Look and celebrate Jesus

Pada suatu malam, seorang pemimpin agama Yahudi yang bernama Nikodemus datang menemui Yesus.

Nikodemus percaya bahwa Yesus adalah seorang guru agama yang dikirim Tuhan kepada mereka.

Nikodemus melihat sendiri begitu banyak mujizat yang Yesus buat ditengah mereka dan bagi dia itu adalah bukti yang kuat bahwa Yesus memang utusan Tuhan.

Yesus berkata kepada Nikodemus, bahwa untuk seseorang bisa masuk kedalam kerajaan Sorga mereka harus dilahirkan kembali.

Dan Nikodemus menjawab Yesus,

“Dilahirkan kembali? Bagaimana mungkin seseorang bisa dilahirkan kembali? Bagaimana caranya seseorang yang sudah lahir, lalu dimasukkan kembali kedalam kandungan ibunya? Sungguh suatu hal yang sangat aneh dan tidak mungkin”

Sebetulnya yang Yesus katakan adalah:

“ Untuk kamu masuk kedalam kerajaan Allah, maka Tuhan harus menjadikan kamu suatu ciptaan yang sama sekali baru. Tuhan harus mengerjakan pekerjaan super natural didalam seluruh kehidupan kamu sehingga kamu menjadi ciptaan yang baru. Kamu harus dilahirkan kembali, dan hanya dengan cara itulah kamu bisa masuk kedalam kerajaan Sorga”. 

Lalu setelah percakapan itu, Nikodemus tidak diceritakan lagi sampai pada kejadian penguburan mayat Yesus.

Pertanyaan Nikodemus kepada Yesus adalah juga pertanyaan semua kita yang ingin masuk kedalam kerajaan Allah.

Jawabannya ada didalam Injil yang ditulis oleh Yohanes, sebuah ayat yang sangat terkenal 

YOHANES 3:16:

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Satu satunya syarat untuk masuk dan hidup dalam kerajaan Sorga hanyalah percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat secara pribadi 

Pertanyaan yang harus dijawab adalah, apakah artinya untuk kita percaya kepada Yesus?

Mari kita kembali ke dua ayat sebelum ayat 16. Disini Yesus memberikan kontek pengertian untuk percaya kepada nya.

YOHANES 3:14-15:

  1. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 
  2. supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Tuhan Yesus memakai cerita dari BILANGAN 21 untuk menjelaskan maksudnya. 

BILANGAN 21:4-9:

  1. Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan. 
  2. Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.” 
  3. Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati. 
  4. Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami.” Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu. 
  5. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.” 
  6. Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.

Waktu Tuhan membebaskan Israel dari perbudakan Mesir dengan membuat mujizat yang luarbiasa. Mereka melihat 10 tulah Tuhan atas bangsa Mesir.

Mereka melihat air menjadi darah, kegelapan yang mengerikan, dan yang paling akhir Tuhan mengirimkan malaekat maut untuk membunuh semua anak sulung orang Mesir termasuk ternak peliharaan mereka, tetapi tidak terjadi pada perkemahan orang Israel. 

Dengan memoleskan darah domba pada ambang pintu rumah mereka, maka seluruh rumah bangsa Israel dilewati oleh makaekat yang membunuh anak sulung saja.

Waktu bangsa Israel dikejar oleh Firaun dan dihadang oleh laut merah, maka Tuhan membelah laut merah sehingga orang Israel bisa menyeberang ditanah kering, tetapi begitu semua orang Israel sudah menyeberang maka Tuhan menutup kembali laut merah dengan air dan menenggelamkan seluruh pasukan Firaun kedalam laut merah.

Lalu tiga hari kemudian, Israel bersungut-sungut kapada Musa karena tidak ada air minum, Tuhan mengubah air yang pahit di Mara menjadi air yang layak minum.

Beberapa hari kemudian, Israel kembali bersungut-sungut kepada Musa karena mereka kelaparan ingin makan. 

Israel menuduh Musa membawa mereka kepadang gurun untuk membunuh mereka.

Mereka bahkan berkata bahwa keadaan mereka di Mesir jauh lebih baik dari keadaan hidup mereka dipadang pasir sekarang.

Dengan anugerah Nya yang besar, Tuhan mendatangkan roti MANA di pagi hari dan mendatangkan BURUNG PUYUH untuk mereka makan disore hari. 

