Mengasihi Atau Membutuhkan Tuhan?

Pernahkah tersirat dalam pikiran saudara “Apakah saya betul-betul mengasihi Tuhan…?” Rajin pergi kegereja….aktif didalam pelayanan bahkan seorang hamba Tuhan sekalipun tidak menjamin atau tanda seseorang mengasihi Tuhan. Banyak orang mengikut Tuhan sebetulnya bukan karena mengasihi tetapi lebih tepatnya adalah membutuhkan Tuhan! Orang datang mencari Tuhan karena butuh pertolongan-Nya!

Daud, dikenal sebagai “man after God’s own heart” – orang yang dekat dihati Allah. Kita tahu bahwa Allah sangat memberkati Daud! Daud mengalami banyak tantangan tetapi ia bisa mengatasinya. Ada 5 kunci kemenangan dari Daud yang bisa kita lihat dari Maz 116 (waktu Daud terluput dari belenggu maut):

MENGASIHI TUHAN “Aku mengasihi Tuhan, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku” ay.1 Orang yang mengasihi Tuhan, ia akan tetap kuat. Alkitab berkata: “Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.” Kasih bukanlah apa yang kita dapat. Kasih akan berkata, “Walaupun Engkau tidak bisa berbuat apa-apa Tuhan…. Aku tetap mengasihi-Mu”. Pertanyaannya: Apakah hati kita betul-betul mengasihi Tuhan atau kita hanya membutuhkan Tuhan? Benarkah kasih itu ada dihatimu?

PENGENALAN “Tetapi aku menyerukan nama Tuhan: “Ya Tuhan, luputkanlah kiranya aku! Tuhan adalah pengasih dan adil, Allah kita penyayang.”ay.4,5 Daud bergaul dekat dengan Tuhan, itulah sebabnya ia menyerukan nama Tuhan! Jika saudara didalam keadaan sepertinya didiamkan Tuhan…itulah masa pendidikan dari Tuhan! Kenali Allahmu dengan berjalan didalam pengalaman!

TENANG “Kembalilah tenang, hai jiwaku sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu.”ay.7 Bersikap untuk tenang adalah sangat penting, apalagi jika kita sedang dalam masalah! Panik hanya membuat masalah menjadi kelihatan lebih rumit! Ada 3 cara untuk tetap tenang: Senyum (jika ada masalah), janganlah kita menjadi murung, apalagi menggerutu, tetapi biarlah kita tetap bersukacita dan bersyukur. Nikmati saja (jika digoncang) jangan heboh…! Tetapi nikmati saja jika engkau sedang digoncang!, dan Jangan Takut (jika diterror iblis….kita terror balik si iblis!) Si iblis paling suka menyebarkan ketakutan. Iblis hanya seperti singa yang mengaum-ngaum memperdengarkan suaranya (sebetulnya is bukan singa) Ketakutan adalah takut akan sesuatu yang belum terjadi! Orang yang takut akan menjadi seperti orang yang tidak berdaya! Jika anak-anak Tuhan dikuasai ketakutan….mereka akan kehilangan kekuatan! “Jadilah tenang supaya engkau dapat berdoa”

PERCAYA “Aku percaya, sekalipun aku berkata: “Aku ini sangat tertindas.””ay.10 Percaya selalu dihubungkan dengan tindasan! Iman itu adalah dasar dari segala sesuatu. Tanpa iman, maka tidak akan ada sesuatu artinya kita tidak akan bisa membangun apapun tanpa memiliki dasar lebih dahulu! Iman adalah dasar itu! Iman kita harus mencapai kedasar, maksudnya: arus berakar sampai kedalam! Sama halnya sebelum seseorang membangun bangunan yang tinggi, ia harus menggali fondasi yang cukup dalam sehingga tiang pancang itu kuat menahan gedung yang akan dibangun.

BAYAR “…akan membayar nazarku kepada Tuhan didepan seluruh umat-Nya”ay.14 Saudara yang terkasih, untuk menerima keselamatan itu gratis….tetapi untuk mengikut Tuhan…tidak gratis…..engkau harus bayar harganya! Daud mengerti hal ini dengan baik. Waktu Daud ingin membeli tempat mendirikan mezbah bagi Tuhan, lalu si empunya tanah itu ingin memberikannya gratis…tetapi Daud tidak mau menerimanya. Ia tidak mau mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan tanpa “Harga” yang dibayar! Daud tahu membayar harganya. Daud mengerti tidak akan ada kemuliaan tanpa korban!

Saudara yang terkasih, Daud berhasil didalam hidupnya karena ia memiliki ke lima hal itu, yaitu Ia mengasihi Tuhan, mengenal Tuhan, tetap tenang, percaya kepada Allahnya dan yang terakhir adalah Daud tahu membayar harganya!

Tags:
No Comments

Post A Comment