Tujuh Berkat Paskah (Part I)

Pada waktu Paskah, orang-orang biasanya mengucapkan “Happy Easter” kepada satu sama lain. Ungkapan ini sebenarnya salah. Kata €˜Easter€™ berasal dari tradisi paganisme Saxon, yaitu pemujaan kepada Eastra, sang Dewi Kesuburan. Pada 325 A.D., Kaisar Konstantine merubah kata €˜Passover€™ menjadi €˜Easter€™ untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Sang Kaisar juga menetapkan tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus dan mengganti hari Sabat dari Sabtu menjadi Minggu. Jadi ungkapan yang lebih tepat untuk memperingati hari Paskah adalah “Happy Passover” dan bukan €˜Happy Easter”.

Ada 7 berkat yang berhubungan dengan perayaan hari Paskah yang tercatat di dalam Alkitab. Tentang hari Paskah, Keluaran 12:14 berkata, “Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.”

Untuk itu, ingatlah bahwa merayakan hari Paskah itu hal yang penting, bahkan mungkin lebih penting dari pada hari Natal, dan kita harus merayakannya sampai selama-lamanya.

Di dalam kitab Ulangan 16: 16-17 diceritakan tentang perintah untuk memberi persembahan kepada Tuhan pada waktu Paskah. Di sini kita juga dapat belajar untuk tidak merayakan hari Paskah tanpa membawa sesuatu kepada Tuhan. Marilah kita belajar untuk memberi bukan hanya di hari Natal, tapi juga di hari Paskah.

Sesuai dengan Firman Tuhan, jika kita melakukan atau merayakan hari Paskah dengan benar, maka ada 7 berkat Paskah yang akan kita terima, hal ini dicatat di dalam Keluaran 23: 14-33:

1. Berkat penyertaan malaikat (ayat 20). 2. Pembelaan Tuhan di hadapan lawan-lawan kita (ayat 22). 3. Berkat kemakmuran. Tuhan akan memberkati makanan dan minuman kita
(ayat 25a). 4. Berkat kesehatan. Tuhan akan menjauhkan penyakit dari kita (ayat 25b). Menjauhkan dari penyakit adalah suatu hal yang sangat berbeda dengan menyembuhkan penyakit! 5. Berkat umur panjang (ayat 26). Ini bukan berarti kita akan hidup sampai umur 100 tahun tetapi banyak penyakit dan hidup menyusahkan orang lain. 6. Penggenapan semua janji-janji Tuhan di dalam hidup kita akan terjadi secara bertahap, seturut dengan waktu Tuhan (ayat 30). Kenapa terjadi secara bertahap? Karena Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita (ayat 29) dan agar kita senantiasa berharap kepada-NYA.
7. Berkat yang terakhir adalah berkat penyertaan Tuhan. Tuhan akan menetapkan batas-batas dalam hidup kita, apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan. Lalu Tuhan akan menyerahkan semua musuh-musuh ke dalam tangan kita. (ayat 31).

Sekarang mari kita tilik lebih dalam lagi berkat Paskah yang pertama, yaitu Berkat penyertaan malaikat.

Menurut saudara bagaimanakan rupa malaikat itu? Mungkin ada yang berkata bahwa malaikat bertubuh tinggi besar, bersayap, dan semuanya putih. Mungkin ada juga yang berkata bahwa malaikat bertubuh kecil dan lucu, sepeti “cupid”. Marilah kita melihat beberapa rupa dan bentuk malaikat yang tercatat di dalam Alkitab.

Di dalam kitab Yosua 5, dituliskan bagaimana Yosua dipertemukan dengan malaikat Tuhan yang adalah seorang Panglima Balatentara Tuhan (ayat ke-14). Lalu di dalam kitab Keluaran 14:19-20, kita juga dapat membaca bagaimana Malaikat Allah menyertai perjalanan bangsa Israel.

Jika kita merayakan Paskah dengan benar, maka kita juga akan mengalami berkat penyertaan Malaikat di dalam hidup kita.

Sewaktu Tuhan Yesus berdoa: “”Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.” Lukas 22:41-43

Kitab 2 Samuel 24 menceritakan bagaimana Raja Daud tetap membayar untuk tanah yang akan dipakainya untuk mendirikan mezbah bagi Tuhan dari Arauna walaupun dia ingin memberikan kepada Daud dengan gratis. Daud berkata kepada Arauna: “Bukan begitu, melainkan aku mau membelinya dari padamu dengan membayar harganya, sebab aku tidak mau mempersembahkan kepada TUHAN, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa.” Sesudah itu Daud membeli tempat pengirikan dan lembu-lembu itu dengan harga lima puluh syikal perak.” (ayat ke-24).

Ingatlah bahwa ada harga yang harus kita bayar di dalam perayaan hari Paskah. Marilah kita mulai memperingati hari Paskah dengan memberi dan memberkati!

Tags:
No Comments

Post A Comment