Gereja Yang Layak Dipercayakan

Sebab ia (Yohanes) akan besar dihadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan suatu umat yang layak bagi-Nya. Luk 1:15-17.

“Maka Ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.” Mal 4:6.

Saudara yang terkasih, jika kita perhatikan ayat-ayat diatas, kita akan melihat adanya satu pelayanan pemulihan! Dunia ini perlu pemulihan, kita semua perlu dipulihkan. Gereja ada dengan satu tujuan, yaitu untuk mempersiapkan umat yang layak. Jika kita berbicara soal gereja, itu bukan soal bangunan gereja tetapi kita semua!

Sekarang bagi saudara yang mau menjadi umat yang layak? Sebelum kita menjadi gereja yang mempersiapkan umat yang layak, pertama-tama kita sendiri harus dipulihkan dulu, lalu dipercaya oleh Tuhan dan sesama.

Yohanes dikenal sebagai orang yang membuka jalan untuk Yesus, dia adalah orang yang mempersiapkan umat yang layak bagi Tuhan. Bagaimana dia bisa melakukannya?

“Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskan jalan bagi-Nya” Mrk 1:1-3. Yahanes waktu itu tidak punya gedung, ia tidak punya mimbar untuk berkotbah, tidak punya speaker, microphone dan juga dia tidak pakei jas atau dasi… kotbahnyapun singkat dan diulang-ulang lagi…. tetapi hasilnya…? “Demikianlah Yohanes Pembabtis tampil di pdang gurun dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu” Itulah kotbah Yohanes dan hasilnya: “Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dbaptis di sungai Yordan.” Ay. 4-5. Sungguh luar biasa dampak dari kotbah Yohanes. Itulah hasil dari seorang yang sudah dipulihkan Tuhan! Sungguh dahsyat! Alkitab berkata bahwa orang benar: “barisan depannya kebenaran dan barisan belakangnya adalah kemuliaan” Jadi setelah kita dipulihkan, jika kita pergi memberitakan kabar baik, maka didepan kita mendahului kebenaran dan dibelakang kita mengikuti kemuliaan…sungguh luar biasa kuasa orang yang sudah dipulihkan Allah!
Didalam ayat 6 dijelaskan bahwa Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit. Untuk membuat jubah dan ikat pinggang itu berarti Yohanes harus membunuh binatang itu dulu, artinya ada korban. Apa itu korban? Korban adalah memberi sampai sakit. Jika kita memberi dari kelebihan itu mudah dan tidak ada rasa sakit tetapi waktu Allah meminta dari kekurangan kita…. itu baru sakit. Itulah korban dan Allah meminta orang yang mau dipulihkan harus berkorban. Korban juga berbicara soal ibadah. 1Tim 3:16, berkata “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malakat, diberitakan diantara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai didalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.” Ibadah itu dimana Allah nyata didalam hidupmu! Apakah Yesus sudah nyata didalam hidupmu?? Jadi ibadah itu bukan cuma kita pergi kegereja tetapi jika orang belum melihat Yesus nyata didalam hidupmu… berarti engkau belum beribadah dengan benar!! 1Tim 4:8, “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” 2Tim 3:12, “Memang setiap orang yang mau beribadah didalam Kristus Yesus akan menderita aniaya.” Memang ibadah yang benar itu tidak mudah dan ada harga yang harus dibayar. Bayangkan orang-orang tidak bisa beribadah dengan bebas karena negaranya tidak mengijinkan, setiap kali mereka pergi beribadah mereka siap untuk ditangkap dan dianiaya! Ibadah adalah korban! Ibadah mengandung berkat yang besar! Tuhan minta supaya kita rela berkorban, kita mau “sakit”!

Makanan Yohanes adalah belalang dan madu hutan. Apa itu artinya? Belalang itu pahit rasanya… gereja atau kita harus siap untuk disakiti! Kita harus siap dihina, difitnah, disalah mengertikan, disakiti. Orang yang berhasil didalam Tuhan adalah orang-orang yang tidak takut disakiti, mereka bukanlah orang-orang yang mudah menyerah waktu tekanan itu datang.

Apa arti dari madu hutan? Madu hutan adalah madu yang belum pernah dijamah, ini berbicara soal kemurnian. Gereja atau kita harus mempunyai hati yang murni. Murni itu artinya tulus, tidak ada maksud-maksud tersembunyi. Maz 24:3-4 menjelaskan bahwa hanya orang yang bersih hati dan murni hati yang boleh naik ke gunung Tuhan! Orang yang murni hati: Orang yang sama diluar dan didalam, orang yang bisa melihat Tuhan, bisa melihat bakat orang lain (tidak iri jika orang lian lebih berhasil), menjadi sahabat yang rendah hati dengan orang lain, rela berkorban (melihat orang-orang yang perlu ditolong) dan orang yang murni hati selalu mau mengerti beban orang lain, dengan kata lain ia perduli dengan sekitarnya.

Tuhan meminta gereja-Nya supaya mempersiapkan suatu umat yang layak bagi-Nya sebagai mempelai Kristus melalui pelayanan pemulihan. Dan pelayanan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mau berkorban sampai orang-orang melihat Yesus ddalam dirimu melalui perbuatan kasihmu!! Selamat melayani, Tuhan Yesus memberkati saudara!

Tags:
No Comments

Post A Comment