Keyakinan di dalam Allah yang sangat setia

FILIPI 4:11-13:

  1. Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. 
  2. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. 
  3. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

This is one of the verses that is often used out of context. Christians often use this verse to say that God will give them the ability to pursue their dreams. But that’s not what Paul is saying. If we read in context,

Paul is saying,

 “I’ve been through many difficulties in life. I have experienced poverty. I know what it means to sleep in a cold, concrete dungeon. I know what it feels like to be in need. I went through many hardships. But I also know what it means to have plenty. In whatever situation, I have learned to be content. I can do all things through Christ who strengthens me.”

Paul is saying that Christ is enough for him no matter what.

You can’t touch a man like Paul. 

If you threatened to kill him, to die is gain. 

If you were going to leave him alone, to live is Christ. 

If you beat him to get him to stop preaching the gospel, he wouldn’t count the present suffering as worthy to be compared to the future glory. 

If you put him in prison, he would sing and convert all the guards. 

Paul is a free man. He knows God is with him and strengthens him in all situations. 

This is the secret to his confidence. 

His confidence is not in himself but in God (Godfidence). 

And this is only possible when we know the price that Christ has paid to make us his. Our confidence is rooted in the wonderful truth of the gospel, that we belong to Christ and he is with us in every season of life.

 

Kesetiaan adalah sebuah karakter yang dihasilkan dari buah kehidupan didalam iman kepada Tuhan Yesus Kristus, atau bisa disebut sebagai Buah Roh.

Kata KESETIAAN atau FAITHFULNESS berasal dari dua kata:

FAITH yang berarti IMAN

FULNESS yang berarti PENUH, MELIMPAH.

FAITHFULNESS berarti SEORANG YANG HIDUPNYA PENUH DENGAN IMAN SEHINGGA DIA BISA SETIA. 

Tuhan kita adalah Pribadi yang sangat setia kepada FIRMANYA, kepada KEPRIBADIAN NYA, kepada seluruh CIPTAANYA, kepada seluruh RENCANA dan semua NUBUATAN NYA, dan semua kesetiaannya dirangkum menjadi satu pribadi yang tidak mungkin bisa berubah dari kekal sampai kekal, yaitu Tuhan Yesus Kristus!

KOLOSE 1:15-17:

  1. Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, 
  2. karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. 
  3. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

KESETIAAN TUHAN DINYATAKAN DENGAN DIA BERBUAT SANGAT SETIA KEPADA FIRMAN NYA, RENCANA dan NUBUATAN NYA, SERTA KEPADA SELURUH YANG DIA  SUDAH CIPTAKAN, DAN KESETIAAN YANG SEPERTI INI SUDAH DIRANGKUM MENJADI SATU DIDALAM TUBUH DAN KEHIDUPAN TUHAN YESUS!

MAZMUR  89:1-2:

(89-2) Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun. 

(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

KASIH SETIA TUHAN BERLAKU SELAMA-LAMANYA ATAU ABADI, DAN TIDAK AKAN BERUBAH WALAUPUN MUSIM DAN CUACA, KEADAAN EKONOMI, KEADAAN POLITIK, BERUBAH SILIH BERGANTI!

KEJADIAN 8:22:

Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

MESKIPUN KEADAAN DIDUNIA INI SELALU BERUBAH DAN MUSIM BERGANTI TAPI KASIH SETIA TUHAN TETAP TIDAK BERUBAH UNTUK SELAMA-LAMANYA!

YESAYA 11:5:

Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

BILANGAN 23:19:

Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?

MAZMUR 119:90:

Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.

RATAPAN 3:22-23:

  1. Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 
  2. selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Kata KESETIAAN disini dalam bahasa Inggrisnya FAITHFULNESS.

Faithfulness = ’emûnâ; or emunah (HEBREW) = literally firmness; faith(-ful, -ly, -ness, (man)

Translate to english : Amen or so be it : jadilah seperti itu = AMIN

2 KORINTUS 1:20:

Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.

