Raja Manakah yang Memerintah di hidupmu?

“Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.” Matius 2:2-3

Siapakah yang memerintah di dalam hidupmu? Tahukah sudara bahwa kita akan menjadi seperti yang kita sembah. Jika kita menyembah Yesus, maka kita akan menjadi seperti Yesus.

Sewaktu Tuhan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir untuk masuk ke Tanah Perjanjian, bangsa Israel mengalami banyak sekali mujizat yang Tuhan lakukan sepanjang perjalanan mereka. Selama 40 tahun bangsa Israel melihat mujizat demi mujizat yang Tuhan lakukan, tetapi mereka tetap tidak percaya sepenuhnya kepada Tuhan.

Pada waktu itu, bangsa Israel ketakutan dengan kuasa Tuhan sebab Dia datang dengan api-Nya, dan ini adalah kejadian di Perjanjian Lama.

Tuhan yang sama, yang menyertai bangsa Israel dengan api-Nya telah datang kembali sebagai manusia, dan inilah Perjanjian yang Baru.

Sewaktu Yesus lahir, raja yang berkuasa pada waktu itu adalah Herodes. Herodes adalah seorang raja yang keasikan dan kecanduan dengan kuasanya, ia adalah seorang yang cakap, sangat ahli, dan juga kejam. Selain dari pada itu, dia juga keasikan dengan harta kekayaan, prestige, and juga hidup dalam ketakutan/paranoia.

Di dalam Injil Matius 2 diceritakan tentang kelahiran Yesus, bagaimana Herodes berencana untuk membunuh Yesus, dan juga bagaimana Tuhan menyertai kelahiran Yesus.

“Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,” Matius 2:13-14

Herodes adalah raja tyrani, sedangkan Yesus adalah seorang raja seperti seorang hamba. Herodes hidup di dalam kemewahan sedangkan Yesus hidup dalam kemiskinana dan hidup yang rendah, sebab Ia menyerahkan segalanya kepada Bapa.

Raja Herodes mati karena penyakit yang menyiksa; di dalam segala kekayaannya yang dimilikinya dia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Raja Yesus sebaliknya dapat menyelamatkan dirinya, tetapi memilih untuk mati demi menebus dosa manusia. Alkitab mencatat bahwa Yesus hanya dapat ditangkap dan disalibkan di saat Dia menyerahkan dirinya sendiri.

Pertanyaannya bagi setiap kita hari ini adalah, Raja manakah yang memerintah atas hidup saudara?

Tuhan, melalui Anak-Nya, Yesus ingin berkomunion dengan kita. Roti dan anggur adalah makanan perjanjian. Di saat kita mengangkat cawan dan roti, kita perlu mengimani bahwa benar ini adalah tubuh dan darah Yesus, dengan dengan memakan serta meminumnya kita mengaku bahwa kita adalah anak-anak perjanjian.

Tags:
No Comments

Post A Comment