Lapar dan Haus akan Tuhan

Marilah gereja Tuhan yang saya kasihi, buatlah diri anda senantiasa lapar dan haus akan Tuhan.

Matius 5:6

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran karena mereka akan dipuaskan.  

Amsal 27:7

Orang yang kenyang menginjak-injak madu tetapi bagi orang yang lapar, segala yang pahit dirasakan manis.  

Amos 8:11-13

11 “Sesungguhnya, waktu akan datang” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.

12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.  

13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;  

Tuhan sendiri akan mengirimkan kelaparan yang luar biasa hebatnya akan mendengarkan Firman Tuhan sehingga mereka mengembara dari laut ke laut, utara ke timur tetapi tidak mendapatnya. Jadi kalau hari ini kita masih bisa mendengarkan Firman, lakukanlah dengan serius dan buatlah diri kita selalu lapar akan Firman Tuhan dan haus akan Kuasa Roh Kudus.     

Yohanes 4:13-15

13 Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,  

14 Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

15 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah aku air itu supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air.”   

Air yang dari Tuhan – kuasa Roh Kudus.

Hal yang paling susah untuk Tuhan lakukan dalam hidup kita adalah mengosongkan kita karena untuk melakukan hal tsb perlu keputusan kita.

Yesus sudah memberikan teladan kepada kita “Dia telah mengosongkan diriNya sendiri, mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia….”made Himself of no reputation…” Filipi 2:5-11

2 Raja-raja 4:2-3

2 Jawab Elisa kepadanya: “Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah.” Berkatalah perempuan itu: “Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun dirumah kecuali sebuah buli-buli berisi minyak.”  

3 Lalu berkatalah Elisa: “Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong tetapi jangan terlalu sedikit.

Wanita ini dapat menyelesaikan masalah keuangannya dengan mencari Firman Tuhan melalui nabiNya. Melalui ketaatannya dengan menyiapkan bejana-bejana kosong dan Tuhan membuat mujizat dengan mengisi bejana-bejana kosong tsb dengan minyak sampai penuh semuanya.    

Yohanes 2:6-8

6 Disitu ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.  

7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh.  

8 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu merekapun membawanya.  

Mujizat pertama yang Yesus lakukan dalam pernikahan di Kana, Dia menyuruh pelayan-pelayan mengisi tempayan-tempayan yang kosong dengan air sumur dan melalui ketaatan para pelayan tsb, Yesus mengubah air sumur menjadi anggur yang terbaik. 

Yesus perlu bejana kosong yakni hidup kita yang rela menghampakan diri, tidak punya apapun yang bisa dibanggakan sehingga kita selalu “lapar dan haus akan Dia saja” sampai Dia mengisinya dengan segala yang terbaik yang Dia punya yakni rencana dan kehendakNya saja.

Bagaimana supaya kita bisa senantiasa lapar dan haus akan Tuhan:

1. Membuat jiwa kita kosong dengan hal-hal yang sifatnya sementara supaya bisa diisi dengan hal-hal yang bernilai Kerajaan, yang sifatnya kekal.

Kolose 3:1-4

1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama-sama dengan Kristus, carilah perkara yang diatas, dimana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

2 Pikirkanlah perkara yang diatas, bukan yang di bumi.  

3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus didalam Allah.

4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

2. Membuat diri kita tidak punya kebanggaan apapun… “make ourself no reputation”

Filipi 3:13-14.

13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Yohanes 4:34-35

34 Kata Yesus kepada mereka: “MakananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaanNya.  

35 Bukankah kamu mengatakan: empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah lading-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.  

Tags:
No Comments

Post A Comment