5 Dampak KESETIAAN TUHAN BAGI HIDUP KITA:

I. KESETIAAN TUHAN MENGUSIR KEKUATIRAN

Sebagai manusia yang sudah jatuh dalam dosa, semua keadaan hidup kita menjadi rapuh dan punya kecenderungan untuk berpikir banyak dan menjadi kuatir dalam banyak hal yang diluar jangkauan kemampuan kita untuk kita bisa menguasai nya. Bahkan yang sudah hidup dalam iman kepada Tuhan Yesus juga kita masih terus bergumul untuk menang dari rasa kuatir 

IBRANI 10:22-23:

  1. Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. 
  2. Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

WAHYU 1:5:

dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya–

Pada bagian paling akhir dari kitab wahyu, Tuhan menuliskan dirinya sebagai yang SETIA dan BENAR,

WAHYU 22:6:

Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini tepat dan benar,dan Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi.”

Revelation 22:6(ESV):

[6] And he said to me, “These words are trustworthy and true. And the Lord, the God of the spirits of the prophets, has sent his angel to show his servants what must soon take place.”

MAZMUR 119:89-90:

  1. Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga. 
  2. Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.

II. KESETIAAN TUHAN MENJANJIKAN JAWABAN 

MAZMUR 143:1:

Mazmur Daud. Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu!

YEREMIA 33:3:

Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Kita sangat bisa punya keberaniaan dan keyakinan untuk percaya bahwa apabila kita berseru kepada Tuhan untuk segala macam pergumulan hidup kira maka Dia pasti menjawab!

III. KESETIAAN TUHAN MELINDUNGI KITA DARI YANG JAHAT

MATIUS 6:13:

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Selain menjagai kita dari yang jahat, juga Tuhan memberikan perlindungan yang sempurna bagi hidup kita agar semua rencana dan kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam hidup kita.

2 TESALONIKA 3:1-3:

  1. Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu, 
  2. dan supaya kami terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan semua orang beroleh iman. 
  3. Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.

IV. KESETIAAN TUHAN MEMBUAT KITA MEMUJI DIA

MAZMUR  89:1-2:

(89-2) Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun. 

(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

Karena kasih setia Tuhan yang Dia limpahkan kepada kita begitu luar biasa sehingga kita tidak bisa lagi untuk berdiam diri saja, tapi ada suatu dorongan kuat dari dalam kita untuk memuji dan membesarkan Nama Tuhan Yesus Kristus baik lewat perkataan maupun perbuatan kita setiap hari. 

MAZMUR 89:5:

(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

MAZMUR 89:8:

(89-9) Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau? Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu.

Didalam ruangan ibadah juga kita akan sangat mudah untuk menyanyikan lagu-lagu pujian dan penyembahan dengan expresi yang penuh syukur dan pengagungan tanpa disuruh atau dipaksa-paksa oleh pemimpin pujian 

MAZMUR 71:22:

Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.

MAZMUR 92:1-2:

(92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi, 

(92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

V. KESETIAAN TUHAN MENYEDIAKAN PENGHIBURAN DAN KEKUATAN

Nabi Yeremia menuliskan sebuah kitab yang penuh dengan keluhan, ratapan dan kedukaan serta tangisan yang kita kenal dengan kitab RATAPAN.

Nabi Yeremia juga dikenal sebagai Weeping Prophet atau Nabi yang penuh Ratapan

RATAPAN 3:16-18:

  1. Ia meremukkan gigi-gigiku dengan memberi aku makan kerikil; Ia menekan aku ke dalam debu. 
  2. Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan. 
  3. Sangkaku: hilang lenyaplah kemasyhuranku dan harapanku kepada TUHAN.

Ayat-ayat ini adalah isi ratapan dan keluhan Yeremia tentang keadaan sengsara bangsa Israel.

Yeremia meratapi keadaan kota Yerusalem dan bangsa Israel yang sedang hancur dan dijajah oleh kerajaan Babilonia. 

Tapi ditengah-tengah kesengsaraan dan pembuangan Israel ke Babilonia, Yeremia mendapatkan pengharapan dan penghiburan dari Tuhan kerena Kasih Setia Tuhan yang tidak berkesudahan dan selalu baru setiap pagi.

RATAPAN 3:19-23:

  1. “Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun itu.” 
  2. Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku. 
  3. Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: 
  4. Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 
  5. selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Nabi Yeremia melihat dan mengalami dunia disekitar nya hancur lebur berantakan, tetapi pada waktu yang sama juga Yeremia melihat dengan iman kepada KASIH SETIA TUHAN YANG SUDAH DINYATAKAN DALAM FIRMAN TUHAN KEPADA NYA, sehingga Yeremia bisa menuliskan,

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.