Kemuliaan Tuhan

“Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak Allah kita.” Yesaya 35: 1, 2

Gereja-gereja di akhir jaman akan mengalami kemuliaan Tuhan yang jauh lebih besar dari apa yang dialami oleh gereja-gereja pada masa Kisah Para Rasul.

Berkat dalam kemuliaan Tuhan Firman Tuhan mencatat bahwa Yakub sangatlah diberkati oleh Tuhan. Namun Yakub ingin lebih, dan Tuhan memberikan kepadanya.

Kita mungkin juga sudah menerima Kemuliaan Tuhan, namun ada yang lebih besar lagi yang akan turun.

Kita hidup di masa dimana kita adalah sebagai alat bagi Tuhan untuk melepaskan berkat-Nya atas dunia!

Kebaikan dalam kemuliaan Tuhan Musa bercakap-cakap dengan Tuhan di dalam tenda. Kebaikan Tuhan ada atas hidup Musa, dan juga Yosua. Hal yang sama juga akan terjadi atas bangsa ini. Kebaikan Tuhan akan turun!

Segala kebaikan yang pernah kita alami tidak sebanding dengan apa yang akan Tuhan curahkan.

Kemurahan dalam kumuliaan Tuhan Bangsa ini perlu kemurahan Tuhan, bukan keadilan ataupun penghakiman. Segala berkat, kebaikan dan kemurahan akan Tuhan curahkan pada akhir jaman ini.

Kemuliaan Tuhan yang dialami “Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.”” (Yesaya 40: 3-5)

Agar kemuliaan Tuhan turun, kita harus bersiap-siap. Kita harus meluruskan pikiran dan hati kita.

Waktu-waktu ini tubuh kita sedang dipersiapkan oleh Tuhan. Dan kadang hal ini tidaklah enak, bahkan sering kali berat dan menyusahkan. Namun perlu kita ketahui bahwa kita perlu mempersiapkan jalan agar kemuliaan Tuhan turun.

Allah ingin memakai setiap kita untuk menyatakan kebaikan-Nya atas dunia.

“Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin.” (Mazmur 72: 19)

“Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”” (Yesaya 6: 3)

Janganlah tolak Firman Tuhan dan juga Roh Kudus atas hidup kita; ini adalah bagian dari persiapan kita. Bertobatlah!

“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.” (1 Kor 3: 16, 17)

Tubuh kita adalah milik Tuhan, dan tubuh ini didesain oleh-Nya untuk membawa kemuliaan-Nya.

“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” (1 Kor 6: 19)

Tags:
No Comments

Post A Comment