Mephiboseth and the king

2 Sam 4:4 “Yonatan, anak Saul, mempunyai seorang anak laki-laki, yang cacat kakinya. Ia berumur lima tahun, ketika datang kabar tentang Saul dan Yonatan dari Yizreel. Inang pengasuhnya mengangkat dia pada waktu itu, lalu lari, tetapi kerena terburu-buru larinya, anak itu jatuh dan menjadi timpang. Ia bernama Mefiboset.”

Seseorang menjatuhkan Mefiboset dan ia menjadi timpang! Mefiboset, sejak usia lima tahun, ia bertumbuh didalam kekecewaan, penolakkan, dan keputus-asaan. Sampai ia dewasa dan orang-orang tidak memperdulikan dia lagi, padahal ia sebetulnya keturunan raja. Mungkin tidak ada orang yang mau berteman dengan dia. Sampai satu hari raja Daud bertanya, 2 Sam 9:1,

“Berkatalah Daud: “Masih adakah orang yang tinggal dari keluarga Saul? Maka aku akan menunjukkan kasihku kepadanya oleh karena Yonatan.” Adapun keluarga Saul mempunyai seorang hamba, yang bernama Ziba. Ia dipanggil menghadap Daud, lalu raja bertanya kepadanya: “Engkaukah Ziba?” Jawabnya: “Hamba tuanku.” Kemudian berkatalah raja: “Tidak adakah lagi orang yang tinggal dari keluarga Saul? Aku hendak menunjukkan kepadanya kasih yang dari Allah.” Lalu berkatalah Ziba kepada raja: “Dia ada di rumah Makhir bin Amiel, di Lodebar.” Sesudah itu raja Daud menyuruh mengambil dia dari rumah Makhir bin Amiel, dari Lodebar.”

Saudara yang terkasih, Daud walaupun sudah menjadi raja dan diberkati Tuhan luar biasa, tetapi ia masih ingat akan pada Saul. Saul adalah raja sebelum Daud menjadi raja, ia telah berusaha unutk membunuh Daud. Daud masih menghormati Saul, orang yang mau membunuhnya! Saudara, orang yang diberkati Tuhan, biasanya tidak pelit! Daud tidak pelit…ia mau membagikan berkat yang ada. Sama seperti lagu yang biasa kita nyanyikan, “So bless…I can’t contain it….So much that I have to give it away…” artinya “Sangat diberkati…aku tidak bisa menampungnya…begitu banyak sehingga aku harus berikan…” Daud mencari keluarga Saul yang masih ada, karena ia mau membagikan berkat Tuhan! Ketika Daud tahu bahwa masih ada satu orang keturunan Saul, ia langsung menyuruh untuk menjemput dia!

Saudaraku yang terkasih, pernahkah engkau “dijatuhkan” (seperti Mefiboset) oleh orang yang seharusnya melindungi engkau? Pernahkah engkau disakiti oleh orang yang engkau kasihi, yang engkau hormati? Pernahkah engkau dikhianati? Saudara, ditengah-tengah kesesakkan, keputusasaan, kesakitan….ada orang yang perduli dengan engkau, yaitu Yesus!! “Lodebar” artinya: No communication, tidak ada hubungan atau wilderness (padang gurun). Waktu engkau ada didalam keadaan ditinggalkan, tidak ada yang memperdulikan, bahkan waktu pelayananmu sepertinya kering….Allah datang menjemput engkau! Dia mencari engkau!!! Halleluyah!

Ef 2:6, “Dan didalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga…” Allah telah memberikan tempat bagi kita. Iblis berusaha supaya kita kehilangan tempat itu dengan menaruh kekecewaan, iri hati, kesakit hatian dan kepahitan. Awalnya kita mungkin mulai tidak senang dengan seseorang, lalu kecewa yang membawa kepada kebencian dan akhirnya yang paling mengerikan; kepahitan!

2 Sam 9:11, “Dan Mefiboset makan sehidangan dengan Daud sebagai salah seorang anak raja.” Allah telah menyiapkan tempat atau kursi untuk kita makan sehidangan dengan Dia! Jangan pernah biarkan iblis mengambil tempat yang Allah telah sediakan untukmu!

Tags:
No Comments

Post A Comment