Roh Edom/Esau

“Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” (Yeremia 17:5-7)

Segala sesuatu ada waktunya (Pengkhotbah 3) dan haruslah dipergunakan dengan baik. Setelah waktu berlalu maka waktu itu tidak akan kembali lagi. Dengan kata lain, waktu itu sangatlah berharga. Untuk itu kita perlu menginvestasikan waktu yang ada untuk hal-hal yang kekal.

“Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.” (1 Petrus 3:8)

Sesuai dengan firman Tuhan, ada dua macam waktu, yaitu kronos dan kairos. Kairos adalah waktunya Tuhan. Dan apapun yang kita lakukan di dalam hidup ini kita perlu menunggu waktunya Tuhan (kairos).

Kitab Kejadian menceritakan bagaimana Abram yang tidak menunggu waktu Tuhan dalam janji Tuhan kepadanya. Akibat dari tindakan Abram, maka terlahirlah Ismael.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Dia mau kita percaya kepada-Nya. Jika kita mendahului Tuhan, maka akibatnya bukan hanya kita saja yang akan alami, tetapi juga generasi selanjutnya.

Hidup dalam waktu kronos memakai kekuatan kita sendiri; tetapi hidup dalam kairos adalah hidup dalam kasih karunia Tuhan.

Contoh lain dari Alkitab adalah kisah Esau dan Yakub (Kejadian 25). Esau hidup di dalam kronos, mengikuti keinginan daging dan memakai kekuatannya sendiri. Sedangkan Yakub selalu memiliki rasa haus dan lapar akan Tuhan.

Apakah berkat-berkat yang Tuhan berikan kepada Yakub? (Kejadian 27)

1. Waktu Embun Waktu embun berbicara soal kesegaran, pemulihan, pelipatgandaan (Yesaya 40), restorasi dan juga reformasi.

Dan embun ini dapat menjadi aliran sungai! (Yehezkiel 47:1-12)

2. Waktu Gandum Waktu gandum berbicara tentang kesembuhan melalui firman Tuhan.

3. Waktu Anggur Waktu anggur adalah suka cita, otoritas dan kuasa Tuhan.

Layanilah Tuhan dengan suka cita. Dia akan mencurahkan anggur baru, dan untuk itu kita harus mempersiapkan kulit kantung baru.

Jika Yakub menerima berkat, apakah yang diterima oleh Esau? Sesuai dengan kitab Kejadian 27:35-40 kita tahu bahwa Esau memperoleh kutuk.

Janganlah kita memiliki roh Esau/Edom! Berikut adalah manifestasi dari roh tersebut: – Kesombongan (Obaja 1:3) – Kekerasan hati (Obaja 1:10) – Memandang rendah orang lain (Obaja 1:12)

Bagaimana caranya supaya kita bisa luput dari roh ini? Jawabannya dapat kita temukan di ayat yang ke-17 dan 18:

“Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum: mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorangpun yang terlepas, sebab Tuhanlah yang berfirman demikian.” (Obaja 1:17, 18)

Tags:
No Comments

Post A Comment