Jamahan yang Mengubahkan

Markus 8 : 22 – 25 22 Kemudian tibalah Yesus dan murid2Nya di Betsaida. Disitu orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepadaNya supaya Ia menjamah dia.
23 Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia keluar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tanganNya atasnya dan bertanya “Sudahkah kau lihat sesuatu”
24 Orang itu memandang ke depan lalu berkata: “aku melihat orang sebab melihat mereka berjalan2 tetapi tampaknya seperti pohon2”. 25 Yesus meletakkan lagi tanganNya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh2 melihat dan telah sembuh sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.

Pencipta lagu “Amazing Grace”…dia berkata memang aku lahir buat secara fisik tapi aku bersyukur bahwa aku bisa melihat (dia punya Visi yang jelas !). Mungkin saat ini saudara sedang ada dalam masa transisi, masa kekeringan, masa kematian visi/destiny. Let Jesus touch you again until you see everything clearly !

Waktu Yesus dan murid2Nya tiba di Betsaida, orang2 membawa kepada Yesus, seorang buta dan mereka memohon supaya Yesus menjamah dia. Lalu Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawanya keluar kampung; Yesus meludahi mata orang buta dan meletakkan tanganNya atasnya.

Cara Yesus menyembuhkan orang berbeda-beda. Jangan pernah batasi Tuhan menolong saudara dengan cara yang saudara mau; mau mengatur Tuhan, makanya Yesus membawa orang buta tsb keluar kampung supaya Dia bisa bebas melakukan apa saja yg Dia mau lakukan… lalu Ia meludahi matanya, meletakkan tanganNya dan bertanya “sudahkah kau lihat sesuatu?” Orang itu memandang ke depan, lalu berkata : “aku melihat orang sebab melihat mereka berjalan-jalan tetapi tampaknya seperti pohon-pohon”…..I have Vision but Vision is not clear !!

Pada saat saudara mengalami jamahan Tuhan …wouw cinta Tuhan, menyala-nyala, semangat melayani Tuhan dan pekerjaanNya, rajin, bergairah; hmm …”biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan”; saat teduh-baca Alkitab, doa dan menyembah Tuhan; puasa tiap hari tanpa disuruh; menerima Visi Tuhan.

Lewat waktu, proses demi proses yang terjadi, semuanya itu membuat Visi itu menjadi “bleerrr”…tidak tau apa yang harus dilakukan, unclear, unfocus; uncertainly…miss place, menyalahkan orang lain/keadaan (paling gampang…). Iblis berkata : kamu pasti gagal; tidak mungkin berhasil; pasti bangkrut; kamu nggak akan jadi apa-apa; kamu bodoh, nggak punya masa depan…Jangan terlalu aktif, fanatik nanti kecewa, biasa-biasa sajalah, yang penting Minggu ke Gereja, bayar perpuluhan, berbuat baik …sudah cukup?? Iblis menipu saudara merasa puas dengan keadaan rohani dan jasmani yang biasa saja (mediocre – lumayan) puas dengan kenyamanan hidupmu (comfort zone) sehingga saudara tidak bisa melihat Visi Tuhan yang besar bagi hidupmu. Iblis menipu supaya saudara tidak bisa hidup dengan full potensial, dia berusaha memblok dengan segala macam cara sehingga saudara tidak bisa melihat potensi yang besar yang ada dalam hidupmu dan tidak bisa hidup sampai mencapai full potensial.

“Yesus datang supaya saudara mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”. He comes to give you a LIFE WITHOUT LIMITS ! Don€™t limit yourself because only you can limit yourself !!!

“Yesus meletakkan lagi tanganNya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh2 melihat dan telah sembuh sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas”. Orang buta tsb tidak puas hanya mengalami jamahan Tuhan tapi dia rindu lebih dan lebih lagi sampai jamahan Tuhan, MENGUBAH HIDUPNYA; until He change me !!!

Hari ini, saya berdoa supaya Yesus menjamah hidupmu sampai saudara mengalami perubahan. Yesus mencelikkan mata saudara (bukan hanya menerima Visi Tuhan tapi sampai saudara tahu dengan jelas apa yang harus saudara lakukan). Miliki rasa lapar dan membutuhkan Tuhan bangettt (Hungry and desperate for God).
God never change the situations because He uses the situations to change your life !

Yakub dalam keadaan yang sangat ketakutan untuk bertemu dengan Esau, kakaknya; dia desperate akan Tuhan sehingga waktu malaikat Tuhan datang, dia tidak mau melepaskannya sampai malaikat Tuhan memberkati dia. “I will not let You go unless You bless me” (Kejadian 32 : 26).

Saat itu namanya dirubah dari Yakub = penipu, menjadi Israel = Prince of God karena Tuhan mau mengubah his nature, his walk, his mindset sampai akhirnya melalui hidupnya, lahir suatu bangsa yang besar, bangsa Israel.

Markus 5 : 26-34 Wanita yang sakit pendarahan 12 tahun, dia berusaha menjamah jubah Yesus …asal kujamah jubahNya, aku pasti sembuh ! She press on Him, hungry and desperate for Him. Sehingga waktu wanita ini berhasil menjamah jubahNya, Yesus bertanya “siapa yang menjamah Aku?” murid-muridNya menjawab: orang-orang berdesak-desakan didekatMu dan menjamahMu; Engkau bertanya siapa yang menjamah Aku? Jawab Yesus : benar banyak yang menjamah Aku tapi yang ini “berbeda”, ini jamahan orang yang hungry and desperate for Me; press on Me sehingga ada Kuasa yang keluar dari tubuhKu. God, I want You not only touch me but until You change me; until I can see everything clearly !!!

Yesaya 6 : 1-8. “Dalam tahun matinya raja Uzia, aku melihat Tuhan duduk diatas tahta yang tinggi dan menjulang dan ujung jubahNya memenuhi Bait Suci”.

Segala sesuatu yang menutupi Kemuliaan Tuhan, yang membuat saudara tidak bisa melihat Kemuliaan Tuhan, harus mati, disingkirkan dan dicabut dari hidupmu !!!
Raja Uzia lambang orang yang memberi kekayaan, perlindungan, kenyamanan, andalan, yang diidolakan (menjadi kebanggaan), kesayangan Yesaya harus mati sehingga dia bisa melihat kemuliaan Tuhan. Karena Allah adalah Allah yang Cemburu! Setelah Yesaya melihat Kemuliaan Tuhan, dia sadar bahwa dia, orang yang najis bibir dan hidup ditengah2 bangsa yang najis bibir …lalu malaikat Tuhan menjamah, menguduskan dan mengubahnya sehingga Yesaya berkata : “Ini aku, utuslah aku”!

If He touch you, you will be different and will not be the same again! He change you into His image.
2 Korintus 3 : 18 “Dan kita semua mencerminkan Kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena Kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar”.

Tags:
No Comments

Post A Comment