Discipline your mind

DISIPLIN DALAM KEHIDUPAN DIMULAI DENGAN DISIPLIN DALAM PIKIRAN YANG SUDAH DIBAHARUI OLEH FIRMAN TUHAN!

2 CORINTHIANS 10:3-5:

[3] For though we walk in the flesh, we are not waging war according to the flesh. 

[4] For the weapons of our warfare are not of the flesh but have divine power to destroy strongholds. 

[5] We destroy arguments and every lofty opinion raised against the knowledge of God, and take every thought captive to obey Christ,

2 KORINTUS 10:3-5:

  1. Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, 
  2. karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. 
  3. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

Sebagai anak-anak Tuhan yang sudah ditebus oleh darah Yesus, kita harus mengerti Firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab; tapi pada kenyataanya sedikit sekali orang kristen yang rajin membaca Alkitab dengan teratur, dan lebih sedikit lagi orang Kristen yang hidupnya didasari dengan pengertian dari Firman Tuhan, sehingga banyak sekali orang Kristen yang dengan mudah diombang-ambingkan oleh beragam pengajaran yang salah dari berbagai sumber sosial media dan bahkan dari mimbar gereja yang sama sekali tidak sejalan dengan apa yang tertulis dalam Alkitab.

Kalau kita percaya bahwa Alkitab adalah nafas kehidupan semua orang percaya maka kita harus selalu menghirup Firman Tuhan sebagai sumber kekuatan satu-satu nya yang kita andalkan.

Kita harus menjadikan Alkitab sebagai prioritas utama dan sumber kehidupan kita dalam segala aspek kehidupan kita.

Kita harus MEMBACA ALKITAB!

Kita harus MERENUNGKAN ALKITAB!

Kita harus MENGHAPAL ALKITAB!

Kita harus MELAKUKAN ISI ALKITAB!

Tidak ada lagi pernyataan yang berkata “SAYA SANGAT SIBUK BEKERJA/BELAJAR/BISNIS sehingga tidak punya waktu untuk baca Alkitab”. 

Kita akan selalu punya waktu untuk sesuatu yang penting dan berguna buat kita, jadi waktu kita tidak punya waktu untuk baca Alkitab Itu sudah menunjukan sikap kita yang menganggap Alkitab tidak penting bagi kita.

Kita wajib untuk membaca Alkitab, mengusai isi Alkitab dengan benar dan berdasarkan Itu maka kita bisa membangun hubungan yang intim dengan Tuhan dan tentu saja oleh pertolongan kuasa Roh Kudus. 

Kita harus bisa mematahkan setiap siasat musuh kita yaitu iblis dengan mengusai dan mentaati Firman Tuhan atau Alkitab dengan benar dan murni. 

DISIPLIN PRIBADI ADALAH SEBUAH KEPUTUSAN UNTUK KITA BISA HIDUP DENGAN STANDARD KEBENARAN FIRMAN TUHAN.

HIDUP DENGAN DISIPLIN PRIBADI DIMULAI DENGAN MENGUASAI DIRI.

PENGUASAAN DIRI YANG  DILAKUKAN DENGAN TRAINING ADALAH KATA KUNCI UNTUK HIDUP DISIPLIN

TRAINING IS DOING THING REPEATEDLY UNTIL YOU ARE SKILFULLY 

I. PERGUMULAN UNTUK HIDUP DISIPLIN

GALATIA 5:16-18:

  1. Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 
  2. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging–karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. 
  3. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

UNTUK HIDUP DISIPLIN BERDASARKAN FIRMAN TUHAN PASTI AKAN MELEWATI FASE PERGUMULAN MELAWAN KEINGINAN DAGING, DAN SANGAT MUNGKIN KITA BISA JATUH ATAU GAGAL. JANGAN MENYERAH! BANGUN! BERJALAN LAGI!

II. BERKAT DARI DISIPLIN DALAM HIDUP

1 KORINTUS 9:25-27:

  1. Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 
  2. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 
  3. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Waktu kita melakukan disiplin rohani, maka disiplin jasmani akan mengikutinya sehingga kita akan memperhatikan sikap, perkataan dan perbuatan untuk disesuaikan dengan Firman Tuhan. 

“WE WALK WHAT WE TALK, AND WE TALK WHAT WE WALK”

III. MEMBANGUN KEHIDUPAN DISIPLIN PRIBADI

A. BISA NENERIMA KETIDAK PUASAN

MATIUS 5:6:

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Hunger and thirsty are conditions of dissatisfaction of our body, accept it, embrace it and God will satisfy it 

Pada waktu kita dalam keadaan selalu kurang, Itu pertanda kita serakah dan tidak bersyukur 

Pada waktu kita selalu merasa penuh dan tidak pernah nerasakan keadaan kurang, maka kita akan jatuh kedalam jebakan passive dan berada dalam comfort zone, dan ini adalah musuh pertumbuhan 

B. WASPADA PADA APA YANG BAIK

THE ENEMY OF THE BEST IS NOT THE BAD, BUT THE GOOD ONES

Bandingkan keadaan kita Sekarang bukan dengan keadaan orang lain tapi dengan purpose dan destiny yang Tuhan sudah tetapkan didalam hidup kita, maka kita akan selalu berada dalam proses untuk terus berjalan untuk sampai pada tujuan Tuhan, untuk Itu maka kita harus berlatih 

C. MULAI UNTUK BERLATIH

WE CAN ONLY WORKING OUT WHAT EVER GOD HAD WORKING IN IN OUR LIFE!

1 TIMOTIUS 4:6-8:

  1. Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini. 
  2. Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. 
  3. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

D. KUASAI ATAU PERINTAH TUBUH KITA

1 KORINTUS 9:24-27:

  1. Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? 
  2. Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 
  3. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 
  4. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

E. ARAHKAN PANDANGAN PADA SASARAN DIDEPAN

IBRANI 12:1-3:

  1. Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 
  2. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. 
  3. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

JANGAN MUDAH KECEWA LALU

MENJADI LELAH, DAN JANGAN PERNAH MENYERAH!

IBRANI 12:4-6:

  1. Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah. 
  2. Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; 
  3. karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

F. TEMUKAN KEHIDUPAN MERDEKA DALAM DISIPLIN PRIBADI

Kita Gagal dalam disiplin pribadi karena kita berpikir hidup disiplin itu suatu beban, ikatan yang tidak nyaman, karena daging kita selalu mencari yang gampang dan nyaman, tetapi kebenaranya adalah waktu kita mendisiplinkan hidup kita dengan kebenaran Firman Tuhan maka kita akan meremukan kepuasan sejati seperti ikan dilepaskan di sungai yang jernih mengalir, atau seperti burung dilepaskan dari sangakar dan terbang diudara langit yang biru. 

ROMA 8:14-18:

  1. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 
  2. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. 
  3. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 
  4. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. 
  5. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Amin.
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.