Tapi semua kebaikan dan mujizat pemeliharaan Tuhan yang hebat itu tidak berarti banyak buat bangsa Israel yang tegar tengkuk, yang hanya berfokus pada keinginan pribadi yang harus dipuaskan. 

Sebelum masuk tanah perhanjian, Musa mengirimkan 12 pengintai ke tanah Kanaan.

Para pengintai  melihat keindahan tanah perjanjian yang melimpah dengan susu dan madu. Tetapi mereka juga melihat orang raksasa yang mendiami tanah Kanaan.

Waktu mereka kembali dan melaporkan hasil pengintaian mereka, 10 pengintai menolak untuk percaya kepada janji Tuhan untuk mereka, hanya YOSUA dan KALEB yang siap untuk berperang dan merebut tanah perjanjian.

Seluruh orang Israel lebih percaya kepada 10 pengintai dari pada ke Yosua dan Kaleb, bahkan mereka mau merejam Yosua dan Kaleb dengan batu sampai mati.

Tuhan sangat marah pada Israel, dan berencana untuk membunuh semua orang Israel, tetapi Musa berhasil melunakan hati Tuhan. 

Musa berkata pada Tuhan, 

“Tuhan kalau Engkau membunuh semua mereka, apa yang akan dikatakan oleh bangsa lain tentang Engkau?”

Akhirnya Tuhan menghukum mereka mengembara dipadang pasir 40 tahun dan tidak ada dari mereka yang boleh masuk tanah perjanjian kecuali Yosua dan Kaleb. 

Dalam Bilangan 21, penantian selama 40 tahun hampir selesai.

Israel hampir memasuki tanah perjanjian.

Selama 40 tahun berjalan dipadang pasir mereka tidak pernah kekurangan apapun. 

Tuhan menyediakan semua kebutuhan mereka secara mujizat. Tuhan sangat memperhatikan sampai sedetail nya termasuk sepatu mereka tidak rusak dipakai berjalan setiap hari selama 40 tahun.

Sebenarnya generasi baru bangsa Israel yang lahir dipadang pasir sudah siap untuk memasuki tanah perjanjian mereka, tapi lalu terjadilah peristiwa ular tedung.

 

BILANGAN 21:4-6:

  1. Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan. 
  2. Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.” 
  3. Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.

Siapa diantara saudara yang sangat memilih makanan yang saudara mau makan ?

Saya termasuk pemakan apa saja dan bahkan cenderung rakus.

Tapi ada banyak orang yang sangat selektif dalam memilih makanan mereka.

Disini kita baca bahwa Israel komplain tentang makanan mereka, dan Tuhan sangat marah kepada mereka dan menghukum mereka dengan dipagut ular beracun yang mematikan.

Kalau kita perhatikan dengan lebih teliti, sesungguhnya peristiwa tragis ini terjadi bukan hanya karena sekedar soal makanan, tetapi soal hati dan attitude mereka kepada Tuhan.

Pertama: BANGSA ISRAEL SUDAH TIDAK TAHAN LAGI ADA DIPADANG PASIR SELAMA 40 TAHUN.

BILANGAN 21:4:

Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan.

Setelah lewat 40 tahun, dan setelah menang mengalahkan raja negeri Arad, Israel sudah sangat ingin masuk tanah perjanjian mereka, tapi Tuhan menyuruh mereka untuk ambil jalan berputar sambil menyusur pantai laut merah dan memutari negeri Edom.

Secara peta, mereka bisa jalan lebih dekat dan cepat dengan mengambil jakan dari gunung Hor langsung ke tanah Kanaan melalui negeri Edom dari pada berkeliling diluar kota Edom.

Tapi Tuhan mau Israel tidak menyentuh dan berperang dengan penduduk kota Edom.

Inilah jalan Detour yang Tuhan perintahkan Israel untuk melakukanya, dan mereka menjadi tidak sabar dan lalu protes kepada Tuhan melalui Musa.

Semua kita pasti ingin segera masuk dan hidup di tanah perhanjian yang Tuhan sudah berikan kepada kita.

