Korban Paskah

Berita Paskah bukan dimulai dari penyaliban Tuhan Yesus dan juga bukan dimulai sejak Bapa Surgawi mengeluarkan bangsa Israel dari tanah perbudakan di Mesir yang tercatat dalam kitab Keluaran tapi jauh sebelum itu yaitu pada kitab Kejadian sejak Adam jatuh dalam dosa. Maka Tuhan turun ke bumi untuk mencari dan menyucikan Adam dari dosanya dengan menyembelih seekor binatang dan mencurahkan darah binatang tersebut dan kulit binatang tersebut diberikan kepada Adam sebagai penutup ketelanjangannya ( Kejadian 3:21).

Begitu Adam jatuh dalam dosa, maka seketika itu juga Bapa di sorga merencanakan penebusan Generasi Adam dari kuasa Iblis/Dosa dengan jalan melahirkan Generasi Hawa yang berasal dari Tuhan dan menghancurkan kepala ular/Iblis. (Kejadian 3:15).

Dalam bahasa Inggris, €˜And I will put enmity between you and the woman, and between your seed and her seed; He shall bruise your head, and you shall bruise His heel.” Keturunan wanita (Hawa) sangat banyak, tapi Tuhan menuliskan dengan He (kata ganti orang laki-laki dalam bentuk Tunggal). Ini menunjuk kepada Tuhan Yesus yang lahir dari rahim wanita (keturunan Hawa) tapi berasal dari sorga, dituliskan dengan His (huruf besar) dan ular menghancurkan tumit Yesus di atas kayu salib.

Berita Paskah adalah berita salib yang berarti pembunuhan. Sebagian kita berpikir, karena Yesus sudah disalibkan bagi kita maka kita tidak usah lagi merasakan penderitaan salib. Pikiran ini bertentangan dengan Firman Tuhan sendiri dalam Lukas 9:23-24 dan Lukas 14:27 dan masih bisa dibaca dalam Matius 16:24. Menjadi murid Yesus berarti memikul salib setiap hari. Salib bukan untuk merubah manusia, tapi untuk membunuh kedagingan yang ada pada kita. Setiap anak Tuhan punya salibnya masing-masing. Proses salib dalam diri kita selalu dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang terdekat dengan kita. Yesus dikhianati oleh Yudas dan Petrus yang sangat membela Yesus dan berkata rela mati buat Yesus yang kenyataannya sewaktu Yesus diproses dengan penyaliban dia malah menyangkal (murtad 3 kali sebelum ayam berkokok). Setiap kita harus melewati proses ini, yaitu disalibkan oleh orang-orang yang dekat dengan kita, dan bukan dengan orang yang jauh dari kita. Kejatuhan Petrus lebih parah daripada Yudas, tapi yang membedakannya dan sekaligus merubah Petrus kembali jadi muridNya Tuhan Yesus ialah pandangan mata Yesus terarah pada Petrus dan Petrus kepada Tuhan (Lukas 22:61). Pada saat pandangan mata Yesus bertemu dengan pandangan Petrus maka mengalirlah kuasa pengampunan dari Tuhan Yesus yang menyadarkan Petrus pada Firman Tuhan yang mendatangkan pertobatan yang akhirnya memulihkan keadaan Petrus menjadi Murid Tuhan kembali. Pandangan mata Tuhan Yesus juga sedang terarah pada kita semua yang akan menyadarkan kita dari segala dosa dan kesalahan, dan darah Yesus sudah tercurah bagi kita untuk memulihkan hidup kita menjadi anak-anaknya yang melakukan kehendaknya yaitu memerintah dalam dunia ini dengan Kuasa Kerajaan Sorga. Korban Paskah Tuhan adalah tubuh dan darahNya sendiri. Bagaimana dengan korban paskah kita? Mari kita beri hidup kita menjadi persembahan Paskah yang hidup dan berkenan kepada Tuhan. Selamat berkorban Paskah dan sekaligus menikmati 7 berkat Paskah yang Tuhan sudah janjikan bagi kita semua.

Tags:
No Comments

Post A Comment