Pemulihan Dalam Segala Sesuatu

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” Matius 5:9

Damai akan membawa kebahagian. Dan Firman Tuhan mengatakan bahwa mereka yang membawa damai adalah anak-anak Allah. Bagaimanakah kita dapat membawa damai? Apakah sumber dari kedamaian itu? Jawabannya adalah Yesus, sebab Dia adalah Raja Damai.

Pendamaian akan membawa pemulihan atas hidup kita, namun bukan hanya itu saja. Marilah kita bersama-sama belajar beberapa kebenaran akan pemulihan ini.

1. Tidak akan ada PEMULIHAN tanpa PENDAMAIAN 2. Tidak akan ada PENDAMAIAN tanpa PENGAMPUNAN 3. Tidak akan ada PENGAMPUNAN tanpa PENGAKUAN 4. Tidak akan ada PENGAKUAN tanpa KETERBUKAAN 5. Tidak akan ada KETERBUKAAN tanpa KEJUJURAN 6. Tidak akan ada KEJUJURAN tanpa KERENDAHAN HATI

Kunci dari pemulihan atas hidup adalah kerendahan hati!

a. Pendamaian · Pembawa damai dapat menguasai lidah. Untuk damai dia akan berdiam, dan untuk kebenaran dia akan berbicara. · Pembawa damai menginginkan Yesus lebih dari pada jalannya sendiri. · Pembawa damai tidak akan memaksakan kehendak, walaupun ia benar.

b. Pengampunan · Pembalasan itu adalah miliknya Tuhan. · Orang yang mengampuni adalah mereka yang mengasihi tanpa alasan. · Mengampuni itu artinya melepaskan hak kita untuk menghukum dan menuntut balas. · Kita harus mengampuni, sebab kita terlebih dahulu diampuni oleh Tuhan

c. Pengakuan · Pengakuan tidak cukup hanya di hati; perlu dikatakan, perlu pengakuan dan disertakan dengan tindakan.

d. Keterbukaan · Orang yang mengaku adalah orang yang terbuka, dan tidak ada satu hal pun yang tersimpan dalam hatinya. · Orang yang terbuka melihat dirinya sendiri, dan bukan orang lain. Dia adalah orang yang melihat balok yang ada di matanya, bukan selumbar yang ada di mata orang lain (Matius 7:3).

e. Kejujuran · Dasar dari kesatuan adalah kejujuran. · Kejujuran itu artinya tidak ada lagi rahasia. · Kejujuran adalah batu penjuru dari segala keberhasilan.

f. Kerendahan Hati · Orang yang rendah hati tidak akan jatuh sebab ia senantiasa memberi kebebasan kepada Tuhan untuk melakukan segala sesuatu. · Sedangkan orang yang tinggi hati adalah mereka yang senang dipuji. · Orang yang rendah hati tidak gila hormat, dan menganggap orang lain lebih penting dari pada dirinya.

Setiap kita perlu masuk dalam sekolah rendah hati. Kita perlu belajar dari Tuhan Yesus. Jangka waktu sekolah rendah hati ini tidak lama, hanya sampai pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Dan sekolah ini tidak memungut SPP, kita tidak perlu bayar.

Syarat-syarat agar kita dapat hidup dalam penuh kerendahan hati adalah: i. Kita harus siap untuk direndahkan oleh orang lain. ii. Mau dibentuk oleh Tuhan. Artinya, jika kita ada kesalahan, kita mau bertobat. iii. Belajar untuk tidak memperhatikan kekurangan orang lain. iv. Menghormati orang lain. v. Tuhan Yesus Kristus saja yang menjadi teladan. vi. Tekun dalam beribadah. (Daniel) vii. Tekun terus berbuat baik berdasarkan kebenaran. (Roma 2:7)

Akar dari pemulihan segala-galanya adalah kerendahan hati. Marilah kita masuk dalam sekolah ini. Di dalam hidup kita, biarlah Tuhan sendiri yang mengangkat diri kita.

“Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”” (Yakobus 4: 6)

Tags:
No Comments

Post A Comment