Ketika kita sudah hampir meraih tanah perhanjian kita, lalu tiba-tiba ada peristiwa yang membuat kita tidak bisa masuk, melainkan kita harus berputar dan menunggu lagi sampai batas waktu yang kita tidak tahu dengan pasti.

Penundaan dan jalan berputar ke arah pencapaian mimpi dan destiny bisa membuat kita HILANG KESABARAN DAN MENJADI SANGAT FRUSTASI.

Inilah yang terjadi dengan Israel.

Kita bertanya kepada Tuhan,

“ TUHAN, MENGAPA INI TERJADI ? APA SALAH DAN DOSA KU?”.

Dalam keadaan sangat frustasi Israel menyalahkan Tuhan dan Musa. Mereka berkata :

BILANGAN 21:5:

Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.”

Mereka nenuduh Tuhan membawa mereka keluar dari Mesir hanya untuk membunuh mereka di Padang pasir. 

Padahal Selama 40 tahun Tuhan yang menyediakan mereka makanan, minuman dan menjaga mereka dari musuh, cuaca dan binatang buas. 

Sesungguhnya yang mereka katakan adalah,

“Tuhan, aku tidak bisa percaya kepada Mu. Walaupun aku sudah banyak melihat dan merasakan perbuatan dasyat pemeliharaan Mu atas hidup ku selama ini, tetapi aku tidak bisa percaya kepada Mu. Engkau sedang mempermainkan kehidupan aku dan pada akhirnya Engkau pasti akan membunuh aku”

Dan lalu mereka juga berkata:

“Aku sudah muak dengan makanan yang hambar ini”

Makanan hambar itu adalah MANA yang turun dari Sorga.

Israel membenci dan muak dengan penyediaan Tuhan.

Israel sedang MENOLAK PENYEDIAAN DAN PEMBERIAN TUHAN DAN MEREKA KATAKAN SEMUA ITU TIDAK BERGUNA.

Ini bukan sekedar penolakan kepada pemberian Tuhan, tapi MEREKA SEDANG MENOLAK PRIBADI TUHAN.

Penolakan kepada pribadi Tuhan bukanlah hal yang bisa dianggap biasa saja, tapi suatu hal yang amat sangat besar dihadapan Tuhan.

Penolakan ini menunjukan sikap dan kepribadian bangsa Israel yang sebenarnya yang sangat DIKUASAI OLEH DOSA. 

Dan dosa adalah lebih dari pada menolak perintah Tuhan tapi menolak pribadi Tuhan. 

Dosa adalah penolakan kepada Tuhan. Dan akar dari semua dosa adalah ketidak percayaan pada kebaikan Tuhan. Tetapi kita percaya bahwa Tuhan tidak suka memberikan yang terbaik buat kita dan bahkan kita percaya Tuhan menahan semua yang baik yang untuk kita. 

Dakam cerita Adam dan Hawa.

Tuhan memberikan mereka kebebasan untuk menikmati semua hasil taman Eden, kecuali satu hal yaitu untuk tidak menyentuh buah pohon pengertian baik dan jahat.

Mereka hidup dengan semua kesukaan dan kebebasan untuk mereka nikmati, dan hanya satu hal yang mereka tidak boleh lakukan.

Tetapi sang ular membohongi mereka dengan mengatakan bahwa Tuhan menyembunyikan sesuatu yang baik bagi mereka. Dengan demikian Tuhan memjadi tidak baik bagi mereka. Tuhan tidak mengasihi mereka. Sehingga akhirnya mereka lebih percaya kepada sang ular dari pada ke Tuhan.

Dosa adalah tidak percaya kepada yang Tuhan katakan dan kebaikan Tuhan pada kita.

Setiap kali kita berbuat dosa, itu adalah suatu bukti kita percaya pada kebohongan setan bahwa Tuhan menahan sesuatu yang baik bagi kita. Dan kita yakin bahwa Tuhan tidak mau kita bahagia. Kita berpikir bahwa Tuhan itu kikir, sebab itu kita harus berusaha untuk membuat diri kita sendiri bahagia.

Kita berbuat dosa karena kita pikir kita akan mendapatkan kesukaan dan kebahagiaan didalamnya.

Kita berdusta karena dengan begitu kita bisa mendapatkan ketenangan dan keamanan dari pada kita berterus terang.

