Gathering People to Enter The Kingdom

“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6:31-33

Yesus berkata bahwa ada “benefits” yang besar yang ditambahkan kepada mereka yang fokus utamanya adalah mencari Kerajaan Tuhan dan kebenarannya.

Sebelum Yesus mengundang kita untuk masuk ke dalam Kingdom, Dia terlebih dahulu menjelaskan kepada kita benefits yang ada. Dengan kata lain Yesus bereskan terlebih dahulu kepentingan utama kita.

Yesus berkata “Bapa di surga tahu bahwa kamu memerlukan makanan, minuman, pakaian dan juga rumah. Dia tahu apa yang kamu cari, keperluanmu, dan juga setiap keinginan hatimu. Janganlah khawatir, segalanya itu ada di dalam Kerajaan-Nya!”

Tuhan Yesus tidak pernah berkata: “carilah Aku terlebih dahulu”, tetapi Ia berkata: “carilah dahulu Kerajaan Tuhan”. Tetapi justru banyak gereja-gereja selama 2000 tahun lamanya melakukan hal itu, yaitu menyerukan “carilah dahulu Yesus”.

Gereja selalu berkhotbah tentang sang Raja, mengajarkan tentang sang Raja, dan menjelaskan kepada orang-orang bagaimana mereka harus mengasihi sang Raja, memberikan hati mereka kepada Raja, mengikuti Raja, melayani Raja, dan juga hidup bagi Raja. Walaupun segalanya ini benar, tetapi ini bukan hal yang terbaik untuk memulai. Karena kita membuat orang-orang fokus kepada sang Raja, tetapi sedikit sekali fokus kepada Kerajaan-Nya sendiri.

Jika kita ingin mempromosikan suatu negara kepada para turis, maka kita harus menunjukkan mengapa dan bagaimana negara itu lebih baik dari pada negara mereka, dan buktikan bahwa mereka dapat memperoleh segala benefits yang tidak tersedia di negara mereka sendiri.

Gereja selalu berbicara soal Yesus dan tidak berbicara soal Kerajaan, padahal itulah yang Yesus ajarkan kepada kita. Maka tidak aneh kalau banyak orang yang tidak tertarik.

Kebanyakan iklan-iklan untuk turis tidak mempromosikan orang-orangnya tetapi menonjolkan pemandangan yang indah, laut yang biru, pantai pasir putih, dan lain lain.

Orang-orang pindah ke suatu negara karena negara tersebut lebih baik dari pada negara mereka sendiri. Rahasia untuk menarik banyak orang adalah dengan menjanjikan benefits dari negara itu.

Inilah alasan mengapa banyak orang tidak datang kepada Tuhan sebab kita fokuskan kepada Yesus, bukan kepada Kerajaan Tuhan. Yesus sendiri tidak berkhotbah akan diri-Nya sendiri, tetapi Dia selalu berkhotbah tentang Kerajaan Tuhan.

Tuhan Yesus bukanlah Kerajaan Surga, tetapi Dia adalah Raja. Dan Yesus adalah pintu untuk masuk ke dalam Kerajaan.

Yohanes 10:9 “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”

You don€™t draw people to your country by telling them about the port of entry. You attract them by telling them, or selling them, on what lies beyond the port of entry: the country€™s benefits, and the quality of life – by stirring up such hunger, and desire for the country, so that they will do anything to get in.

Luke 16:16 “… The good news of the Kingdom of God is being preached, and everyone is forcing his way into it”

Mengapa kita tidak melihat orang berbondong-bondong ingin menjadi orang Kristen? Mereka tidak mau karena yang mereka tahu hanya PINTU, bukan Kerajaan yang ada di belakang Pintu tersebut. Bahkan setelah mereka datang kepada Pintu itu, mereka tidak tahu harus pergi kemana dan akhirnya berhenti di sana.

Bukalah mata orang-orang kepada realitas akan Kerajaan Tuhan. Setelah orang mengerti akan Kerajaan Tuhan dan segala benefits yang tersedia maka mereka akan lakukan apapun juga untuk masuk bahkan mempertaruhkan nyawanya.

Menurut Yesus, prioritas yang paling penting bagi manusia adalah Kerajaan Surga (Matius 13:44-46). Kerajaan Surga seperti harta yang begitu berharga, jika kita memiliki Kerajaan Tuhan maka itu sudah cukup. Segalanya tersedia di dalam Kerajaan Tuhan, dan kita tidak memerlukan yang lainnya.

Prioritas Yesus saat di bumi adalah Kerajaan Tuhan (Matius 6:9-10). Yesus juga mengajarkan kepada kita untuk menjadikan Kerajaan Surga prioritas utama kita dalam hidup dan juga dalam kehidupan doa kita.

Fokus dari doa kita adalah supaya Kerajaan Surga datang, dan pengaruh (influence) pemerintahan Surgawi datang dan mempengaruhi bangsa-bangsa dan juga kultur-kultur di bumi.

Tags:
No Comments

Post A Comment