Kehidupan Positif (Positive Life)

“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Yohanes 10:10B

Tahukah saudara bahwa Tuhan merencanakan kehidupan yang penuh dengan segala kelimpahan bagi kita. Bukanlah kehendak-Nya bagi kita untuk hidup hanya biasa-biasa saja.

Ada cerita yang sangat menarik yang saya dapat dari Internet. Di dalam cerita ini diceritakan tentang katak-katak yang sedang berlomba untuk naik ke atas menara. Selain daripada peserta, banyak juga yang menonton, yang tentunya adalah katak-katak juga. Saat katak-katak mulai memanjat menara tersebut, mulai banyak katak-katak penonton yang berkomentar dan bersorak. “Mana bisa memanjat menara setinggi itu.” “Badan kamu kecil begitu, mana mampu.” Semua komentar yang dilontarkan adalah komentar-komentar negatif. Banyak sekali peserta yang berjatuhan dan gagal. Pada akhirnya, tinggal satu ekor katak yang berhasil naik sampai ke atas menara. Kenapa katak yang satu ini mampu? Karena katak ini tuli, sehingga tidak dapat mendengarkan perkataan-perkataan negatif yang dilontarkan oleh katak-katak penonton.

Seperti cerita di atas, kehidupan kita sebagai manusia pun sangat berpengaruh dengan perkataan-perkataan yang kita dengar. Janganlah sampai perkataan-perkataan negatif menghalang kita untuk mencapai garis akhir. Biarlah kita senantiasa hidup positif. Mengapa senantiasa? Karena hidup positif bukanlah hal yang dilakukan hanya sekali saja, tetapi perlu dibangun setiap hari.

Berikut adalah hal-hal dasar untuk memulai hidup positif.

1. Berpikir positif Pikiran kita sangatlah berkuasa! Dengan pikiran kita bisa menghancurkan hidup kita, dan dengannya kita juga dapat membangun hidup.

Kita dapat mengubah mengubah hidup dengan mengubah sikap berpikir kita.

Orang yang berpikiran positif tahu bahwa hal-hal besar dapat diciptakan dari hal-hal yang kecil. Dan mereka dapat menguasai masalah, sebab mereka percaya bahwa masalah adalah kesempatan untuk mengalami mujizat.

2. Kepercayaan positif Kita perlu keluar dari diri kita sendiri dan memiliki kepercayaan kepada Tuhan dan diri sendiri.

“Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!” (Yeremia 17: 5)

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan!

Kepercayaan adalah kekuatan dari hidup yang positif. Dan kepercayaan positif dapat menyelesaikan segala sesuatu. Dengan kepercayaan juga seseorang dapat membalik kegagalan menjadi keberhasilan.

Kita perlu tahu bahwa tidak ada keberhasilan di luar Tuhan.

“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” (Amsal 3: 5-6)

3. Gaya hidup yang antusias dan optimis Orang yang berhasil dalam hidupnya adalah orang-orang yang antusias.

“Bersukacitalah senantiasa.” (1 Tesalonika 5: 16) “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4: 4)

4. Berkata-kata positif Janganlah kita berbicara soal kekalahan. Janganlah kita juga mengeluarkan perkataan yang isinya keluhan. Jangan juga kita berkata-kata negatif tentang orang lain.

“Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.” (Yakobus 3: 9-10)

Kata-kata positif akan menciptakan atmosfir yang penuh damai sejahtera.

5. Bersikap positif Milikilah sikap positif untuk mengatasi musuh-musuh, seperti kebencian, ketakutan, kepahitan, kekecewaan, kekhawatiran dan hal-hal negatif lainnya.

“Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.” (1 Tesalonika 5: 15)

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4: 13)

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4: 23)

Tags:
No Comments

Post A Comment