Saudara tidur dengan wanita yang bukan istri mu, karena engkau berpikir akan mendapatkan kepuasan sex yang lebih besar dari suami atau istri mu. 

Tidak ada orang yang melakukan dosa karena itu adalah tugas dan kewajiban. 

Satu kebenaran dari hukum dosa, kepuasan apapun yang engkau kejar, pada waktu engkau mendapatkanya, engkau akan menginginkan lebih dan lebih lagi.

AKIBAT DOSA YANG KITA LAKUKAN AKAN MEMBUAT KITA SELALU MERASAKAN KEKURANGAN DAN TIDAK PERNAH BISA DIPUASKAN!

Saudara bisa punya suami/istri yang sempurna, anak dan keluarga yang sempurna, pekerjaan/bisnis yang sangat baik, kesehatan yang baik, bahkan hidup saudara seperti ada di taman Eden, tetapi engkau tetap tidak bisa merasa puas dan bahagia, itu karena ada dosa yang berakar dalam hidap anda. 

Kebencian bangsa Israel pada penyediaan Tuhan menunjukan adanya dosa yang mendasar dalam hidup mereka, sehingga Tuhan mengirimkan ular tedung untuk memagut mereka dan banyak yang mati karena nya .

 

BILANGAN 21:7:

Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami.” Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.

Disini kita melihat bahwa Israel menyadari akan dosa nya.

Apa yang menyebabkan mereka menyadari dosa mereka ?

Melalui ganjaran Tuhan. 

Ular beracun yang membunuh mereka yang membuat mereka sadar akan dosa mereka.

Sering kali kita tidak pernah mau menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dalam diri kita sampai sesuatu kejadian yang sangat buruk terjadi pada kita barulah kita mencari pertolongan atau pergi ke dokter dan mencari Tuhan. 

Banyak diantara kita yang sering mengulang perbuatan ini.

Kita menolak cek up kesehatan secara teratur karena kita tidak mau ketahuan kelemahan atau penyakit kita, bahkan kita sering mengabaikan kondisi tubuh kita dan berlaku seperti tidak ada apa-apa sampai keadaan sudah parah dan kita tidak tahan lagi barulah kita cari pertolongan.

Keadaan seperti ini seringkali sudah terlambat untuk ditolong dan diobati, sehingga kita hanya tinggal menunggu vonis akhir saja.

Waktu Israel menyadari akan dosa mereka, dan mereka mau mengakui dosa mereka. 

Mereka tidak lagi menyalahkan keadaan dan orang lain, tapi mereka menyadari keadaan dosa mereka. 

Mereka berkata:

“Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau”

Karena pagutan ular tedung yang mematikan, barulah Israel menyadari adanya Monster/DOSA yang berakar dalam diri mereka. 

Ada satu hal yang sangat perlu untuk dipelajari dan kita mengerti,

 

Tujuan utama Tuhan mengirimkan masalah besar bukanlah untuk menghancurkan kita, tapi untuk membawa kita kembali kepada Nya. Ular tedung adalah alat TUHAN untuk menyadarkan kita dari segala dosa kita dan membuat kita berlari kepada satu-satu nya penolong kita yang setia, TUHAN!

BILANGAN 21:8-9:

  1. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.” 
  2. Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.

Cara pengobatan yang sangat aneh yang Tuhan lakukan disini.

Banyak yang mati dari mereka adalah karena pagutan ular beracun yang mematikan, tetapi Tuhan menyuruh Musa membuat patung tembaga dari ular beracun itu dan meninggikan nya diatas sebuah tiang, dan siapa saja yang dipagut ular beracun ini lalu memandang pada patung tembaga ular beracun yang ditinggikan maka mereka akan selamat dan hidup.

Ini sangat aneh. 

Mungkin saja beberapa orang dari yang dipagut ular tidak mau melihat kepada patung ular tembaga ini, karena mereka pikir ini adalah perbuatan bodoh yang tidak masuk akal sama sekali. 

Bagaimana bisa mereka yang dipagut ular beracun yang menatikan lalu memandang patung ular tembaga yang sama dan menjadi sembuh ? 

Tapi inilah kenyataan dari cara yang Tuhan pilih untuk menyembuhkan dan menyelamatkan Israel dari pagutan ular beracun.

Ular adalah lambang dari kekuasaan kerajaan Mesir, yang bangsa Israel ingin masuk kembali ke dalamnya. 

