The Kingdom of Heaven

Di dalam Matius 13:1-13 tercatat bahwa Tuhan Yesus memberikan perumpamaan kepada orang banyak dan mereka tidak mengerti artinya, hanya kepada murid-murid-Nya saja Ia menjelaskan arti dari perumpamaan tersebut.

“Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?” Jawab Yesus: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.” Matius 13:10-11

Kepada murid-murid diberitahukan rahasia Kerajaan Surga.

“Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.” Matius 13:19

Jangan sampai kita mendengar dan tidak mengerti sebab iblis sudah mencurinya.

Apa sebenarnya Kerajaan Surga itu?

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.” Matius 13:44-46

Kita sebagai anak-anak Tuhan sudah mendapatkan harta yang terpendam dan mutiara yang sangat berharga seperti kedua perumpamaan di atas. Perhatikan bahwa kita harus menjual segala milik kita untuk dapat menikmati Kerajaan Surga. Banyak dari kita yang mau menikmati Kerajaan Surga tetapi tidak mau menjual seluruh miliknya. Syarat untuk masuk Kerajaan Surga adalah melepaskan seluruh kepemilikan kita.

“Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.” Lukas 14:33

“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”” Matius 6:31-34

Carilah dahulu Kerajaan Tuhan dan kebenarannya. Banyak kita yang masuk ke dalam Kerajaan Tuhan tetapi tidak mau hidup dalam kebenarannya. Apakah kebenaran Firman Tuhan itu? Kita harus melepaskan segala kepemilikkan kita. Ini bukan berarti kita tidak boleh menikmati apa yang baik dalam hidup kita.

Firman Tuhan berkata bahwa segalanya akan ditambahkan kepada kita setelah kita mendapatkan Kerajaan Tuhan dan hidup dalam kebenarannya.

Lepaskanlah segala kepemilikkan kita; bukan hanya harta benda tetapi juga harga diri, kehebatan, keluarga dan taruh semuanya di bawah kaki Tuhan.

Rahasia untuk menikmati hidup dan berkat adalah menyalurkan berkat yang sudah kita terima.

“Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.” Kejadian 1:26-29

Kita diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan. Artinya citra dari pada Tuhan itu ada di dalam setiap kita!

“Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam… Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.” Kejadian 1:31; 2:2

Tuhan berhenti pada hari ke-tujuh, hari ini adalah hari pertama bagi Adam, dan langsung Adam masuk dalam “rest” dan menikmati segala yang sudah Tuhan buat.

“Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.” Kejadian 2:10-13

Segala yang ada di dalam taman Eden dinikmati oleh Adam. Hidup di dalam Kerajaan Surga bukan lagi soal memiliki tetapi menikmati apa yang menjadi milik Tuhan. Untuk itu lepaskanlah segala kepemilikkanmu.

“Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.” Matius 19:27-29

Tags:
No Comments

Post A Comment