Kasih Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kita

“TIDAK TERGANTUNG PADA KEADAAN HIDUP KITA YANG SEDANG TERJADI SEKARANG INI, KEHANCURAN MAUPUN KESUKSESAN BESAR DIMASA LALU, DAN KETIDAK TAHUAN TENTANG MASA DEPAN, KASIH DAN PENYERTAAN TUHAN KEPADA KITA TIDAK AKAN BERUBAH DAN TIDAK PERNAH BERKESUDAHAN

ROMA 8:35-39:

  1. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 
  2. Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan.” 
  3. Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. 
  4. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, 
  5. baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Menurut rasul Paulus dalam ayat-ayat diatas ada 7 Ancaman kesulitan yang mungkin dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan, yang walaupun pada kenyataanya tidak akan ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Tuhan. 

Romans 8:35:

[35] Who shall separate us from the love of Christ? Shall tribulation, or distress, or persecution, or famine, or nakedness, or danger, or sword? 

ROMA 8:35:

Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

  1. Tribulation = PENINDASAN 
  2. Distress = KESESAKAN
  3. Persecution = PENGANIAYAAN
  4. Famine = KELAPARAN
  5. Nakedness = KETELANJANGAN
  6. Danger = MARA BAHAYA
  7. Sword = PEDANG

Tidak ada siapapun, keadaan apapun, kuasa apapun termasuk maut dan anti kris yang dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan. 

Pengalaman Penderitaan rasul Paulus:

2 KORINTUS 11:21-30:

  1. Dengan sangat malu aku harus mengakui, bahwa dalam hal semacam itu kami terlalu lemah. Tetapi jika orang-orang lain berani membanggakan sesuatu, maka akupun–aku berkata dalam kebodohan–berani juga! 
  2. Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga orang Ibrani! Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham! 
  3. Apakah mereka pelayan Kristus?–aku berkata seperti orang gila–aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. 
  4. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, 
  5. tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. 
  6. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. 
  7. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian, 
  8. dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat. 
  9. Jika ada orang merasa lemah, tidakkah aku turut merasa lemah? Jika ada orang tersandung, tidakkah hatiku hancur oleh dukacita? 
  10. Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.

Rasul Paulus menuliskan ayat diatas bukanlah sebuah teori dan hanya pemanis mulut untuk pencitraan, tapi apa yang Paulus tuliskan adalah pengalaman hidup yang sebenarnya terjadi dalam hidupnya setelah dia menjadi seorang rasul Tuhan Yesus Kristus. Paulus menuliskan dengan jujur hal-hal yang membanggakan dan juga hal-hal penderitaan yang sangat berbahaya, sampai mempertaruhkan nyawanya. 

Perbandingan Kontradiksi yang ekstrim:

I. NOT THE CRISIS OF DEATH NOR THE CALAMITIES OF LIFE

Ancaman dari krisis KEMATIAN maupun MALAPETAKA dalam kehidupan 

ROMA 8:38:

Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

1 KORINTUS 15:54-58:

  1. Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: Maut telah ditelan dalam kemenangan. 
  2. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” 
  3. Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. 
  4. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. 
  5. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Pada waktu sangkakala berbunyi dan Tuhan Yesus menjemput kita di awan-awan, kita (anak-anak Tuhan) yang masih hidup dalam fisik yang fana, dalam sekejap mata akan mengalami keajaiban yang disebut RAPTURE; yaitu perubahan fisik yang sangat ajaib, yang merubah tubuh kita yang fana menjadi tubuh kemuliaan seperti tubuh Tuhan Yesus sesudah bangkit dari kematian, lalu terangkat naik ke Sorga tanpa melalui proses KEMATIAN FISIK terlebih dahulu. 

Inilah KASIH dan KUASA TUHAN yang mengalahkan KUASA DOSA dan KUASA MAUT

Kepada anak rohaninya yang bernama Timotius, rasul Paulus menulis:

2 TIMOTIUS 1:8-12:

  1. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah. 
  2. Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman 
  3. dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. 
  4. Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru. 
  5. Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

Bahwa dalam panggilan untuk menjadi anak-anak Tuhan dan hidup bersama Tuhan, dan berhasil mengalahkan maut, kita pasti akan mengalami banyak tekanan dan penganiayaan yang ditujukan kepada iman kita, tetapi kita tidak pernah menghadapinya sendirian, karena ada kasih dan kuasa serta anugerah Tuhan Yesus yang selalu bersama kita

IBRANI 2:14-18:

  1. Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, 
  2. yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. 
  3. Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani. 
  4. Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. 
  5. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

II. NOT THE INTERVENTION OF ANGELS NOR THE INTRUSION OF DEMONS

Ancaman dari alam roh, baik dari malaekat maupun dari iblis, setan dan para anak buah nya. 

ROMA 8:38:

Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

Tuhan berjanji untuk selalu menjaga kita dari semua pekerjaan buruk dari dunia roh

Ancaman yang berasal dari dunia roh:

  1. Dari MALAEKAT. Yaitu berkat dan karunia-karunia rohani yang Tuhan berikan kepada kita anak-anak Nya untuk dipakai sebagai alat untuk membesarkan dan memuliakan Tuhan Yesus; tetapi bisa disalahgunakan oleh manusia untuk mencapai ambisi serakah mereka 

MATIUS 7:21-23:

  1. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 
  2. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 
  3. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Berkat atau karunia rohani yang berasal dari Roh Kudus, dan pekerjaan ajaib para malaekat bisa menjadi ancaman untuk membuat kita terlena dan mempergunakan Tuhan untuk kepentingan kita, bukan untuk memuliakan nama Tuhan 

  1. Dari ROH-ROH JAHAT. Ancaman ini termasuk bentuk ilmu hitam seperti sihir, tenung, santet, kutukan-kutukan dan semua bentuk okultisme dan penyembahan berhala, juga termasuk ancaman dari sekte penyembah setan

BILANGAN 23:23:

sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah:

YESAYA 54:17:

Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba TUHAN dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman TUHAN.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.