Ular ini juga adalah yang menyebabkan kematian mereka.

Ular juga sebagai lambang setan.

Waktu setan membohongi Adam dia memakai wujud ular. 

Jadi bisa disimpulkan bahwa ular adakah juga symbol dosa. 

Tuhan memerintahkan Israel untuk melihat kepada lambang dosa yang ada diatas tiang gantungan. 

Bukan ular tembaga yang menyelamatkan mereka dari kematian, tetapi percaya dan melakukan apa yang Tuhan katakan kepada mereka adalah kunci untuk bekerja nya kuasa yang Tuhan sediakan untuk keselamatan mereka. 

Bahan logam TEMBAGA adalah lambang dari PENGHUKUMAN dan PENEBUSAN ATAS DOSA. 

Semua peralatan di kemah suci yang berada di halaman, semua nya harus terbuat dari TEMBAGA atau KAYU yang DILAPIS TEMBAGA!

Tuhan sedang berkata, “ PANDANGLAH KEPADA KU DAN TERIMALAH KEHIDUPAN. AKULAH SATU-SATUNYA YANG BISA MENYEMBUHKAN KAMU. HANYA PADAKU ADA KEHIDUPAN”

Jangan lupa akan pengertian dari kebalikan dari cerita ini

Dari ular beracun yang mematikan diubah menjadi patung ular tembaga sebagai sumber kekuatan yang membawa kesembuhan dan kehidupan pada setiap orang yang MENANDANG nya. 

Yang harus kita lakukan untuk mendapatkan kehidupan kekal hanya melakukan sebuah pandangan yang penuh keyakinan.

Anda tidak perlu memberikan pengorbaban yang besar. 

Anda tidak perlu bersumpah untuk berubah menjadi baik.

Anda tidak perlu melakukan apapun, kecuali MEMANDANG PADA SATU SASARAN.

Semua kita sangat bisa untuk menandang. 

Anak kecil, orang muda, orang tua, orang kaya, orang miskin, orang pandai, orang yang tidak berpendidikan, orang kota, orang desa semua sangat bisa memandang.

Semua yang mau memandang akan memperoleh kehidupan.

Pandanglah pada ular tembaga diatas tiang gantungan maka anda akan hidup.

 

HANYA DENGAN SEBUAH PANDANGAN MATA, TAPI SEBUAH PANDANGAN YANG SANGAT PENTING, YANG AKAN MENENTUKAN KEHIDUPAN DAN KEMATIAN. PANDANGLAH YESUS DAN JADILAH HIDUP!

 

Arti cerita ini bagi hidup kita:

PERTAMA: SADARILAH BAHWA KITA SEMUA ADALAH ORANG BERDOSA 

Sadarilah bahwa kita semua punya monster yang hidup didalam kita.

Raja Daud, seorang pahlawan Tuhan yang sangat dekat dihati Tuhan, tapi dia melakukan perjinahan dengan istri jenderal yang sangat setia kepadanya dan akhirnya dia membunuh jenderalnya.

Jika Daud bisa melakukan dosa yang begitu kejam, apa yang dapat menjamin kita untuk tidak melakukan hal yang sama ?

Kejatuhan raja Daud dimulai dengan sebuah PANDANGAN, dan PANDANGAN itu yang membuat monster dosa yang ada didalam diri nya bangkit dan membuat Daud jatuh.

Jangan bermain mata dengan sebuah dosa yang sekecil apapun.

Dosa bukan seekor binatang peliharaan yang jinak dan menyenangkan, dosa adalah binatang buas pemangsa apa saja yang bisa dia binasakan.

Jangan pernah berpikir bahwa anda bisa menjinakan dosa, kerena dosa akan segera menerkam kita dan  menghancurkan hidup kita dalam setiap kesempatan. 

Pada kenyataan nya, semua hidup manusia di dunia ini sudah dikuasai oleh dosa, semua kita tidak bisa mengalahkan dosa, bahkan kita sudah jadi budak dosa dan akan berakhir dengan kebinasaan kekal. 

Tidak ada agama dan kekuatan apapun termasuk perbuatan baik dan bahkan kerelaan untuk berkorban segalanya sampai mati sekalipun tidak akan menyelamatkan kita dari kebinasaan kekal akibat dari pagutan ular dosa.

