From Failure Become Great Victory

Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan tetapi yang penting adalah SIKAP/ RESPONSE kita karena itu merupakan KUNCI untuk selanjutnya. Bahkan Abraham sekalipun yg disebut sebagai €˜bapa, orang benar€™, diapun pernah mengalami kegagalan, kecuali hanya Yesus yang tidak pernah gagal. Amsal 24 : 16 €˜sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana€™. Kita seperti orang yg berada dalam perlombaan lari marathon sehingga harus menjaga stamina tetap fit & fresh untuk bisa mencapai garis akhir. Karena bukan langkah awal yg menentukan tapi langkah akhir. 2 Timotius 4 : 7 €˜aku telah mengakhiri pertandingan yang baik; aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman€™. Ini perkataan Rasul Paulus yg dalam hidupnya sering mengalami kegagalan2. Dimata manusia Paulus adalah orang yang gagal karena tidak punya istri, memiliki penyakit, hartanya tidak banyak & hidupnya penuh penderitaan. Tetapi dimata Tuhan, Paulus adalah orang yang sangat berhasil.
Kita harus bisa melihat Kegagalan dengan konsep berpikir yg berbeda sbb : 1. Kegagalan adalah Keberhasilan yang tertunda. 2. Kesempatan bagi Tuhan melakukan mujizat. 3. Kesempatan bagi kita untuk melakukan lebih baik lagi. 4. Sikap hidup kita akan menjadi lebih baik & bijaksana. Dalam setiap hal termasuk dalam kegagalan sekalipun, Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan.
Ayub yg dipuji oleh Allah sebagai orang yg saleh, jujur, takut akan Tuhan & menjauhi kejahatan, diapun pernah gagal tetapi kemudian dia bangkit dan berkata sbb : Ayub 23 : 10, 13-14 €˜Karena Ia tau jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. Tetapi Ia tidak pernah berubah, siapa dapat menghalangi Dia ? Apa yg dikehendakiNya, dilaksanakanNya juga. Karena Ia akan menyelesaikan apa yang ditetapkan atasku dan banyak lagi hal yang serupa itu dimaksudkanNya€™.
Ayub 42 : 2 €˜Aku tau bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencanaMu yg gagal€™.
Miliki sikap & mentalitas PEMENANG ! Jangan pernah menyerah & terus lakukan !!! Karena Dia terlalu sanggup merubah €˜Dari Kegagalan menjadi Kemenangan Besar€™.
1 Samuel 27; 28 : 1-4; 29 : 1-11; 30 : 1-31. Disini diceritakan bagaimana Daud, seorang muda yang pernah mengalami kemenangan besar karena mengalahkan Goliat dan dipuji2 oleh rakyat Israel ketika dikejar2 oleh Raja Saul untuk dibunuh, mk Daud membuat keputusan yg salah akibat dr keputusasaannya. Daud bergabung dengan orang Filistin yg merupakan musuh dari bangsanya sendiri. Dia berpikir bahwa suatu hari nanti, toh dia akan mati dibunuh Saul, jadi apa salahnya bergabung dengan orang Filistin ? Bahkan ketika Daud & 600 orang tentaranya bergabung dgn orang Filistin, maka Daud diberi kota Ziklag & diangkat menjadi €˜pengawal pribadi€™ Raja Akhis, raja orang Filistin. Selama 16 bulan, Daud hidup aman dari pengejaran Raja Saul dan merasa terlindungi berada ditengah2 orang Filistin. Sampai suatu hari, ketika orang Filistin akan meyerang orang Israel dan Daud dilihat oleh Raja2 Filistin lainnya, maka mereka menyuruh Raja Akhis untuk memulangkan Daud & seluruh tentaranya ke Ziklag. Dan ketika mereka sampai di Ziklag, ternyata kota tsb terbakar habis, keluarga Daud & para tentaranya juga ditawan oleh bangsa Amalek. €˜Lalu menangislah Daud dan rakyat yg bersama2 dengan dia itu dengan nyaring sampai mereka tidak kuat lagi menangis€™ ( 1 Samuel 30 : 4 ). Daud benar2 mengalami kegagalan yg fatal dan dalam keadaan depresi yg berat seperti itu dikatakan €˜Dan Daud sangat terjepit karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu Seluruh rakyat itu telah pedih hati masing2 krn anaknya laki2 & perempuan. Tetapi Daud Menguatkan Kepercayaannya kepada Tuhan, Allahnya€™ (1 Sam 30 : 6 ). Dalam kegagalan yg paling fatal, jiwa Daud sangat tertekan tetapi dia tidak mengikuti perasaan & pikirannya. Roh Daud Bangkit, dia berdiri didalam dirinya, lebih mempercayai Tuhan daripada kenyataan yg dihadapi. Daud berani mempercayai Tuhan, dia mencari & bertanyakan Tuhan, apa yg harus dia lakukan. Tuhan menyuruh Daud untuk mengejar dan mengambil kembali apa yg sudah diambil oleh bangsa Amalek. Akhirnya Daud berhasil membawa kembali seluruh keluarga Daud & tentaranya, bahkan diapun berhasil membawa jarahan yg sangat banyak sehingga jarahan tsb bukan hanya untuk para tentaranya saja tetapi Daud juga bagikan kepada para tua2 di Yehuda. €˜Dari Kegagalan menjadi Kemenangan Besar€™.

Tags:
No Comments

Post A Comment