak ada nama lain selain nama Yesus; dan tidak ada jalan lain selain di dalam Yesus. Kita tidak memliki pilihan lain selain menjadi anakNya dan mengikuti semua jalan-jalanNya. Dan olehNya, kita tidak hanya akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga yang kekal, tetapi juga berkuasa di atas muka bumi.

 

Amin.

Tags:
,
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.