ROMA 3:23:

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

PROBLEM UTAMA KITA ADALAH BUKAN PERUBAHAN SIKAP DAN PERBUATAN KITA UNTUK MENJADI LEBIH BAIK, TAPI KITA SEMUA PUNYA MONSTER YANG SEDANG MEMBINASAKAN SELURUH KEHIDUPAN KITA. 

KEDUA: MENYADARI ADANYA PENYEDIAAN TUHAN

Kembali kepada cara penyelesaian yang sangat aneh dan tidak masuk akal:

Untuk mendapatkan kesembuhan dan kehidupan mereka harus memandang pada patung ular tembaga yang ditinggikan diatas sebuah tiang.

SESUATU YANG TUHAN PAKAI UNTUK MENYELAMATKAN KITA DARI KUTUK ADALAH DENGAN MENEMPEMPATKAN DIRINYA PADA TEMPAT KUTUK ITU! 

Mari kita lihat apa yang Yesus katakan kepada Nikodemus

YOHANES 3:14-15:

  1. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 
  2. supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Ini yang Yesus katakan kepada Nikodemus:

“INGATLAH PADA KEJADIAN TUHAN MENYELAMATKAN NENEK MOYANG KAMU DARI PAGUTAN ULAR TEDUNG DIPADANG PASIR, MEREKA HARUS MEMANDANG PADA ULAR TEMBAGA YANG DITINGGIKAN DIATAS SEBUAH TIANG. NIKODEMUS, BEGITULAH CARANYA UNTUK MASUK DALAM KERAJAAN SORGA. ITULAH CARANYA UNTUK KAMU DISEMBUHKAN. ITU ADALAH GAMBARAN YANG AKAN AKU LAKUKAN”

Apa yang terjadi pada Yesus ?

Dia dipaku dan dinaikan di atas sebuah tiang kayu yang kasar, inilah proses penyaliban, waktu tubuh Yesus disalibkan, seluruh dosa yang dikutuk Tuhan turut disalibkan bersamanya. 

2 KORINTUS 5:21:

Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Rasul Paulus sangat jelas berkata 

DIATAS KAYU SALIB, YESUS TIDAK HANYA MENANGGUNG SEMUA HUKUMAN AKIBAT DOSA-DOSA KITA, TETAPI DIA MENGAMBIL SEMUA DOSA DAN MONSTER KITA, DAN MENJADIKAN DOSA NYA, SEHINGGA DIA YANG HARUS MATI DI SALIB UNTUK NENGGANTIKAN KITA. 

Diatas kaya salib yang kasar Yesus mengambil semua murka Tuhan terhadap dosa, sehingga Yesus bisa memberikan pengampunan atas dosa kepada kita semua.

Sadarilah bahwa tidak ada sebuah pengampunan yang gratis .

Setiap dosa dan kesalahan kita harus ada yang membayar nya. 

Setiap orang yang menyakiti kita, merugikan kita, mengkhianati kita akan dituntut pembalasan untuk pembenaran atau pengorbaban  pengampunan untuk pemberesan. 

Dan semua ini menuntut adanya pembayaran untuk membereskan permasalahan yang ada. 

PENGAMPUNANAN ADALAH GRATIS BUAT KITA, TETAPI AMAT SANGAT MAHAL BAGI YESUS, KARENA YESUS HARUS MENGORBANKAN SEGALANYA DENGAN MEMBUAT DIRINYA MENJADI MONSTER DAN DINAIKAN KEATAS KAYU SALIB. 

Pengorbaban Yesus diatas kayu salib adalah harga tebusan yang disediakan Tuhan untuk kita semua yang mau memandang pada Nya.

 

DIATAS KAYU SALIB, KUASA KEMATIAN DIUBAH MENJADI KUASA YANG MENGHIDUPKAN BAGI SEMUA ORANG YANG PERCAYA KEPADANYA. 

KETIGA: PANDANGLAH DAN HIDUPLAH

Apakah perbedaan antara kekristenan dengan agama lainya ?

Jawabannya: GRACE

Pengertian Grace ini penuh dengan banyak interpretasi, dan bisa jadi hal yang sangat berbeda.

