Jesus was Born to Bring Back Our Dominion

Hari ini kita merayakan kelahiran Tuhan Yesus, Dia adalah seorang Raja dan bukan seorang bayi lagi seperti yang sering kita lihat di shopping centres. Jangan mau kita ditipu oleh iblis terus dengan merayakan Yesus yang masih tetap seorang bayi setiap tahunnya.

“Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”” Kejadian 1:26

Hari ini saya mau mengatakan bahwa Tuhan Yesus dilahirkan untuk memberikan kembali kepada setiap kita kuasa (dominion), sebab dominion yang sudah Tuhan berikan atas manusia ini telah hilang ketika Adam jatuh ke dalam dosa.

Tahukah saudara bahwa di Taman Eden Tuhan itu berjalan dekat dengan manusia ciptaan-Nya?

“Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.” Kejadian 3:8

Tuhan biasa berjalan-jalan di taman Eden, artinya Dia ber-fellowship (berhubungan intim) dengan manusia!

Pada waktu tidak dituliskan bahwa manusia berdoa ataupun menyembah Tuhan. Tetapi yang dikatakan oleh Firman Tuhan adalah bahwa manusia dan Tuhan mempunyai hubungan yang intim, dan selalu berjalan bersama.

“Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.” Kejadian 3:22-24

Dan sewaktu manusia jatuh ke dalam dosa ada enam hal yang hilang dari manusia:

1. Integritas Sewaktu manusia jatuh ke dalam dosa, maka ia kehilangan integritas. Apa itu integritas? Who you say you are is the same as who you actually are!
Adam dan Hawa kehilangan integritas ketika mereka jatuh ke dalam doasa, Adam menyalahkan Hawa dan bahkan Tuhan sendiri dengan memberikan Hawa kepadanya, sedangkan Hawa menyalahkan ular/iblis atas perbuatannya. Tanpa integritas manusia menjadi munafik!

2. Roh Kudus Hal kedua yang hilang saat manusia jatuh ke dalam dosa adalah Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus manusia juga kehilangan fungsi-fungsi yang datang lewat Roh Kudus, yaitu wisdom, spiritual gifts and fruits. Jadi manusia menjadi tidak sabar, tidak lagi bijaksana, dan juga kehilangan buah-buah Roh.

3. Taman Eden Apa artinya kehilangan Taman Eden? Taman Eden di sini tidak berbicara soal tempat secara fisik dan geografis, melainkan suatu environment di mana manusia dapat hidup secara maksimal. Taman Eden juga berbicara tentang suatu atmosfir di mana Tuhan senantiasa berjalan bersama-sama dengan manusia. Jadi saat manusia jatuh ke dalam dosa, manusia keluar dari environment di mana ia tidak lagi dapat hidup secara maksimal.

4. Kemuliaan Tuhan Di dalam dosa tidak ada kemuliaan Tuhan!
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” Roma 3:24

5. Kuasa atas bumi Dominion yang Tuhan berikan kepada manusia juga hilang ketika ia jatuh ke dalam dosa.

6. Makna dari hidup “Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.” Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.” Kejadian 4:12-13

Orang yang termalang di dunia bukanlah orang yang lahir di kota Malang tetapi orang yang sudah kehilangan arah dalam hidup. Orang yang seperti ini sudah kehilangan purpose & destiny hidupnya.

Namun pada hari ini janganlah kita bersedih, sebab Tuhan Yesus telah lahir supaya kita dipulihkan dari semua yang sudah hilang dari hidup kita. Semuanya akan dikembalikan.

“Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.” Galatia 4:4-7

Melalui Tuhan Yesus, Taman Eden telah dipulihkan kembali. Manusia sekarang dapat kembali senantiasa berada di dalam Taman Eden, yaitu di dalam environment dan atmosfir di mana Tuhan selalu hadir, di mana pun itu juga. Yesus juga telah memulihkan hal-hal lainnya, integritas, purpose dan destiny, Roh Kudus, dan juga kemuliaan Tuhan; the fullness of the Glory of God!

Selamat Natal dan Tahun Baru, Tuhan Yesus memberkati!

Tags:
No Comments

Post A Comment