Pursue the Will of God

Efesus 5:15-17 15 Karena itu perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal tetapi seperti orang arif, 16 dan pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat.

17 “Sebab itu janganlah kamu bodoh tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.”

Ayat 15…perhatikanlah dengan sungguh-sungguh, cara hidupmu; janganlah seperti orang bodoh tetapi seperti orang arif.
– Matius 25:1-13 Gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh.
– Matius 7:24-27 Orang yang bijaksana, mendengar firman dan melakukannya. Tetapi orang yang bodoh mendengar firman dan tidak melakukannya. Ayat 16 dan pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat.

Ayat 17 “Sebab itu janganlah kamu bodoh tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.”

Dikatakan bodoh karena tidak mengerti kehendak Tuhan. 1. Esau bodoh – dia dengan sadar menukarkan hak kesulungannya dengan semangkuk kacang merah…! Berkat ganda yang khusus dari Tuhan, ditukarkan dengan kepuasan terhadap keinginan daging yang sifatnya sementara, sesaat saja ( Kejadian 25:29-34 ). 2. Raja Saul – tidak taat kepada Kehendak Tuhan. 1 Samuel 15:22b (dalam bahasa Inggrisnya lebih tepat) “… to obey is better than sacrifice!”
3. Raja Salomo – memulainya dengan bagus. 1 Raja-raja 10:23 “Raja Salomo melebihi semua raja di bumi dalam hal kekayaan dan hikmat.”.. tapi dalam perjalanannya dia kompromi dengan mencintai wanita-wanita kafir yang menarik hatinya dari pada Tuhan. Salomo melakukan apa yang jahat dimata Tuhan dan tidak dengan sepenuh hati mengikuti Tuhan.

1 Yohanes 2:15-17 15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan bapa tidak ada didalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada didalam dunia yaitu: keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup bukanlah berasal dari bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

To Pursue The Will Of God: 1. Surrender all of our life to Jesus – Menyerahkan seluruh hidup kita kepada Yesus.

2 Tawarikh 16:9 “Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini, engkau akan mengalami peperangan.”

Roma 12:1-2 1 Karena itu saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan
– yang hidup,
– yang kudus dan
– yang berkenan kepada Allah;
itu adalah ibadahmu yang sejati.
2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah:
– apa yang baik,
– yang berkenan kepada Allah dan
– yang sempurna. Give it all – berikan semuanya, termasuk cara berpikir kita! Karena penyerahan hidup yang tidak total akan membuat kita gagal.

2. Choose God€™s way, not my way – Memilih jalan Tuhan, bukan jalanku !!! Yesaya 55:8-9 8 Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman Tuhan.
9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu.

Yesaya 53:6a “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri.

3. Knowing God€™s Time – Mengetahui waktuNya Tuhan.
– Kronos: waktu yang diberikan kepada kita, sifatnya terbatas.
– Kairos: waktu yang Tuhan tetapkan, berupa lawatan, kesempatan.

Contoh Kairos:
– Yusuf – dia tekun menjalani proses demi proses sampai tiba waktunya Tuhan (=Kairos), hanya dalam waktu semalam, dia langsung menjadi Perdana Mentri Mesir.
– Yohanes 2:1-11 – Perkawinan di Kana. Ayat 4 Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari padaKu, ibu? SaatKu belum tiba.” Sampai waktuNya (=Kairos), Yesus mengubah air sumur menjadi anggur yang terbaik.

– Maleakhi 3:1 Lihat, Aku menyuruh utusanKu supaya ia mempersiapkan jalan dihadapanKu! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke baitNya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman Tuhan semesta alam.

Happiness: if we pursue the will of God; walk in God’s way and fulfill His Will.

Tags:
No Comments

Post A Comment