Grace menjelaskan kepada kita, adalah mustahil untuk kita bisa menyelamatkan hidup kita sendiri. 

Tidak perduli kita berusaha dengan cara apa dan seberapa kuat dan banyak, tetap saja kita pasti gagal. 

Tetapi Grace juga berkata pada kita bahwa keselamatan adalah sesuatu yang sangat mudah untuk kita bisa terima dengan gratis. 

Satu-satunya yang harus kita lakukan adalah MEMANDANG pada salib Yesus dan MERAYAKAN keselamatan yang kita terima dari Dia. 

Percaya kepada anak Allah yang sudah menjadikan dirinya sebagai penebusan dosa yang dengan rela disalibkan diatas kayu salib untuk membuat kita punya kehidupan didalam Dia.

TIDAK PERDULI SIAPA ANDA, TIDAK PERDULI DOSA APA YANG SUDAH ANDA BUAT, TIDAK PEDULI SEHEBAT APA PERBUATAN DAN PENGORBANAN ANDA; SATU-SATUNYA YANG ANDA HARUS LAKUKAN ADALAH MEMANDANG SALIB YESUS. PERCAYALAH PADA PENGORBABAN YESUS DIKAYU SALIB MAKA ANDA AKAN SELAMAT DAN HIDUP KEKAL; TETAPI JIKA ANDA TIDAK PERCAYA MAKA ANDA AKAN BINASA KEKAL. 

Isaiah 45:22:  “Look unto me, and be ye saved, all the ends of the earth. For I am God, and there is no other” (KJV).” 

ISAIAH 45:22(ESV):

[22] “Turn to me and be saved, all the ends of the earth! For I am God, and there is no other.

YESAYA 45:22:

Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.

Ayat ini berkata, jika engkau ingin selamat yang harus engkau lakukan adalah MEMANDANG.

Engkau tidak perlu melakukan yang lain, kecuali hanya MENANDANG. 

Setiap orang sangat bisa MEMANDANG. 

Saudara tidak perlu ke perguruan tinggi untuk belajar MENANDANG, bahkan anak kecil sangat bisa MEMANDANG.

Masalahnya adalah tidak semua orang mau melakukan MEMANDANG, dan kalaupun ada yang mau MEMANDANG, mereka MENANDANG KE ARAH YANG SALAH.

Mereka MENANDANG kepada DIRI MEREKA SENDIRI, dan banyak yang MEMANDANG APA YANG MEREKA SUKA, dan tidak mau MEMANDANG KEPADA TUHAN. 

Firman Tuhan berkata:

“Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain”

Tuhan Yesus berkata:

“PANDANGLAH AKU, KERENA AKU SUDAH MENCUCURKAN KERINGAT DARAH BAGI KAMU”

“PANDANGLAH AKU, KARENA AKU SUDAH TERGANTUNG DIATAS KAYU SALIB UNTUK KAMU”

“PANDANGLAH AKU, KARENA AKU SUDAH MATI DAN DIKUBURKAN UNTUK KAMU”

“PANDANGLAH AKU, KARENA AKU SUDAH MENGALAHKAN MAUT DAN BANGKIT DARI KEMATIAN”

“PANDANGLAH AKU, KARENA AKU SUDAH NAIK KE SORGA DAN DUDUK DISEBELAH KANAN TAHTA BAPAKU”

“PANDANGLAH AKU, KARENA AKU SUDAH MEMBERIKAN KEHIDUPAN KEKAL UNTUK KAMU”

Selama ini banyak orang beragama sedang berusaha untuk mendapatkan keselamatan dengan berbagai cara dan berbagai kekuatan termasuk dengan kekuatanya mereka sendiri. 

Disini kita melihat Tuhan Yesus hanya meminta kepada kita semua untuk HANYA MEMANDANG DIA, karena diluar YESUS TIDAK ADA KESELAMATAN. 

Sama seperti kejadian ular tembaga yang ditinggikan diatas tiang, yang perlu dilakukan oleh mereka yang dipagut ular tedung HANYA MEMANDANG dan MEREKA SEMBUH DAN HIDUP. Demikian juga kita semua HANYA PERLU NEMANDANG PADA SALIB YESUS DAN KITA DAPAT KESELAMATAN KEKAL.  

SELAMAT MERAYAKAN HARI PASKAH 2024.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.